Sukses di Filipina, Pertamina NRE Ekspansi Pengembangan Energi Terbarukan ke Bangladesh

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) memperluas ekspansi bisnis energi terbarukan ke Bangladesh setelah mencatat pengembangan proyek energi surya berskala besar di Filipina.

Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Copenhagen Urban Solar Parks BD Ltd (CUSP) untuk menjajaki pengembangan proyek energi surya di Bangladesh.

Penandatanganan MoU dilakukan Direktur Utama Pertamina NRE John Anis bersama Chairman CUSP Ziaur Rahman di Grha Pertamina, Jakarta.

Kerja sama tersebut mencakup penjajakan pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), termasuk peluang kerja sama operasi dan pemeliharaan (operation and maintenance/O&M) di Bangladesh.

Read also:  Prabowo Urges ASEAN to Accelerate Energy Diversification Amid Global Uncertainty

John Anis mengatakan pengembangan kerja sama di Bangladesh menjadi bagian dari strategi Pertamina NRE memperluas portofolio bisnis energi hijau di pasar internasional, setelah sebelumnya mencatat kinerja positif di Filipina.

“Saat ini Pertamina NRE telah memiliki kapasitas instalasi terpasang lebih dari 1 GWp di Filipina dan terus berkembang dengan target mencapai 2,6 GWp pada akhir tahun ini. Pencapaian tersebut menjadi modal penting untuk mengembangkan proyek serupa di Bangladesh,” ujar John dikutip Senin (18/5/2026).

Menurutnya, kolaborasi tersebut juga menjadi momentum strategis di tengah meningkatnya kebutuhan energi bersih dan transisi energi global.

Read also:  PLN EPI Gandeng ITERA dan PLN Puslitbang Kembangkan Kaliandra dan Sorgum untuk Biomassa dan Hidrogen Hijau

Dalam ruang lingkup kerja sama, kedua perusahaan akan melakukan studi kelayakan yang mencakup aspek teknis, pasar, bisnis, lingkungan, hukum, dan risiko proyek. Selain itu, kedua pihak juga akan menjajaki kerja sama strategis, teknis, dan komersial, termasuk pertukaran teknologi dan pengetahuan pengembangan energi terbarukan.

Chairman CUSP, Ziaur Rahman, menilai kemitraan dengan Pertamina NRE akan membuka peluang pengembangan energi surya yang lebih luas di Bangladesh.

“Kami menyambut baik kolaborasi ini sebagai langkah strategis untuk menghadirkan solusi energi bersih yang inovatif, efisien, dan mendukung pembangunan berkelanjutan di Bangladesh,” ujar Ziaur.

Read also:  Program Rejuvenation Tuntas, PHM Perkuat Keandalan Operasi Lapangan Handil

Melalui kerja sama ini, Pertamina NRE dan CUSP berharap dapat mempercepat pengembangan energi bersih, memperkuat ketahanan energi kedua negara, sekaligus mendukung target Net Zero Emission Indonesia 2060 melalui pengembangan investasi hijau dan transfer teknologi energi terbarukan.

Direktur Investasi dan Ekonomi Kreatif Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Roy Wahab, yang turut hadir dalam penandatanganan tersebut menyampaikan apresiasi atas penguatan kerja sama ekonomi dan energi antara Indonesia dan Bangladesh melalui investasi hijau dan pengembangan energi berkelanjutan. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

PLN EPI Gandeng ITERA dan PLN Puslitbang Kembangkan Kaliandra dan Sorgum untuk Biomassa dan Hidrogen Hijau

Ecobiz.asia - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menggandeng PT PLN Pusat Penelitian dan Pengembangan Ketenagalistrikan (Puslitbang) dan Institut Teknologi Sumatera (ITERA) untuk...

Pertamina Bongkar Strategi Hadapi Krisis Energi dan Iklim, Biofuel hingga CCS Jadi Andalan

Ecobiz.asia — PT Pertamina (Persero) mempercepat transformasi bisnis rendah karbon melalui pengembangan biofuel, panas bumi, hingga teknologi carbon capture and storage (CCS/CCUS) sebagai strategi...

Bioenergi Berpotensi Reduksi 12 Juta Ton Emisi, Ciptakan 150 Ribu Lapangan Kerja

Ecobiz.asia — PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menilai pengembangan bioenergi nasional berpotensi besar mendukung transisi energi sekaligus menciptakan dampak ekonomi dan sosial...

BDx Kantongi Pasokan Listrik PLN 1,2 GW untuk Infrastruktur AI dan Data Center

Ecobiz.asia – BDx Data Centers (BDx) mengamankan komitmen pasokan listrik sebesar 1,2 gigawatt (GW) dari PT PLN (Persero) untuk pengembangan infrastruktur pusat data dan...

PHI Perkuat Konservasi Terumbu Karang dan Ekosistem Laut di Kalimantan Timur

Ecobiz.asia – Grup PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) memperkuat upaya pelestarian terumbu karang dan ekosistem laut di Kalimantan Timur melalui program konservasi berbasis masyarakat...

TOP STORIES

Gakkum ESDM Bongkar Dugaan Tambang Ilegal di Gunung Botak, Tenaga Kerja Asing Terlibat

Ecobiz.asia – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Penegakan Hukum ESDM (Ditjen Gakkum ESDM) membongkar dugaan praktik pertambangan emas ilegal...

Environmental Ethics, Tantangan dan Harapan

Oleh : Saiful Latief, M.Si (Pranata Humas Ahli Muda, Direktorat IGRK MPV, Deputi Bidang PPI TKNEK, Kementerian Lingkungan Hidup) Ecobiz.asia - Dalam pernyataan perdananya pada...

Link Download PP 24 Tahun 2026, Ekspor Komoditas SDA Satu Pintu

Ecobiz.asia - Berikut ini link download Peraturan Pemerintah No 24 Tahun 2026 tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam Strategis. PP ini mengatur ekspor...

Danantara Jamin Kontrak Ekspor SDA Tetap Berjalan, Asal Tak Ada Under Invoicing

Ecobiz.asia – Danantara Indonesia menegaskan pelaksanaan kebijakan tata kelola ekspor satu pintu untuk komoditas sumber daya alam (SDA) strategis akan tetap menjaga kepastian berusaha...

PLN EPI Gandeng ITERA dan PLN Puslitbang Kembangkan Kaliandra dan Sorgum untuk Biomassa dan Hidrogen Hijau

Ecobiz.asia - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menggandeng PT PLN Pusat Penelitian dan Pengembangan Ketenagalistrikan (Puslitbang) dan Institut Teknologi Sumatera (ITERA) untuk...