PLN EPI Pasok 460.368 Ton Biomassa untuk Cofiring PLTU pada Triwulan I 2026

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — PT PLN Energi Primer Indonesia mencatat pasokan biomassa untuk kebutuhan cofiring pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) mencapai 460.368 ton pada triwulan I 2026, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Direktur Biomassa PLN EPI, Hokkop Situngkir, mengatakan pada 2025 perseroan menyerap 2,4 juta ton biomassa untuk memasok 52 PLTU.

“Pada triwulan pertama 2026, capaian kami sudah mencapai 460.368 ton. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun-tahun sebelumnya, ini merupakan yang tertinggi,” ujarnya dalam sosialisasi Permen ESDM No. 12/2023 bersama Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI), Rabu (8/4/2026).

Read also:  PGN Perkuat Ketahanan Energi Nasional lewat Diversifikasi Pasokan dan LNG

Dia mengungkapkan pihaknya telah menjalin kontrak penyediaan biomassa dengan mitra pemasok sebanyak 4,5 juta pada tahun 2026.

Dijelaskan, terdapat 16 jenis biomassa yang dimanfaatkan sepanjang 2025. Serbuk kayu (sawdust) menjadi jenis yang paling dominan dengan volume 1,32 juta ton atau 56,2% dari total penggunaan. Disusul woodchip sebesar 535.638 ton atau 22,76%.

Read also:  Indonesia Siapkan Tiga Skema Implementasi Biodiversity Credit, Apa Saja?

PLN EPI juga terus mengeksplorasi sumber biomassa lain, termasuk cangkang kemiri dan tanaman sorgum, untuk memperluas pasokan bahan baku.

Hokkop optimistis pemanfaatan biomassa untuk cofiring PLTU akan terus meningkat sejalan dengan perencanaan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Saat ini, seluruh 52 PLTU telah mengimplementasikan cofiring, meski tingkat pencampuran biomassa masih bervariasi karena keterbatasan pasokan.

Read also:  Elnusa Raih Skor ACGS 96,66, Lampaui Rata-rata Emiten Big Cap Indonesia

“Ke depan, kami harapkan tingkat cofiring bisa meningkat hingga 30–40% seperti di Jepang, Korea, atau Filipina,” katanya.

Peningkatan pemanfaatan biomassa tersebut turut berkontribusi terhadap penurunan emisi karbon. Pada 2025, pengurangan emisi mencapai 2,6 juta ton CO₂e, sementara pada triwulan I 2026 mendekati 600 ribu ton CO₂e. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Pangkas Emisi Karbon, PLN Gandeng MRT Jakarta dan Transjakarta Kampanyekan Transportasi Publik Listrik

Ecobiz.asia – PT PLN (Persero) bersama PT MRT Jakarta dan PT Transportasi Jakarta meluncurkan kampanye “Green Future Powered Today” untuk mendorong penggunaan transportasi publik...

PGE Hemat Energi 90.502 MWh pada 2025, Perkuat Kontribusi Dekarbonisasi Nasional

Ecobiz.asia – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) mencatat penghematan energi sebesar 90.502,28 MWh sepanjang 2025 sebagai bagian dari upaya mendukung target Net Zero...

DEN Apresiasi Pengembangan Pembangkit Hybrid PLN NP di Cirata

Ecobiz.asia – Dewan Energi Nasional (DEN) mengapresiasi pengembangan kawasan pembangkit energi hybrid yang dioperasikan PT PLN Nusantara Power (PLN NP) di Waduk Cirata, Jawa...

PGN Perkuat Ketahanan Energi Nasional lewat Diversifikasi Pasokan dan LNG

Ecobiz.asia -- PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina memperkuat perannya sebagai tulang punggung infrastruktur gas bumi nasional melalui penguatan...

Peringati Hari Keanekaragaman Hayati, PLN EPI Tanam 2.500 Cemara Udang di Lombok Barat

Ecobiz.asia — PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menanam 2.500 pohon cemara udang di kawasan Pantai Induk Lombok, Jeranjang, Lombok Barat, Nusa Tenggara...

TOP STORIES

Indonesia Bets on Certified Sustainable Timber to Expand U.S. Market Access

Ecobiz.asia — United States remains a strategic export market for Indonesia’s forestry products, with exports of Indonesian processed wood products to the U.S. reaching...

Pangkas Emisi Karbon, PLN Gandeng MRT Jakarta dan Transjakarta Kampanyekan Transportasi Publik Listrik

Ecobiz.asia – PT PLN (Persero) bersama PT MRT Jakarta dan PT Transportasi Jakarta meluncurkan kampanye “Green Future Powered Today” untuk mendorong penggunaan transportasi publik...

Ekspor Produk Kayu ke AS Tembus US$1,94 Miliar, RI Andalkan Sertifikasi dan Produk Berkelanjutan

Ecobiz.asia – Amerika Serikat masih menjadi pasar strategis bagi produk kehutanan Indonesia. Nilai ekspor produk kayu olahan Indonesia ke Negeri Paman Sam pada 2025...

Penuhi Kebutuhan Pasar, Menhut Jamin Produk Kayu Indonesia ke AS Legal dan Bersertifikat

Ecobiz.asia – Di tengah tuntutan global akan produk kayu berkelanjutan, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menjamin produk kayu Indonesia yang masuk ke pasar Amerika...

ASEAN Must Not Become Global Waste Dumping Ground, Circular Economy Must Advance

Ecobiz.asia — Indonesia has called for stronger regional cooperation in ASEAN to address increasingly complex challenges in chemical and waste management, including the growing...