Waspada Situasi Darurat, Pertamina EP Cepu Simulasi Emergency Drill di Lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Zona 12 Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina menggelar simulasi emergency drill di Lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) untuk menumbuhkan kewaspadaan terjadinya situasi darurat dari sebuah operasi migas.

Dalam emergency drill ini terdapat skenario kebocoran gas yang menyebabkan beberapa dampak yang harus dilakukan pengendalian situasi seperti musterring, rescue, medical evacuation dan lain-lain.

Kegiatan emergency drill yang dilakukan oleh pekerja PEPC JTB dan turut melibatkan stakeholder yang ada di sekitar wilayah operasi di lakukan di lokasi Gas Processing Facility (GPF) dan Well Pad East di Desa Bandungrejo, Ngasem, Bojonegoro, Jawa Timur, Kamis, 29 Agustus 2024. 

Baca juga: Sri Mulyani Beberkan Kesiapan Implementasi Pajak Karbon: Langkah Penting Kontrol Emisi

Read also:  Pertamina Perluas Akses Pasar Global 7 UMK di CAEXPO 2026

Manager Communication Relations & CID PEPC Rahmat Drajat menerangkan selain untuk melatih kesiapan anggota Site Emergency Response Team (SERT) pelatihan ini juga bertujuan melatih bagaimana alur komunikasi dalam situasi emergency ini dapat dilakukan secara berjenjang. Dengan demikian manajemen bisa memberikan arahan yang tepat dalam mengurangi berbagai risiko.

Ditambahkan Rahmat, kegiatan ini dilakukan secara terjadwal sebagai bagian dari aspek keselamatan di lingkungan hulu migas. Dengan pelatihan seperti ini seluruh tim akan semakin paham peran dan tugasnya dalam menghadapi kondisi darurat.
 
“Kami sengaja melibatkan stakeholder eksternal seperti pihak desa, fasilitas kesehatan di sekitar dan petugas keamanan agar bisa terbangun pemahaman maupun kesiapsiagaan dalam merespon kondisi tertentu,” jelasnya.

Read also:  PHI Raih Tujuh Penghargaan IABC Indonesia Awards 2026

Sementara itu, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Paratazkia yang turut mengkoordinir tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) mengungkapkan, penanganan situasi kondisi kebencanaan perlu penanganan secara komprehensif dengan melibatkan berbagai komponen sesuai konsep pentahelix. 

Konsep tersebut telah diimplementasikan melalui pelibatan pemerintah Desa Bandungrejo, puskesmas, Koramil dan Polsek daerah sekitar operasi. 

Baca juga: Mahasiswa UGM Kembangkan Teknologi Carbon Capture dari Limbah Tongkol Jagung, Seperti Apa?

“Masyarakat dilibatkan dalam drill ini seperti Tagana yang berasal dari penduduk desa, NGO, media dan akademisi akademisi yang diperankan oleh Mahasiswa sebagai Relawan Siaga Bencana Stikes Maboro juga terlibat. Jadi ini sangat lengkap dan bagus,” terangnya.     
                                                                                       
Manager HSSE Operations PEPC Zona 12 Benny Rahadian mengatakan, pihaknya menggelar program major emergency drill ini dengan tujuan untuk mengkalibrasi seluruh komponen emergency response team yang ada dalam menghadapi kondisi darurat. Menurutnya, secara berjenjang apa saja yang harus dilakukan bisa disimulasikan disini agar kesiapsiagaan tim bisa terjaga. ***

Read also:  TruCarbon dan AEI Gelar Webinar PSPK 1 & 2, Siapkan Emiten Hadapi Sustainability Disclosure 2027

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

TruCarbon dan AEI Gelar Webinar PSPK 1 & 2, Siapkan Emiten Hadapi Sustainability Disclosure 2027

Ecobiz.asia – Penerapan standar pengungkapan keberlanjutan PSPK 1 dan PSPK 2 mulai periode pelaporan tahunan 1 Januari 2027 mendorong emiten memperkuat kesiapan data, sistem...

Pertamina Perluas Akses Pasar Global 7 UMK di CAEXPO 2026

Ecobiz.asia -- PT Pertamina (Persero) memperluas peluang produk lokal tujuh Usaha Mikro dan Kecil (UMK) mitra binaan untuk menjangkau pasar internasional dalam The 23rd...

PHI Raih Tujuh Penghargaan IABC Indonesia Awards 2026

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) meraih tujuh penghargaan dalam ajang International Association of Business Communicators (IABC) Indonesia Awards 2026, sebagai bentuk apresiasi...

PERHAPI: Industri Tambang Tak Cukup Hanya Kejar Produksi, Harus Beri Manfaat Berkelanjutan

Ecobiz.asia -- Industri pertambangan Indonesia menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari tekanan geopolitik dan fluktuasi harga komoditas hingga perubahan regulasi, pertambangan ilegal, serta...

Agincourt Resources Buka OlympiAR 2026, Dorong Talenta Geosains dan Praktik Tambang Berkelanjutan

Ecobiz.asia -- PT Agincourt Resources, pengelola Tambang Emas Martabe, bersama Masyarakat Geologi Ekonomi Indonesia (MGEI) kembali menggelar Olympiad Agincourt Resources (OlympiAR) 2026, kompetisi geosains...

TOP STORIES

Sukses Ubah Emisi Karbon Jadi Soda Ash Bernilai Ekonomi, Kemenperin Dorong Teknologi CCU

Ecobiz.asia – Kementerian Perindustrian mendorong perluasan penerapan teknologi Carbon Capture and Utilization (CCU) untuk menekan emisi sekaligus menghasilkan produk bernilai ekonomi dari pemanfaatan kembali...

Sang Hyang Seri dan Legasi Alam Kembangkan Biochar, Bidik Peluang Perdagangan Karbon

Ecobiz.asia – PT Sang Hyang Seri (Persero) menjajaki pengembangan teknologi biochar untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus membuka peluang perdagangan karbon melalui penyimpanan karbon jangka...

NHM-Perhapi Maluku Utara Perkuat Link and Match Pendidikan dan Industri Tambang

Ecobiz.asia – PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) menggandeng Student Chapter Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI) Provinsi Maluku Utara untuk memperkuat keterkaitan antara pendidikan tinggi...

Kronologi Gugurnya Empat Petugas Pemadam Karhutla di Bromo, Terjebak Api hingga Luka Bakar Berat

Ecobiz.asia — Empat petugas dan mitra pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meninggal dunia saat berupaya memadamkan kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger...

Pertamina Uji Teknologi PertaPURE, Bidik Pemanfaatan Kembali Air Terproduksi pada Operasi Migas

Ecobiz.asia — PT Pertamina (Persero) bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menguji teknologi PertaPURE untuk mengolah air terproduksi (produced water) dari kegiatan produksi...