Danantara Kembali Buka Pendaftaran Mitra Proyek PSEL, Begini Tahapannya

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — Danantara melalui PT Danantara Investment Management (DIM) membuka pendaftaran Daftar Penyedia Terverifikasi (DPT) bagi calon mitra proyek fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) berbasis teknologi waste-to-energy (WtE).

Langkah ini merupakan bagian dari upaya mempercepat pengelolaan sampah perkotaan yang berkelanjutan sekaligus mendukung pengembangan infrastruktur energi berbasis lingkungan.

Demikian dikutip dari laman resmi Danantara, Rabu (18/3/2026). DPT akan menjadi daftar prakualifikasi bagi perusahaan yang memenuhi syarat untuk mengikuti proses pemilihan mitra proyek PSEL ke depan.

Read also:  PTBA Bicara Gasifikasi Batu Bara Jadi DME untuk Perkuat Ketahanan Energi

Program ini mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 tentang pengolahan sampah menjadi energi listrik.

DIM mengundang badan usaha nasional maupun internasional yang memiliki pengalaman di sektor WtE untuk mengikuti proses pendaftaran. Perusahaan dapat mendaftar sebagai entitas tunggal maupun konsorsium.

Pendaftaran diawali dengan penyampaian Expression of Interest (EOI) melalui email resmi perusahaan. Hanya peserta yang mengirimkan EOI yang akan menerima instruksi lanjutan terkait proses verifikasi.

Read also:  PGE Kolaborasi dengan UGM dan PT Agrotekno Estetika Laboratoris Kembangkan Katrili, Inovasi Pertanian Berbasis Geotermal

Batas akhir penyampaian EOI ditetapkan pada 14 April 2026 dan akan diproses berdasarkan prinsip first come, first served. Sementara itu, periode penyampaian dokumen verifikasi berlangsung pada 25 Maret hingga 25 April 2026.

Untuk memastikan transparansi, DIM menunjuk agen registrasi dan verifikasi independen dalam proses seleksi.

DIM juga akan menggelar dua sesi diskusi teknis (aanwijzing) secara daring pada 26 Maret dan 1 April 2026 untuk memberikan penjelasan kepada calon peserta dari berbagai kawasan global.

Read also:  Sukses di Filipina, Pertamina NRE Ekspansi Pengembangan Energi Terbarukan ke Bangladesh

Melalui pembentukan DPT ini, Danantara menargetkan terbentuknya basis mitra strategis yang memiliki kapasitas teknis dan finansial dalam pengembangan proyek WtE di Indonesia.

Pada tahap awal tender sebelumnya, Danantara telah menunjuk sejumlah perusahaan asal China sebagai operator proyek, di antaranya Wangneng Environment Co., Ltd. untuk proyek Bekasi serta Zhejiang Weiming Environment Protection Co., Ltd. untuk proyek Denpasar dan Bogor Raya. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Blackout Sumatra, PLN Sampaikan Progres Pemulihan Kelistrikan Pascagangguan Akibat Cuaca Buruk

Ecobiz.asia – PT PLN (Persero) menyampaikan progres pemulihan sistem kelistrikan di Sumatra pascagangguan pada jaringan transmisi Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 275 kilovolt...

Blackout Sumatra, PLN: Pemulihan PLTU Butuh Waktu Lebih Lama Dibanding Hidro dan Gas

Ecobiz.asia – PT PLN (Persero) menyebut proses pemulihan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) berbahan bakar batu bara membutuhkan waktu lebih lama dibanding pembangkit hidro...

PHE, ExxonMobil dan SK Group Kaji Proyek CCS Lintas Batas Indonesia-Korea Selatan

Ecobiz.asia – PT Pertamina Hulu Energi (PHE) bersama ExxonMobil Low Carbon Solutions Indonesia Limited, SK Innovation, dan SK Earthon menandatangani Joint Study Agreement (JSA)...

Dukung Pengembangan Amonia Rendah Karbon, PGN Garap Studi CCS dan Transportasi CO2

Ecobiz.asia - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) memperkuat langkah transisi energi melalui pengembangan ekosistem Carbon Capture and Storage (CCS) dan transportasi CO2 untuk...

KAI Group Luncurkan Pengelolaan Sampah Terintegrasi, Stasiun Gambir Jadi Percontohan

Ecobiz.asia – KAI Group meluncurkan program Waste Management Terintegrasi dengan Stasiun Gambir sebagai proyek percontohan pengelolaan sampah modern di kawasan transportasi publik. Kementerian Lingkungan...

TOP STORIES

Indonesia Prepares Energy Sector Carbon Trading Rules, Targets Up to US$7.7 Billion in Green Financing

Ecobiz.asia — Indonesia’s Ministry of Energy and Mineral Resources (ESDM) is preparing new regulations for carbon trading in the energy sector as part of...

TuK Indonesia Soroti Minimnya Partisipasi Publik dalam Revisi POJK Keuangan Berkelanjutan, Desak Pencegahan Greenwashing

Ecobiz.asia — Transformasi untuk Keadilan Indonesia (TuK Indonesia) mendesak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat perlindungan hak asasi manusia (HAM) dan pengawasan praktik greenwashing dalam...

Penguasaan Kehutanan yang Kedodoran

Oleh: Pramono Dwi Susetyo (Pernah Bekerja di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Penulis Buku Seputar Hutan dan Kehutanan, dan Membangun Hutan Menjaga Lingkungan) Ecobiz.asia...

Siapkan Generasi Energi Bersih, Pertamina NRE Kenalkan Perdagangan Karbon di PGTC 2026

Ecobiz.asia – Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) memperkenalkan konsep perdagangan karbon kepada mahasiswa dalam ajang Pertamina Goes to Campus (PGTC) 2026 di...

Kementerian ESDM Siapkan Regulasi Perdagangan Karbon Sektor Energi, Incar Pendanaan Potensial US$7,7 Miliar

Ecobiz.asia – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah menyiapkan regulasi perdagangan karbon sektor energi melalui penyusunan Rancangan Peraturan Menteri (RPermen) ESDM tentang...