Rekor! PLN EPI Kirim 6.700 Ton Biomassa Sekali Angkut ke PLTU Balikpapan

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) mencatat pengiriman biomassa terbesar sepanjang program cofiring setelah mengangkut sekitar 6.700 ton cangkang sawit ke PLTU Teluk Balikpapan, Kalimantan Timur, menggunakan tongkang.

Biomassa tersebut dikirim dari wilayah Berau sebagai bagian dari upaya PLN EPI mengejar target pasokan biomassa 3,65 juta ton pada 2026 untuk mendukung program cofiring pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).

Direktur Biomassa PLN EPI, Hokkop Situngkir, mengatakan pengiriman tersebut menjadi rekor baru dalam distribusi biomassa perusahaan.

Read also:  Ceria Raih PROPER Hijau Perdana 2024–2025, Bukti Kinerja Lingkungan Beyond Compliance

“Ini adalah pengiriman terbesar. Sekali kirim 6.700 ton biomassa. Saya harap ini menjadi awal yang baik untuk mencapai target 3,65 juta ton pada 2026,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (9/3).

Sebelumnya, PLN EPI juga telah mengirim biomassa jenis sawdust menggunakan tongkang sebanyak 5.600 ton ke PLTU Tanjung Awar-Awar di Tuban, Jawa Timur.

Menurut Hokkop, cangkang sawit termasuk biomassa dengan kualitas tinggi karena memiliki nilai kalor yang relatif tinggi, mendekati batu bara. Hal ini dinilai dapat meningkatkan porsi cofiring biomassa pada PLTU.

Read also:  PLN Indonesia Power Manfaatkan 1,94 Juta Ton FABA Sepanjang 2025

Selain itu, pengangkutan biomassa melalui jalur laut dinilai lebih efisien, terutama mengingat kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan. Sebagian besar PLTU milik PLN dapat diakses melalui jalur perairan dan memiliki fasilitas dermaga sendiri.

Distribusi melalui tongkang juga memungkinkan pengiriman dalam volume yang jauh lebih besar dibandingkan transportasi darat.

Hokkop menambahkan, bahan baku biomassa di Indonesia tersebar tidak merata. Kalimantan misalnya memiliki pasokan cangkang sawit melimpah, sementara daerah lain memiliki jenis biomassa berbeda.

Read also:  PHR Dorong Pengembangan Migas Non-Konvensional untuk Jaga Produksi dan Dukung Transisi Energi

Karena itu, distribusi antarpulau melalui jalur laut dinilai menjadi solusi untuk memastikan pasokan biomassa merata di berbagai PLTU.

“Bukan tidak mungkin ke depan cangkang sawit dari Kalimantan dikirim ke PLTU di Sulawesi. Sebelumnya sawdust dari Sulawesi pernah dikirim ke PLTU di Tuban, Jawa Timur,” katanya.

Dengan pengiriman skala besar tersebut, PLN EPI optimistis dapat mengejar target pasokan biomassa tahun ini yang meningkat signifikan dibandingkan realisasi 2025. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Solid! PGN Catat Laba US$90,4 Juta di Q1 2026 Berkat Layanan Domestik dan Efisiensi

Ecobiz.asia — PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) mencatat kinerja keuangan solid pada triwulan I 2026 dengan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan...

PLN Teken PJBTL Terbesar untuk Data Center, Pasok Listrik 511 MVA ke DayOne

Ecobiz.asia — PT PLN (Persero) melalui PT PLN Batam menandatangani Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) berkapasitas 511 megavolt ampere (MVA) untuk proyek pusat...

Pertamina Dorong Pemanfaatan Panas Bumi di Luar Listrik untuk Ekonomi Rakyat

Ecobiz.asia — PT Pertamina (Persero) memperluas pemanfaatan energi panas bumi (geothermal) di luar sektor kelistrikan guna mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus mempercepat transisi energi...

PGE Kolaborasi dengan UGM dan PT Agrotekno Estetika Laboratoris Kembangkan Katrili, Inovasi Pertanian Berbasis Geotermal

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) bersama Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) dan PT Agrotekno Estetika Laboratoris resmi...

Indonesia Siapkan Implementasi Nesting Karbon Kehutanan, Riau Jadi Percontohan

Ecobiz.asia – Pemerintah Indonesia menyiapkan operasionalisasi kerangka kerja nesting karbon kehutanan guna mendorong transaksi berintegritas tinggi dan menarik investasi global. Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari...

TOP STORIES

Survei: Progres Energi Terbarukan Indonesia Stagnan Meski Permintaan Industri Tinggi

Ecobiz.asia — Survei terbaru yang dilakukan Petromindo Survey menunjukkan meningkatnya kekhawatiran pelaku industri terhadap lambatnya perkembangan energi terbarukan di Indonesia, meski permintaan dan ekspektasi...

Survey Finds Indonesia’s Renewable Energy Progress Stagnant Despite Strong Industry Demand

Ecobiz.asia — A recent survey conducted by Petromindo Survey highlights growing industry concern over the slow pace of renewable energy development in Indonesia, despite...

Target Dedieselisasi Dinilai Perlu Diperluas ke PLTU, PLTG

Ecobiz.asia — Rencana pemerintah mengganti 13 Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dinilai perlu diperluas dengan menghentikan pembangunan pembangkit...

Usai Dilantik Jadi Menteri LH, Jumhur Hidayat Siap Benahi Isu Pengelolaan Sampah

Ecobiz.asia - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Mohammad Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup di Istana Negara, Jakarta, pada Senin...

Kurangi Ketergantungan Impor LPG, Pemerintah Kaji Pemanfaatan CNG Nasional

Ecobiz.asia — Pemerintah mengkaji pemanfaatan Compressed Natural Gas (CNG) sebagai alternatif energi domestik untuk mengurangi ketergantungan impor Liquefied Petroleum Gas (LPG) dan memperkuat kemandirian...