Pertamina Drilling Luncurkan Smart Bin Berbasis AI untuk Perkuat Program Green Drilling

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) memperkuat implementasi program Green Drilling dengan menghadirkan SRIKANDI (Smart Bin), tempat sampah pintar berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang mampu mengenali dan memilah sampah secara otomatis.

Inovasi yang mulai diterapkan di kantor pusat Pertamina Drilling tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan mengintegrasikan teknologi digital dengan prinsip keberlanjutan untuk mendukung pengelolaan sampah yang lebih efektif dan ramah lingkungan.

Direktur Utama Pertamina Drilling Avep Disasmita mengatakan pemanfaatan teknologi AI dalam pengelolaan sampah merupakan langkah nyata perusahaan untuk memperkuat budaya keberlanjutan di lingkungan kerja.

Read also:  Agrinas Palma dan IPB Bidik 1 Juta Hektare untuk Bioetanol E20, Targetkan 5 Juta Kiloliter/Tahun

“SRIKANDI merupakan wujud komitmen Pertamina Drilling untuk menghadirkan inovasi yang tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan. Melalui teknologi AI, kami ingin membangun budaya pengelolaan sampah yang lebih baik dan mendorong partisipasi aktif seluruh pekerja dalam mendukung program Green Drilling,” kata Avep di Jakarta, Rabu (24/6/2026).

SRIKANDI dilengkapi kamera dan Graphics Processing Unit (GPU) yang memungkinkan sistem mengidentifikasi jenis sampah secara real time. Setelah sampah dimasukkan melalui feeder, sistem akan secara otomatis mengenali material dan mengarahkannya ke kompartemen yang sesuai, seperti sampah organik, daur ulang, maupun residu.

Read also:  Retrofit Mitsubishi Power Tambah Kapasitas PLTP Darajat Unit 3 Menjadi 129 MW

Teknologi tersebut memungkinkan proses pemilahan berlangsung lebih cepat dan akurat tanpa memerlukan intervensi manual dari pengguna.

Dengan kapasitas hingga 260 liter, SRIKANDI mampu memilah tiga hingga empat kategori sampah secara otomatis. Perangkat tersebut ditempatkan di sejumlah area kantor, termasuk pantry dan ruang kerja, guna memudahkan pekerja menerapkan praktik pengelolaan sampah yang lebih baik.

Read also:  PEP Tanjung Salurkan 1,16 Juta Liter Air Bersih untuk Atasi Kekeringan dan Karhutla di Tabalong

Menurut Avep, inovasi tersebut tidak hanya mendukung terciptanya lingkungan kerja yang lebih bersih dan sehat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam memperkuat penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

“Keberlanjutan bukan hanya menjadi program perusahaan, tetapi harus menjadi budaya yang diterapkan oleh seluruh insan Pertamina Drilling. Melalui SRIKANDI, kami ingin menunjukkan bahwa transformasi digital dan kepedulian lingkungan dapat berjalan beriringan untuk menciptakan nilai tambah bagi perusahaan dan masyarakat,” ujarnya. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

PHE Andalkan Teknologi Geosains untuk Optimalkan Potensi Migas Nasional

Ecobiz.asia — PT Pertamina Hulu Energi (PHE), Subholding Upstream Pertamina, mendorong pemanfaatan teknologi geosains untuk meningkatkan keberhasilan eksplorasi dan mengoptimalkan produksi lapangan minyak dan...

Pertagas Kerahkan Tim Tanggap Darurat untuk Bantu Penanganan Karhutla di Sumsel

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Gas (Pertagas), bagian dari Subholding Gas Pertamina, mengerahkan tim tanggap darurat dan mobil pemadam kebakaran untuk membantu penanganan kebakaran hutan...

PEP Tanjung Salurkan 1,16 Juta Liter Air Bersih untuk Atasi Kekeringan dan Karhutla di Tabalong

Ecobiz.asia – PT Pertamina EP (PEP) Tanjung Field menyalurkan 1,156 juta liter air bersih untuk membantu masyarakat menghadapi kekeringan sekaligus mendukung penanganan kebakaran hutan...

Retrofit Mitsubishi Power Tambah Kapasitas PLTP Darajat Unit 3 Menjadi 129 MW

Ecobiz.asia -- Mitsubishi Power, penyedia solusi pembangkit listrik dari Mitsubishi Heavy Industries Ltd. (MHI), telah menyelesaikan proyek retrofit Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP)...

Nusantara Regas Salurkan 33 Kargo LNG hingga September 2026

Ecobiz.asia -- PT Nusantara Regas (NR), afiliasi Pertamina yang bergerak di bidang penerimaan dan regasifikasi gas alam cair (LNG), mencatatkan penerimaan 33 kargo LNG...

TOP STORIES

PHE Andalkan Teknologi Geosains untuk Optimalkan Potensi Migas Nasional

Ecobiz.asia — PT Pertamina Hulu Energi (PHE), Subholding Upstream Pertamina, mendorong pemanfaatan teknologi geosains untuk meningkatkan keberhasilan eksplorasi dan mengoptimalkan produksi lapangan minyak dan...

Pertagas Kerahkan Tim Tanggap Darurat untuk Bantu Penanganan Karhutla di Sumsel

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Gas (Pertagas), bagian dari Subholding Gas Pertamina, mengerahkan tim tanggap darurat dan mobil pemadam kebakaran untuk membantu penanganan kebakaran hutan...

Uni Eropa Sepakati Kenaikan Ambang Penghapusan Kuota Karbon, Jaga Stabilitas Pasar

Ecobiz.asia – Dewan Uni Eropa dan Parlemen Eropa mencapai kesepakatan sementara untuk menaikkan ambang penghapusan kuota emisi dalam Market Stability Reserve (MSR) dari 400...

IWC-11 Dorong Pembiayaan Inovatif untuk Perluas Solusi Pengelolaan Perairan Berkelanjutan

Ecobiz.asia – Pembiayaan inovatif dan keterlibatan masyarakat menjadi kunci untuk memperluas penerapan solusi pengelolaan perairan, mulai dari konservasi pesisir hingga penanganan sampah plastik. Isu...

PEP Tanjung Salurkan 1,16 Juta Liter Air Bersih untuk Atasi Kekeringan dan Karhutla di Tabalong

Ecobiz.asia – PT Pertamina EP (PEP) Tanjung Field menyalurkan 1,156 juta liter air bersih untuk membantu masyarakat menghadapi kekeringan sekaligus mendukung penanganan kebakaran hutan...