Ada Program NRE Academy, Pertamina-Arizona State University Kolaborasi Siapkan Pemimpin Energi Terbarukan

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – PT Pertamina (Persero) memperkuat komitmennya mencapai target Net Zero Emission (NZE) di tahun 2060 dengan menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul melalui program NRE (New and Renewable Energy) Academy. 

Program ini terjalin dalam sinergi dengan Thunderbird School of Global Management, Arizona State University, di mana Arizona kini menjadi magnet dalam berbagai pengembangan proyek energi ramah lingkungan.

Direktur SDM Pertamina M. Erry Sugiharto mengatakan bahwa melalui NRE Academy, Pertamina memberdayakan Perwira (sebutan untuk Pekerja Pertamina) berkompetensi pada proyek-proyek energi terbarukan di Tanah Air. 

Read also:  PLN EPI Pasok 460.368 Ton Biomassa untuk Cofiring PLTU pada Triwulan I 2026

Baca juga: Setahun Beroperasi, Bursa Karbon Indonesia Catat Nilai Transaksi Rp37,06 Miliar, BEI: Pengguna Jasa Terus Bertumbuh

Dengan NRE Academy, Perwira Pertamina diharapkan mampu memperluas wawasannya dan memiliki solusi inovatif untuk menjawab tantangan energi di Indonesia.

“Sebagai pemimpin transisi energi nasional, Pertamina meyakini SDM menjadi kunci utama dalam kelancaran komitmen energi transisi ini,” ucap Erry, Kamis, 3 Oktober 2024.

Erry menambahkan, program NRE Academy akan meningkatkan kompetensi Perwira Pertamina pada industri energi baru terbarukan, seperti pengembangan teknologi serta peluang bisnis NRE, sehingga lini bisnis rendah karbon Pertamina semakin kuat. 

Read also:  SESMO Garap PLTS 262 MWp Rp3,5 T di IMIP, Masuk Tahap Konstruksi

Tak hanya teori, Perwira juga berdiskusi langsung dengan para ahli di bidang NRE ini. Di antaranya, Gary Dirks selaku Senior Director di Julie Ann Wrigley Global Futures Laboratory dan Director dari LightWorks, Nathan Johnson selaku Senior Global Futures Scientist, Julie Ann Wrigley Global Futures Laboratory, dan Prof. Allen Morrison dari Thunderbird School of Global Management, sebagai fasilitator experiential learning.

Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso mengungkapkan, untuk optimalisasi program pengembangan Perwira, Pertamina menggandeng lembaga Thunderbird School of Global Management, Arizona State University. 

Read also:  Cerita dari Balik Seragam Bekas: Inovasi Pertamina Drilling Menggema di Bangkok

Baca juga: Kementerian ESDM: Implementasi GMP dan ESG Hilangkan Stigma Negatif Kegiatan Pertambangan

Hal ini dilakukan karena Arizona kini berkembang menjadi episentrum perekonomian ramah lingkungan, sejalan dengan berbagai kegiatan NRE di wilayah tersebut yakni tenaga air, angin, surya, nuklir, dan hidrogen.

“Dengan kolaborasi ini, NRE Academy menjadi harapan besar bagi Perwira Pertamina untuk melakukan inovasi di bidang energi baru terbarukan, seperti blue ammonia, sustainable aviation fuel, eksplorasi hydrogen blending dan project lainnya yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan di Indonesia,” jelas Fadjar. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Solid! PGN Catat Laba US$90,4 Juta di Q1 2026 Berkat Layanan Domestik dan Efisiensi

Ecobiz.asia — PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) mencatat kinerja keuangan solid pada triwulan I 2026 dengan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan...

PLN Teken PJBTL Terbesar untuk Data Center, Pasok Listrik 511 MVA ke DayOne

Ecobiz.asia — PT PLN (Persero) melalui PT PLN Batam menandatangani Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) berkapasitas 511 megavolt ampere (MVA) untuk proyek pusat...

Pertamina Dorong Pemanfaatan Panas Bumi di Luar Listrik untuk Ekonomi Rakyat

Ecobiz.asia — PT Pertamina (Persero) memperluas pemanfaatan energi panas bumi (geothermal) di luar sektor kelistrikan guna mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus mempercepat transisi energi...

PGE Kolaborasi dengan UGM dan PT Agrotekno Estetika Laboratoris Kembangkan Katrili, Inovasi Pertanian Berbasis Geotermal

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) bersama Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) dan PT Agrotekno Estetika Laboratoris resmi...

Dukung Green Mining, PLN Teken Perjanjian Pasok Listrik Hijau ke Sektor Tambang

Ecobiz.asia — PT PLN (Persero) memperkuat komitmennya dalam mendukung transformasi industri pertambangan melalui penyediaan listrik hijau dan layanan kelistrikan terpadu guna mendorong praktik green...

TOP STORIES

Survei: Progres Energi Terbarukan Indonesia Stagnan Meski Permintaan Industri Tinggi

Ecobiz.asia — Survei terbaru yang dilakukan Petromindo Survey menunjukkan meningkatnya kekhawatiran pelaku industri terhadap lambatnya perkembangan energi terbarukan di Indonesia, meski permintaan dan ekspektasi...

Survey Finds Indonesia’s Renewable Energy Progress Stagnant Despite Strong Industry Demand

Ecobiz.asia — A recent survey conducted by Petromindo Survey highlights growing industry concern over the slow pace of renewable energy development in Indonesia, despite...

Target Dedieselisasi Dinilai Perlu Diperluas ke PLTU, PLTG

Ecobiz.asia — Rencana pemerintah mengganti 13 Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dinilai perlu diperluas dengan menghentikan pembangunan pembangkit...

Usai Dilantik Jadi Menteri LH, Jumhur Hidayat Siap Benahi Isu Pengelolaan Sampah

Ecobiz.asia - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Mohammad Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup di Istana Negara, Jakarta, pada Senin...

Kurangi Ketergantungan Impor LPG, Pemerintah Kaji Pemanfaatan CNG Nasional

Ecobiz.asia — Pemerintah mengkaji pemanfaatan Compressed Natural Gas (CNG) sebagai alternatif energi domestik untuk mengurangi ketergantungan impor Liquefied Petroleum Gas (LPG) dan memperkuat kemandirian...