Samindo Resources Targetkan Pemindahan 34,5 Juta BCM Batuan Penutup pada 2026

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — PT Samindo Resources Tbk menetapkan target pemindahan batuan penutup (overburden removal) sebesar 34,5 juta bank cubic meter (BCM) sepanjang 2026, seiring upaya perusahaan mengoptimalkan produktivitas dan efisiensi operasional di seluruh lini jasa pertambangan terintegrasi.

Selain overburden, Perseroan juga membidik target produksi batubara (coal getting) sebesar 4,5 juta ton pada tahun depan. Target tersebut ditopang oleh strategi Work Engagement Organization yang berorientasi pada kinerja, guna memastikan seluruh anak usaha beroperasi secara andal di tengah dinamika industri pertambangan.

Read also:  PGE Siapkan Fondasi Bisnis Green Hydrogen, Pilot Project Ulubelu Mulai Beroperasi November

Corporate Secretary Samindo Resources Ahmad Zaki Natsir menyampaikan, perusahaan memaksimalkan efisiensi melalui pengendalian biaya dan penerapan standar keselamatan yang ketat, termasuk pada pengelolaan armada alat berat yang telah berusia lama (aging equipment).

“Perseroan berfokus pada optimalisasi armada yang ada dengan tetap mengedepankan efisiensi biaya dan standar keselamatan kerja,” ujar Zaki dalam keterangan tertulis, Selasa (24/2).

Read also:  PHE Dorong Percepatan Ekosistem Natural Hydrogen untuk Perkuat Ketahanan Energi Indonesia

Strategi tersebut mulai tercermin pada capaian kinerja Januari 2026 yang melampaui target awal. Volume pemindahan batuan penutup tercatat mencapai 3,1 juta BCM, lebih tinggi dibandingkan target 2,8 juta BCM. Pada segmen coal getting, produksi terealisasi 519 ribu ton, melampaui target 490 ribu ton.

Secara kumulatif, capaian bulan pertama ini telah merepresentasikan sekitar 9–12 persen dari target produksi tahunan, memberikan pijakan awal yang kuat bagi Perseroan untuk mencapai target 2026.

Read also:  Pertamina Trans Kontinental Salurkan Bantuan Bencana di NTT, Pastikan Layanan Maritim Tetap Berjalan

Zaki menilai kinerja awal tahun tersebut menjadi indikator efektivitas sistem kerja berbasis kinerja yang diterapkan perusahaan. Menurutnya, momentum positif sejak awal tahun memperkuat keyakinan manajemen terhadap pencapaian target tahunan sekaligus memperkokoh posisi Samindo Resources sebagai mitra jasa pertambangan yang andal.

“Kinerja operasional yang konsisten menjadi kunci untuk menjaga stabilitas pendapatan dan menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi pemegang saham,” ujarnya. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Dua Bulan Beroperasi, DSI Petakan Ekspor Komoditas Strategis Senilai US$14 Miliar

Ecobiz.asia — PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI telah membangun visibilitas atas sekitar 6.500 deklarasi ekspor komoditas strategis dengan nilai lebih dari US$14...

PGN Gagas Perluas Akses Gas Bumi di Yogya Lewat Skema CNG

Ecobiz.asia -- Keterbatasan jaringan pipa gas bumi mendorong PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) melalui anak usahanya PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas) memperluas...

PGN Dorong Pemanfaatan Jargas sebagai Penggerak Ekonomi Masyarakat Sleman

Ecobiz.asia -- PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) terus mengoptimalkan pemanfaatan jaringan gas bumi (jargas) di Sleman, Yogyakarta, tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan rumah...

PHE Dorong Percepatan Ekosistem Natural Hydrogen untuk Perkuat Ketahanan Energi Indonesia

Ecobiz.asia — PT Pertamina Hulu Energi (PHE), Subholding Upstream Pertamina, mendorong percepatan pengembangan natural hydrogen di Indonesia sebagai salah satu sumber energi masa depan...

PGN Gagas Ajukan Tambahan Alokasi Gas CNG hingga 30 BBTUD untuk Periode 2026-2030

Ecobiz.asia -- PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas), anak usaha PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), mengajukan tambahan alokasi gas bumi untuk kebutuhan compressed...

TOP STORIES

Perusahaan Global Kejar Net Zero, Pasar Kredit Karbon Indonesia Terbuka Luas

Ecobiz.asia — Perubahan perilaku perusahaan global dalam mengejar target net zero berpotensi menjadi sumber baru permintaan kredit karbon, termasuk dari Indonesia. Wakil Ketua Indonesia Carbon...

Veritask: New Framework for Carbon Trading in the Waste Sector

On 12 August 2026, the Minister of Environment/Head of the Environmental Control Agency of the Republic of Indonesia enacted Regulation of the Minister of...

Gold Standard, Verra Launch Tool for Article 6.2 Reporting

Ecobiz.asia – Gold Standard and Verra have launched a new tool to help countries report corresponding adjustments (CAs) for carbon credits authorized under Article...

Prabowo Launches 100 GW Solar Program, Sets Three-Year Deadline

Ecobiz.asia — Indonesia has launched a national program to develop 100 gigawatts peak (GWp) of solar power capacity, with an estimated investment of about...

Prabowo Mulai Program PLTS 100 GWp, Sesumbar Rampung dalam Tiga Tahun

Ecobiz.asia — Pemerintah resmi memulai program pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas total 100 gigawatt peak (GWp) dengan nilai investasi sekitar US$73 miliar...