SCG Perkuat Pengelolaan Sampah Berbasis Komunitas di Sukabumi, Libatkan 1.000 Warga di Lima Desa

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — SCG memperkuat sistem pengelolaan sampah berbasis komunitas di Kabupaten Sukabumi melalui pembangunan fasilitas pemilahan dan dukungan operasional, yang telah berkontribusi pada pengelolaan lebih dari 11 ton sampah sejak 2024.

Melalui anak usahanya, PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi, perusahaan membangun empat SCG Mentari Waste Station di Desa Kebonmanggu, Wangunreja, dan Sukamaju.

Selain itu, disediakan satu unit mobil pick-up operasional serta distribusi 5.000 karung untuk mendukung pemilahan sampah dari sumber. SCG juga membangun bak pengumpulan sampah organik di Desa Kebonmanggu dan Sirnaresmi.

Presiden Direktur PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi, Peramas Wajananawat, mengatakan program ini dirancang untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat sekaligus membangun sistem pengelolaan sampah berkelanjutan.

Read also:  Ceria Corp Alirkan Air ke Sawah Terdampak Kemarau di Kolaka, Perkuat Sarana Pengairan

“Sejalan dengan prinsip ‘Inclusive Green Growth’, melalui SCG Mentari, kami ingin mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah sekaligus menciptakan sistem waste management berbasis komunitas yang berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangannya, Rabu (6/6/2026).

Fasilitas SCG Mentari Waste Station dirancang untuk mengintegrasikan seluruh tahapan pengelolaan sampah, mulai dari pengumpulan, pemilahan, hingga distribusi ke pabrik PT Semen Jawa untuk dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif.

Dukungan kendaraan operasional ditujukan untuk meningkatkan efisiensi pengangkutan, sementara distribusi karung mendorong kebiasaan pemilahan sampah di tingkat rumah tangga.

Read also:  PGN Pangkas Emisi 29.575 Ton CO₂eq, Andalkan Dekarbonisasi untuk Efisiensi Biaya

SCG juga membangun bak sampah komunal sebagai titik pengumpulan sampah organik yang dikelola oleh komunitas lokal, SCG Mentari Warrior, guna memastikan keberlanjutan operasional di lapangan.

Selain fungsi operasional, fasilitas ini juga dikembangkan sebagai sarana edukasi publik berbasis seni. SCG menggandeng seniman Sukabumi, Edwin Do, untuk menghadirkan karya visual di area waste station yang mengusung pesan siklus hidup berkelanjutan dan gaya hidup zero waste.

Sejak diluncurkan pada 2024, program SCG Mentari mencatat rata-rata pengumpulan sekitar 2 ton sampah per bulan dan melibatkan lebih dari 1.000 warga dari lima desa di Kabupaten Sukabumi.

Read also:  Sukses Ubah Emisi Karbon Jadi Soda Ash Bernilai Ekonomi, Kemenperin Dorong Teknologi CCU

Program ini menjadi bagian dari strategi SCG dalam mendorong pertumbuhan berkelanjutan berbasis prinsip “Inclusive Green Growth”, dengan target mendukung transisi menuju low carbon society dan pencapaian net zero emission pada 2050.

Ketua SCG Warrior Mentari, Hadi Permana, menyebut program tersebut telah mendorong perubahan perilaku masyarakat.

“Kami melihat langsung perubahan di masyarakat sejak SCG Mentari berjalan. Warga kini lebih aktif memilah dan mengelola sampah. Dukungan fasilitas dari SCG membuat kami semakin percaya diri untuk menjalankan pengelolaan sampah secara mandiri,” katanya. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

PHE Andalkan Teknologi Geosains untuk Optimalkan Potensi Migas Nasional

Ecobiz.asia — PT Pertamina Hulu Energi (PHE), Subholding Upstream Pertamina, mendorong pemanfaatan teknologi geosains untuk meningkatkan keberhasilan eksplorasi dan mengoptimalkan produksi lapangan minyak dan...

Pertagas Kerahkan Tim Tanggap Darurat untuk Bantu Penanganan Karhutla di Sumsel

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Gas (Pertagas), bagian dari Subholding Gas Pertamina, mengerahkan tim tanggap darurat dan mobil pemadam kebakaran untuk membantu penanganan kebakaran hutan...

PEP Tanjung Salurkan 1,16 Juta Liter Air Bersih untuk Atasi Kekeringan dan Karhutla di Tabalong

Ecobiz.asia – PT Pertamina EP (PEP) Tanjung Field menyalurkan 1,156 juta liter air bersih untuk membantu masyarakat menghadapi kekeringan sekaligus mendukung penanganan kebakaran hutan...

Retrofit Mitsubishi Power Tambah Kapasitas PLTP Darajat Unit 3 Menjadi 129 MW

Ecobiz.asia -- Mitsubishi Power, penyedia solusi pembangkit listrik dari Mitsubishi Heavy Industries Ltd. (MHI), telah menyelesaikan proyek retrofit Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP)...

Nusantara Regas Salurkan 33 Kargo LNG hingga September 2026

Ecobiz.asia -- PT Nusantara Regas (NR), afiliasi Pertamina yang bergerak di bidang penerimaan dan regasifikasi gas alam cair (LNG), mencatatkan penerimaan 33 kargo LNG...

TOP STORIES

PHE Andalkan Teknologi Geosains untuk Optimalkan Potensi Migas Nasional

Ecobiz.asia — PT Pertamina Hulu Energi (PHE), Subholding Upstream Pertamina, mendorong pemanfaatan teknologi geosains untuk meningkatkan keberhasilan eksplorasi dan mengoptimalkan produksi lapangan minyak dan...

Pertagas Kerahkan Tim Tanggap Darurat untuk Bantu Penanganan Karhutla di Sumsel

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Gas (Pertagas), bagian dari Subholding Gas Pertamina, mengerahkan tim tanggap darurat dan mobil pemadam kebakaran untuk membantu penanganan kebakaran hutan...

Uni Eropa Sepakati Kenaikan Ambang Penghapusan Kuota Karbon, Jaga Stabilitas Pasar

Ecobiz.asia – Dewan Uni Eropa dan Parlemen Eropa mencapai kesepakatan sementara untuk menaikkan ambang penghapusan kuota emisi dalam Market Stability Reserve (MSR) dari 400...

IWC-11 Dorong Pembiayaan Inovatif untuk Perluas Solusi Pengelolaan Perairan Berkelanjutan

Ecobiz.asia – Pembiayaan inovatif dan keterlibatan masyarakat menjadi kunci untuk memperluas penerapan solusi pengelolaan perairan, mulai dari konservasi pesisir hingga penanganan sampah plastik. Isu...

PEP Tanjung Salurkan 1,16 Juta Liter Air Bersih untuk Atasi Kekeringan dan Karhutla di Tabalong

Ecobiz.asia – PT Pertamina EP (PEP) Tanjung Field menyalurkan 1,156 juta liter air bersih untuk membantu masyarakat menghadapi kekeringan sekaligus mendukung penanganan kebakaran hutan...