PLN EPI Gandeng Green Marte Kembangkan Energi dari Sampah, Dorong Ekonomi Sirkular

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menjalin kerja sama strategis dengan PT Green Marte International untuk mengembangkan pengolahan sampah dan limbah agro menjadi energi alternatif, sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi nasional berbasis ekonomi sirkular.

Kesepakatan tersebut dilakukan di Jakarta, Selasa (22/4/2026), dan menjadi langkah awal penjajakan implementasi teknologi pengolahan limbah menjadi bahan bakar energi.

Direktur Biomassa PLN EPI, Hokkop Situngkir, menyatakan Indonesia memiliki potensi biomassa yang besar dari limbah pertanian dan sampah nasional, namun belum dimanfaatkan secara optimal.

Read also:  Ceria Raih PROPER Hijau Perdana 2024–2025, Bukti Kinerja Lingkungan Beyond Compliance

“Saat ini serapan biomassa oleh PLN baru sekitar 2,5 juta ton per tahun atau setara 2,5% dari total potensi. Limbah agro diperkirakan mencapai 80 juta ton per tahun, dengan sekitar 60 juta ton belum termanfaatkan. Jika digabungkan dengan sampah nasional, total potensinya bisa melampaui 100 juta ton per tahun,” ujarnya.

Menurut Hokkop, pengembangan energi biomassa memerlukan integrasi antara teknologi dan model bisnis yang layak agar dapat berkelanjutan dan memberikan nilai ekonomi bagi sistem energi nasional.

Read also:  PLN Nusantara Power Lampaui Target PROPER 2025, Raih 16 Unit Beyond Compliance

Melalui kerja sama ini, PLN EPI dan Green Marte akan mengembangkan pemanfaatan municipal waste dan limbah agro menjadi bahan bakar alternatif seperti biochar dan syngas.

Direktur Utama Green Marte International, Teddy Sujarwanto, menilai pengolahan sampah menjadi energi merupakan solusi strategis yang tidak hanya menyediakan sumber energi alternatif, tetapi juga meningkatkan kualitas lingkungan.

Read also:  PHE Gandeng SK Group, ExxonMobil, dan POSCO Kembangkan CCS Lintas Negara

“Pemanfaatan sampah sebagai energi menghadirkan peluang besar karena ketersediaannya berkelanjutan, sekaligus menjadi solusi pengelolaan lingkungan,” katanya.

Salah satu fokus utama kolaborasi ini adalah pengembangan biochar sebagai substitusi batu bara untuk mendukung program cofiring di pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). Melalui proses karbonisasi, biomassa diolah menjadi bahan bakar dengan nilai kalor tinggi dan lebih stabil.

Selain itu, kerja sama mencakup pengembangan biomass hub, riset teknologi pengolahan limbah, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Menteri LH Resmikan Sekretariat Komando Polusi Asap Lintas Batas, Perkuat Koordinasi ASEAN

Ecobiz.asia – Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Hanif Faisol Nurofiq meresmikan Kantor Sekretariat ASEAN Coordinating Centre for Transboundary Haze Pollution Control...

PDC Perkuat Program CSR Disabilitas, Dorong Kemandirian dan Akses Kerja

Ecobiz.asia – PT Patra Drilling Contractor (PDC) memperkuat program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) bagi penyandang disabilitas dengan fokus pada pemberdayaan, inklusivitas, dan kemandirian...

Terobosan Green CCS: PLN Nusantara Power Uji Teknologi Alga di Muara Karang

Ecobiz.asia -- PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan (UP) Muara Karang resmi mengukuhkan posisinya sebagai pusat inovasi energi hijau di Indonesia. Unit pembangkitan yang berlokasi...

Dapat Pendanaan Rendah Karbon, Venambak Eksekusi Proyek Tambak Udang Ramah Lingkungan di Sumbawa

Ecobiz.asia – PT Venambak Kail Dipantara mulai mengeksekusi proyek budidaya udang ramah lingkungan di Kabupaten Sumbawa setelah memperoleh pendanaan dari skema Low Carbon Development...

PIS–PGN Siapkan Ekosistem Maritim Energi Rendah Karbon, Dari LNG hingga Hidrogen

Ecobiz.asia — PT Pertamina International Shipping (PIS) dan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) menjalin kerja sama untuk memperkuat sinergi dalam pengembangan ekosistem...

TOP STORIES

Indonesia Launches ASEAN Haze Control Secretariat to Strengthen Regional Coordination

Ecobiz.asia — Indonesia has inaugurated the Secretariat Office of the ASEAN Coordinating Centre for Transboundary Haze Pollution Control in Jakarta, marking a step to...

Menteri LH Resmikan Sekretariat Komando Polusi Asap Lintas Batas, Perkuat Koordinasi ASEAN

Ecobiz.asia – Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Hanif Faisol Nurofiq meresmikan Kantor Sekretariat ASEAN Coordinating Centre for Transboundary Haze Pollution Control...

Antisipasi El Nino 2026, Kemenhut-BMKG Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca Cegah Karhutla

Ecobiz.asia – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkuat operasi modifikasi cuaca (OMC) sebagai strategi utama pencegahan kebakaran hutan dan...

NHM Perkenalkan Teknologi DST Plant untuk Dorong Efisiensi dan Kinerja Lingkungan

Ecobiz.asia — PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) memperkenalkan inovasi teknologi Dry Stack Tailings (DST) Plant sebagai bagian dari upaya mendorong efisiensi operasional sekaligus meningkatkan...

Dorong Lingkungan Tangguh Bencana, PEP Tarakan Gelar Pelatihan Kebakaran

Ecobiz.asia -- PT Pertamina EP (PEP) Tarakan Field menggelar Sosialisasi dan Edukasi Bencana Kebakaran untuk masyarakat di tiga kelurahan sekitar wilayah operasinya di Kota...