Pertamina NRE Gandeng CRecTech Kembangkan Biogas dari Limbah Sawit Jadi Biometanol

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — PT Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan CRecTech Pte. Ltd. untuk menjajaki pengembangan fasilitas percontohan konversi biogas menjadi biometanol di KEK Sei Mangkei.

Kerja sama ini menjadi bagian dari strategi pengembangan energi baru terbarukan berbasis sumber daya domestik, khususnya pemanfaatan biogas yang dinilai memiliki potensi besar di Indonesia.

CEO Pertamina NRE, John Anis, mengatakan kolaborasi ini ditujukan untuk mengakselerasi pemanfaatan biogas menjadi produk bernilai tambah tinggi.

Read also:  Pertamina dan Pupuk Indonesia Jajaki Sinergi Perkuat Ketahanan Energi dan Pangan

“Indonesia memiliki potensi besar dari sisi pasar maupun ketersediaan bahan baku, terutama dari limbah kelapa sawit. Melalui kemitraan ini, kami optimistis dapat membangun rantai nilai bahan bakar hijau yang kompetitif dan berkelanjutan,” ujarnya dalam pernyataannya yang dikutip Rabu (8/4/2026).

Melalui MoU tersebut, kedua pihak akan melakukan studi bersama untuk mengevaluasi kelayakan pengembangan fasilitas percontohan. Jika hasilnya positif, proyek akan dilanjutkan dengan penerapan teknologi katalitik CRecREF™️ milik CRecTech pada fasilitas Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) Sei Mangkei.

Read also:  Pertamina Siap Jalankan Mandatori B50, Masa Transisi Berlangsung hingga September

Pengembangan biometanol dinilai memiliki potensi mendukung dekarbonisasi, termasuk di sektor maritim yang tengah beralih ke bahan bakar rendah karbon. Indonesia juga memiliki sumber bahan baku biogas yang signifikan, terutama dari limbah cair pabrik kelapa sawit (POME).

Pertamina NRE mengidentifikasi sejumlah lokasi dalam portofolionya, termasuk Sei Mangkei, yang memiliki ketersediaan bahan baku dalam skala besar untuk pengembangan proyek tersebut.

Ke depan, pengembangan rantai nilai biogas menjadi biometanol ini diharapkan dapat mendorong peran Sei Mangkei sebagai pusat produksi bahan bakar hijau, sekaligus meningkatkan investasi dan pemanfaatan energi terbarukan di dalam negeri.

Read also:  Agrinas Palma-Pertamina Power Jalin Kerjasama, Reaktivasi Pabrik Biodiesel dan Kembangkan Bioetanol Singkong

CEO CRecTech, Kang Hui Lim, mengatakan teknologi yang dikembangkan perusahaannya mampu mengonversi biogas berkualitas rendah menjadi bahan kimia hijau bernilai tinggi langsung di lokasi produksi.

“Potensi biogas di Indonesia sangat besar, dan kemitraan ini membuka peluang untuk mengubahnya menjadi pasokan biometanol yang bernilai komersial,” ujarnya. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Dairi Prima Mineral Targetkan Konstruksi Tambang Bawah Tanah Dimulai Kuartal I-2027

Ecobiz.asia -- PT Dairi Prima Mineral (DPM) menargetkan memulai konstruksi proyek tambang bawah tanah timah hitam (Pb) dan seng (Zn) di Kabupaten Dairi, Sumatera...

PLN pilots calliandra-sorghum biomass project with ITERA to support hydrogen production

Ecobiz.asia -- State electricity firm PT PLN (Persero) has launched a pilot project to develop an integrated biomass and green hydrogen ecosystem by cultivating...

Pertamina Perkuat Budaya HSSE untuk Jaga Keandalan Operasi dan Ketahanan Energi

Ecobiz.asia – PT Pertamina (Persero) memperkuat implementasi Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) sebagai fondasi menjaga keandalan operasional di tengah pertumbuhan bisnis dan meningkatnya...

Serahkan CLoA PSEL Tahap II, Danantara Alihkan Proyek Medan Raya ke Mitra Cadangan

Ecobiz.asia – PT Danantara Investment Management (DIM) mengganti mitra terpilih untuk proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Medan Raya setelah konsorsium yang sebelumnya...

Pertamina Drilling dan ANP Timor Leste Perkuat Kerja Sama Pengembangan SDM Migas

Ecobiz.asia – PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) menjalin kerja sama dengan Autoridade Nacional do Petróleo (ANP) Timor Leste untuk meningkatkan kapasitas sumber...

TOP STORIES

Dairi Prima Mineral Targetkan Konstruksi Tambang Bawah Tanah Dimulai Kuartal I-2027

Ecobiz.asia -- PT Dairi Prima Mineral (DPM) menargetkan memulai konstruksi proyek tambang bawah tanah timah hitam (Pb) dan seng (Zn) di Kabupaten Dairi, Sumatera...

Agincourt Resources Pertahankan Investasi Pendidikan Rp5,29 Miliar di Tengah Pemulihan Operasi

Ecobiz.asia -- PT Agincourt Resources (PTAR) tetap mempertahankan komitmennya dalam pengembangan sumber daya manusia melalui Program Beasiswa Martabe Prestasi 2026, meski perusahaan masih berada...

PLN pilots calliandra-sorghum biomass project with ITERA to support hydrogen production

Ecobiz.asia -- State electricity firm PT PLN (Persero) has launched a pilot project to develop an integrated biomass and green hydrogen ecosystem by cultivating...

Gerak Hijau 2026 Dorong Kolaborasi Pemerintah, Dunia Usaha dan Masyarakat, ANTAM Pamerkan Capaian Dekarbonisasi

Ecobiz.asia -- Upaya mewujudkan pembangunan berkelanjutan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen bangsa. Pesan tersebut mengemuka dalam penyelenggaraan Gerak Hijau 2026 di kawasan Car Free Day...

Pertamina Perkuat Budaya HSSE untuk Jaga Keandalan Operasi dan Ketahanan Energi

Ecobiz.asia – PT Pertamina (Persero) memperkuat implementasi Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) sebagai fondasi menjaga keandalan operasional di tengah pertumbuhan bisnis dan meningkatnya...