Bappenas–CSES Perkuat Kerja Sama Industri Sawit Rendah Emisi dan Berkelanjutan

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – Kementerian PPN/Bappenas dan Chinese Society of Environmental Sciences (CSES) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama pengembangan industri kelapa sawit rendah emisi dan berkelanjutan.

Penandatanganan kerja sama yang berlangsung di Jakarta, Selasa (27/1/2026) ini, bertujuan mendorong transformasi industri sawit nasional sejalan dengan agenda pembangunan hijau dan target penurunan emisi.

Kerja sama Bappenas–CSES mencakup pengembangan teknologi rendah emisi, penyusunan metodologi perhitungan emisi karbon untuk mendukung perdagangan karbon, serta penguatan kapasitas dan kesejahteraan petani sawit melalui pembentukan koperasi dan pelatihan agar pengolahan sawit lebih ramah lingkungan dan bernilai tambah.

Read also:  PLN Nusantara Power Dorong Ekonomi Warga melalui Pengelolaan Sungai Maron Berkelanjutan

Sekretaris Kementerian PPN/Sekretaris Utama Bappenas, Teni Widuriyanti, mengatakan kemitraan ini difokuskan pada penerapan teknologi rendah emisi serta pemanfaatan pembiayaan pembangunan inovatif, termasuk perdagangan karbon.

“Salah satu aspek utama dari kemitraan ini adalah pengembangan dan penerapan teknologi inovatif rendah emisi, atau yang kami sebut sebagai PaMER (Pabrik Minyak Sawit Emisi Rendah),” kata Teni Widuriyanti, Selasa (27/1/2026).

Read also:  APP Group Gabung Inisiatif RE100, Bidik 100% Listrik Terbarukan

Menurutnya, teknologi tersebut berpotensi menurunkan emisi karbon hingga 79,19 persen dibandingkan teknologi konvensional.

Penerapan teknologi PaMER ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing industri sawit nasional sekaligus membuka peluang pembiayaan pembangunan inovatif melalui mekanisme perdagangan karbon.

Wakil Presiden dan Sekretaris Jenderal CSES, Xia Zuyi, mengatakan kerja sama ini memiliki nilai inovasi dan percontohan penting dalam transisi hijau global.

“Inisiatif ini memiliki nilai inovasi dan percontohan yang penting,” ujar Xia Zuyi.

Read also:  PGE Dorong Pengembangan Panas Bumi Berbasis Konservasi Satwa Endemik, Kembangkan Agroforestri Aren

Sementara itu, Staf Ahli Menteri PPN Bidang Inovasi Pendanaan Pembangunan, Siliwanti, menyebut kemitraan ini mempertemukan kepentingan ekonomi dan lingkungan secara seimbang.

“Kemitraan ini membentuk kerja sama komprehensif yang menyelaraskan kepentingan ekonomi dan lingkungan serta memberi arah jelas bagi kedua negara dalam mencapai target iklim secara saling menguntungkan,” ungkap Staf Ahli Siliwanti. *** Putra Rama Febrian

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Komunitas Iklim Asia Tenggara Desak Bank Dunia dan IMF Alihkan Pembiayaan ke Ekonomi Regeneratif

Ecobiz.asia – Komunitas iklim Asia Tenggara mendesak Bank Dunia (World Bank) dan Dana Moneter Internasional (IMF) mengubah arah kebijakan pembiayaan global dengan mengutamakan pemulihan...

PHR Perkuat Budaya Inovasi melalui CIIF 2026, Cetak Added Value Creation Rp3,73 Triliun

Ecobiz.asia – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mencatat nilai tambah (added value creation) Rp3,73 triliun dari berbagai inovasi dan program perbaikan operasional yang dikembangkan...

ANTAM Catat Efisiensi Energi, Andalkan PLTS untuk Tekan Pemakaian BBM

Ecobiz.asia — PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) mencatat penurunan konsumsi energi sebesar 59% menjadi 4,46 juta gigajoule (GJ) pada semester I 2026. Perseroan juga...

PLN Akan Luncurkan T-REC, Mudahkan Pelanggan Pantau Konsumsi Listrik Hijau Secara Rinci

Ecobiz.asia — PT PLN (Persero) akan meluncurkan peluncuran Time-based Renewable Energy Certificate (T-REC) pada 2028 yang memungkinkan pelanggan memantau penggunaan listrik hijau secara lebih...

PLTA Batang Toru Mulai Penggenangan, Siapkan Tambahan Kapasitas 510 MW

Ecobiz.asia -- Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batang Toru berkapasitas 510 megawatt (MW) di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, mulai memasuki tahap penggenangan waduk...

TOP STORIES

PHE Andalkan Teknologi Geosains untuk Optimalkan Potensi Migas Nasional

Ecobiz.asia — PT Pertamina Hulu Energi (PHE), Subholding Upstream Pertamina, mendorong pemanfaatan teknologi geosains untuk meningkatkan keberhasilan eksplorasi dan mengoptimalkan produksi lapangan minyak dan...

Pertagas Kerahkan Tim Tanggap Darurat untuk Bantu Penanganan Karhutla di Sumsel

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Gas (Pertagas), bagian dari Subholding Gas Pertamina, mengerahkan tim tanggap darurat dan mobil pemadam kebakaran untuk membantu penanganan kebakaran hutan...

Uni Eropa Sepakati Kenaikan Ambang Penghapusan Kuota Karbon, Jaga Stabilitas Pasar

Ecobiz.asia – Dewan Uni Eropa dan Parlemen Eropa mencapai kesepakatan sementara untuk menaikkan ambang penghapusan kuota emisi dalam Market Stability Reserve (MSR) dari 400...

IWC-11 Dorong Pembiayaan Inovatif untuk Perluas Solusi Pengelolaan Perairan Berkelanjutan

Ecobiz.asia – Pembiayaan inovatif dan keterlibatan masyarakat menjadi kunci untuk memperluas penerapan solusi pengelolaan perairan, mulai dari konservasi pesisir hingga penanganan sampah plastik. Isu...

PEP Tanjung Salurkan 1,16 Juta Liter Air Bersih untuk Atasi Kekeringan dan Karhutla di Tabalong

Ecobiz.asia – PT Pertamina EP (PEP) Tanjung Field menyalurkan 1,156 juta liter air bersih untuk membantu masyarakat menghadapi kekeringan sekaligus mendukung penanganan kebakaran hutan...