Schneider Electric Raih Penghargaan Kesetaraan Gender WEPs Awards 2024 dari UN Women

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – Schneider Electric meraih penghargaan sebagai pemenang nasional dalam kategori Pelibatan Masyarakat dan Kerja Sama Kemitraan di ajang Women’s Empowerment Principles (WEPs) Awards 2024. 

Tidak hanya itu, Schneider Electric juga berhasil meraih posisi runner-up pertama di tingkat regional Asia-Pasifik. 

Penghargaan yang diberikan oleh UN Women dan didukung oleh Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Pemerintah Australia (DFAT) serta Uni Eropa ini merupakan pengakuan atas inisiatif unggulan dari tim Schneider Electric di Indonesia melalui program Women Electrician Bootcamp, sebuah program pemberdayaan perempuan yang diluncurkan awal tahun 2024 untuk meningkatkan keterlibatan tenaga profesional wanita di sektor kelistrikan.

Read also:  Elnusa Luncurkan Journalistic Award 2026, Perkuat Literasi Energi Lewat Kolaborasi dengan Media

Baca juga: Schneider Electric Pamerkan Solusi Ramah Lingkungan untuk Jaringan Listrik di Indonesia di Electricity Connect 2024

Martin Setiawan, Cluster President Schneider Electric Indonesia & Timor Leste, mengatakan, Women Electrician Bootcamp adalah bukti komitmen untuk menciptakan dunia di mana semua orang memiliki kesempatan untuk berkembang. 

“Dengan program ini, kami menantang stereotip, menghilangkan hambatan, dan sangat mendukung perempuan dalam mengejar karier di bidang kelistrikan. Hal ini selaras dengan nilai IMPACT Schneider Electric, di mana inklusi merupakan salah satu elemen dasar yang mengarahkan setiap tindakan kami,” kata dia.

Penghargaan dari WEPs Awards 2024 menegaskan posisi Schneider Electric sebagai pelopor dalam mendorong transformasi di industri kelistrikan serta memperkuat komitmen perusahaan dalam mempromosikan inklusivitas dan kesetaraan gender. 

Read also:  Transisi Energi Perlu Realistis, DMO Batubara Tetap Krusial bagi Ketahanan Energi

Keberhasilan ini juga menunjukkan bagaimana langkah kecil yang dimulai di tingkat lokal dapat memberikan dampak besar di tingkat global. Schneider Electric berkomitmen untuk terus mendukung pemberdayaan perempuan di berbagai bidang, membuka peluang baru, dan memperkuat posisi perempuan sebagai agen perubahan di masyarakat. 

Program Women Electrician Bootcamp telah melahirkan lulusan dengan keterampilan yang siap bersaing di industri, bahkan beberapa di antaranya telah membangun bisnis sendiri, seperti PT Puspa Bali Teknik yang didirikan oleh salah satu peserta, Ayu Puspa Natalia.

Read also:  PHE Raih Dua Penghargaan Tertinggi pada ESG Governance KADIN–GAPPS International Awards 2026

Baca juga: PTBA Kembangkan Produk Carbon Saver, Kurangi Emisi Kegiatan Pertanian

 

Ayu mengatakan sebagai salah satu lulusan Women Electrician Bootcamp dirinya sangat berterima kasih atas kesempatan yang diberikan oleh Schneider Electric. 

“Program ini tidak hanya memberikan kami keterampilan teknis yang dibutuhkan di lapangan, tetapi juga membangun kepercayaan diri kami untuk bersaing di industri kelistrikan. PT Puspa Bali Teknik adalah wujud nyata dari impian yang dapat terwujud berkat dukungan dan inspirasi dari program ini. Saya berharap lebih banyak perempuan akan terinspirasi untuk memasuki sektor ini dan menunjukkan bahwa kami mampu membuat perbedaan,” katanya.

***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Transisi Energi Perlu Realistis, DMO Batubara Tetap Krusial bagi Ketahanan Energi

Ecobiz.asia -- Kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) batubara dinilai berada di persimpangan antara menjaga ketahanan energi nasional, melindungi tarif listrik, dan menciptakan kepastian bagi...

Elnusa Luncurkan Journalistic Award 2026, Perkuat Literasi Energi Lewat Kolaborasi dengan Media

Ecobiz.asia -- PT Elnusa Tbk (Elnusa) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat literasi energi nasional dengan meluncurkan Elnusa Journalistic Award (EJA) 2026, sebuah ajang apresiasi...

Menteri LH Pimpin Penanaman Mangrove di Brebes, Dorong Percepatan Target 2 Miliar Pohon

Ecobiz.asia – Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Moh Jumhur Hidayat memimpin penanaman mangrove di Pantai Randusanga Kulon, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah,...

PHE Raih Dua Penghargaan Tertinggi pada ESG Governance KADIN–GAPPS International Awards 2026

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Hulu Energi (PHE) kembali menorehkan prestasi di bidang keberlanjutan dengan meraih dua penghargaan tertinggi pada ajang ESG Governance KADIN–GAPPS International...

Edi Permadi Luncurkan Buku Perjalanan Karier dari Penjual Kacang hingga Direktur Tambang di Usia 29 Tahun

Ecobiz.asia -- Profesional pertambangan sekaligus Tenaga Profesional Bidang Sumber Kekayaan Alam di Lemhannas RI, Edi Permadi, meluncurkan buku berjudul Direktur di Usia 29 Tahun...

TOP STORIES

Aroma Liberika dan Komitmen CSR untuk Kalimantan Barat

Oleh : Gusti Hardiansyah (Guru Besar Universitas Tanjungpura, Ketua ICMI Orwil Kalbar) Ecobiz.asia - Malam itu, Ballroom Hotel Borobudur Jakarta tidak hanya menjadi ruang pertemuan....

Cegah Karhutla, KLH Minta Perusahaan Bantu Restorasi Gambut di Sekitar Konsesi

Ecobiz.asia – Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) meminta perusahaan pemegang konsesi kehutanan, perkebunan kelapa sawit, dan kawasan industri ikut merestorasi ekosistem gambut...

Indonesia Issues Presidential Directive to Protect Sumatran and Bornean Elephants

Ecobiz.asia — Indonesian President Prabowo Subianto has issued a presidential directive mandating a coordinated, cross-government effort to protect the populations and habitats of the...

Indonesia Becomes First Country to Implement Global Carbon Data Standard in National Registry

Ecobiz.asia — Indonesia has become the first country to implement the Climate Data Steering Committee (CDSC)'s Common Carbon Credit Data Model through its newly...

SRUK Resmi Meluncur, Indonesia Jadi yang Pertama Terapkan Standar Data Karbon CDSC

Ecobiz.asia – Pemerintah Indonesia secara resmi meluncurkan Sistem Registri Unit Karbon (SRUK) di Jakarta, Kamis (9/7/2026), yang sekaligus menjadikan Indonesia sebagai negara pertama di...