Samindo Resources Targetkan Pemindahan 34,5 Juta BCM Batuan Penutup pada 2026

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — PT Samindo Resources Tbk menetapkan target pemindahan batuan penutup (overburden removal) sebesar 34,5 juta bank cubic meter (BCM) sepanjang 2026, seiring upaya perusahaan mengoptimalkan produktivitas dan efisiensi operasional di seluruh lini jasa pertambangan terintegrasi.

Selain overburden, Perseroan juga membidik target produksi batubara (coal getting) sebesar 4,5 juta ton pada tahun depan. Target tersebut ditopang oleh strategi Work Engagement Organization yang berorientasi pada kinerja, guna memastikan seluruh anak usaha beroperasi secara andal di tengah dinamika industri pertambangan.

Read also:  PHM Rampungkan Pemasangan Platform Offshore Manpatu, Siap Tambah Produksi Gas Mahakam 20% pada 2027

Corporate Secretary Samindo Resources Ahmad Zaki Natsir menyampaikan, perusahaan memaksimalkan efisiensi melalui pengendalian biaya dan penerapan standar keselamatan yang ketat, termasuk pada pengelolaan armada alat berat yang telah berusia lama (aging equipment).

“Perseroan berfokus pada optimalisasi armada yang ada dengan tetap mengedepankan efisiensi biaya dan standar keselamatan kerja,” ujar Zaki dalam keterangan tertulis, Selasa (24/2).

Read also:  BDx Kantongi Pasokan Listrik PLN 1,2 GW untuk Infrastruktur AI dan Data Center

Strategi tersebut mulai tercermin pada capaian kinerja Januari 2026 yang melampaui target awal. Volume pemindahan batuan penutup tercatat mencapai 3,1 juta BCM, lebih tinggi dibandingkan target 2,8 juta BCM. Pada segmen coal getting, produksi terealisasi 519 ribu ton, melampaui target 490 ribu ton.

Secara kumulatif, capaian bulan pertama ini telah merepresentasikan sekitar 9–12 persen dari target produksi tahunan, memberikan pijakan awal yang kuat bagi Perseroan untuk mencapai target 2026.

Read also:  Pertamina dan SLB Perkuat Kolaborasi dalam Teknologi Hulu dan Solusi Rendah Karbon

Zaki menilai kinerja awal tahun tersebut menjadi indikator efektivitas sistem kerja berbasis kinerja yang diterapkan perusahaan. Menurutnya, momentum positif sejak awal tahun memperkuat keyakinan manajemen terhadap pencapaian target tahunan sekaligus memperkokoh posisi Samindo Resources sebagai mitra jasa pertambangan yang andal.

“Kinerja operasional yang konsisten menjadi kunci untuk menjaga stabilitas pendapatan dan menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi pemegang saham,” ujarnya. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Pertamina Drilling Luncurkan Smart Bin Berbasis AI untuk Perkuat Program Green Drilling

Ecobiz.asia – PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) memperkuat implementasi program Green Drilling dengan menghadirkan SRIKANDI (Smart Bin), tempat sampah pintar berbasis kecerdasan...

Mini LNG Plant Tuban Diresmikan, Pemerintah Bidik Pengurangan Impor LPG

Ecobiz.asia – Pemerintah meresmikan Mini LNG Plant PT Sumber Aneka Gas (SAG) di Tuban, Jawa Timur, sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi nasional...

PGN Garap Stranded Gas Lapangan Sengeti, Tambah Pasokan Gas Domestik

Ecobiz.asia – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) menyiapkan tambahan pasokan gas bumi dari Lapangan Sengeti sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan energi...

Pertagas Borong 5 Penghargaan pada Indonesia Sustainability Award 2026

Ecobiz.asia – PT Pertamina Gas (Pertagas), bagian dari Subholding Gas Pertamina, memborong lima penghargaan sekaligus meraih predikat Best of The Best ESG Leadership of...

ANTAM Kembali Masuk Tiga Indeks ESG KEHATI Periode Juni–November 2026

Ecobiz.asia – PT ANTAM Tbk kembali terpilih sebagai konstituen tiga indeks Environmental, Social, and Governance (ESG) KEHATI untuk periode Juni–November 2026, yakni Indeks SRI-KEHATI,...

TOP STORIES

Perkuat Daya Saing Kehutanan, Kemenhut Targetkan Seluruh PBPH Terapkan Multi Usaha Kehutanan

Ecobiz.asia – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menargetkan seluruh pemegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) bertransformasi dari model bisnis tunggal menjadi multi usaha kehutanan (MUK) dalam...

Indonesia to Issue Largest-Ever Forestry Carbon Credits as Carbon Market Enters Implementation Phase

Ecobiz.asia — Indonesia will issue more than 30 million tonnes of forestry carbon credits on July 6, 2026, marking the country's largest-ever issuance of...

24 WNA Jadi Tersangka Tambang Ilegal Gunung Botak, 12 Masuk Daftar Buron

Ecobiz.asia – Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Energi dan Sumber Daya Mineral (Ditjen Gakkum ESDM) bersama Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menetapkan 26 tersangka dalam...

Pertamina Drilling Luncurkan Smart Bin Berbasis AI untuk Perkuat Program Green Drilling

Ecobiz.asia – PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) memperkuat implementasi program Green Drilling dengan menghadirkan SRIKANDI (Smart Bin), tempat sampah pintar berbasis kecerdasan...

Mini LNG Plant Tuban Diresmikan, Pemerintah Bidik Pengurangan Impor LPG

Ecobiz.asia – Pemerintah meresmikan Mini LNG Plant PT Sumber Aneka Gas (SAG) di Tuban, Jawa Timur, sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi nasional...