Jaga Keandalan Infrastruktur Energi Nasional, Pertagas Perkuat Budaya K3 Berkelas Dunia

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — PT Pertamina Gas (Pertagas), bagian dari Subholding Gas PT Pertamina (Persero), terus memperkuat implementasi budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) sebagai fondasi dalam menjaga keandalan operasional infrastruktur energi nasional. Komitmen tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam membudayakan K3 guna meningkatkan produktivitas, keberlanjutan bisnis, dan daya saing nasional.

Komitmen PT Pertamina Gas (Pertagas) dalam memperkuat budaya keselamatan dan kesehatan kerja mendapat pengakuan melalui raihan penghargaan kategori Gold (Level 4) pada WSO Indonesia Safety Culture Award (WISCA) 2026 yang diselenggarakan oleh World Safety Organization (WSO) Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Pertagas, Indra P. Sembiring, turut menerima penghargaan “Concerned CEO – Top Leadership” sebagai apresiasi atas kepemimpinan dan perannya dalam mendorong implementasi budaya K3 secara berkelanjutan di lingkungan perusahaan.

Read also:  PLN EPI Pilih Blue Carbon Mangrove untuk Dekarbonisasi dan Ketahanan Energi Pesisir

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur Utama Pertagas, Indra P. Sembiring, dalam acara penganugerahan yang diselenggarakan pada Jumat, 8 Mei 2026 di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, bertepatan dengan rangkaian peringatan Bulan K3 Nasional, World Day for Safety and Health at Work, serta International Firefighters Day.

Direktur Utama PT Pertamina Gas (Pertagas), Indra P. Sembiring menyampaikan bahwa Pertagas secara konsisten mendorong penerapan budaya HSSE (Health, Safety, Security, Environment) yang melibatkan seluruh elemen perusahaan, mulai dari manajemen, pekerja, hingga mitra kerja. Upaya tersebut penting untuk memastikan operasional infrastruktur energi berjalan optimal dalam mendukung ketahanan energi nasional.

Read also:  PLN Nusantara Power Perkuat Kompetensi SDM Ketenagalistrikan, Learning Center Boiler USC Jawa 7 Resmi Beroperasi

“Kami terus berkomitmen untuk menjadi perusahaan dengan budaya keselamatan berkelas dunia. Keselamatan bukan hanya tentang kepatuhan terhadap aturan, tetapi menjadi nilai dan budaya kerja yang dijalankan setiap individu dalam setiap aktivitas operasional,” ujar Indra.

Menurutnya, penguatan budaya HSSE menjadi bagian penting dalam mendukung operasional energi yang andal, aman, dan berkelanjutan, khususnya dalam pengelolaan distribusi migas serta pembangunan infrastruktur pada distribusi energi nasional.

Read also:  Pertamina Bongkar Strategi Hadapi Krisis Energi dan Iklim, Biofuel hingga CCS Jadi Andalan

Penghargaan WISCA 2026 diberikan setelah melalui proses verifikasi dan Focus Group Discussion (FGD) yang dilakukan oleh tim verifikator WSO Indonesia secara independen, objektif, profesional, dan berintegritas sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.

Vice President HSSE Pertagas, Rotua Elyzabeth menambahkan bahwa pencapaian tersebut semakin mempertegas komitmen Pertagas dalam mengimplementasikan prinsip HSSE secara konsisten di seluruh kegiatan operasional perusahaan.

“Pencapaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjalankan praktik kesehatan dan keselamatan kerja secara konsisten guna mendukung keberlanjutan bisnis perusahaan sekaligus menjaga keandalan penyaluran energi bagi masyarakat dan industri nasional,” pungkas Elyzabeth. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Perluas Pemanfaatan Energi Bersih, Pertamina Pasang PLTS di Kapal Oil Barge

Ecobiz.asia — PT Pertamina (Persero) mulai memperluas pemanfaatan energi bersih ke sektor maritim melalui pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Kapal Oil Barge...

PLN Nusantara Power Perkuat Kompetensi SDM Ketenagalistrikan, Learning Center Boiler USC Jawa 7 Resmi Beroperasi

Ecobiz.asia -- PLN Nusantara Power (PLN NP) terus memperkuat perannya sebagai penggerak transformasi sektor ketenagalistrikan nasional melalui pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan...

Andalkan Elektrifikasi, KAI Targetkan Emisi Karbon Turun Hingga 100%

Ecobiz.asia – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menargetkan penurunan emisi karbon hingga 100 persen pada 2060 melalui strategi dekarbonisasi berbasis elektrifikasi jalur kereta dan...

ANTAM Tebar Dividen Rp5,04 Triliun, Perkuat Langkah Menuju Pemimpin Ekosistem Baterai Nasional

Ecobiz.asia -- PT ANTAM Tbk (ANTM) menutup tahun buku 2025 dengan pencapaian yang menjadi tonggak penting dalam sejarah perusahaan. Di tengah ketidakpastian ekonomi global...

Tiga Proyek PSEL Resmi Jadi PSN, Pembangunan Fasilitas Waste to Energy Dikebut

Ecobiz.asia – Pemerintah resmi menetapkan tiga proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) gelombang pertama sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN), mempertegas percepatan pembangunan fasilitas...

TOP STORIES

Tobat Ekologis, Suatu Pendekatan Ekoteologi

Oleh: Saiful Latief, M.Si (Pranata Humas Ahli Muda, Direktorat Inventarisasi GRK dan MPV, Deputi Bidang Pengendalian Perubahan Iklim dan TKNEK, Kementerian Lingkungan Hidup) Ecobiz.asia -...

Indonesia Drafts Waste Sector Carbon Trading Rules, Prepares National Roadmap

Ecobiz.asia – Indonesia’s Ministry of Environment/Environmental Control Agency (KLH/BPLH) is preparing regulations and a roadmap for carbon trading in the waste sector as part...

Indonesia to Launch First International FOLU Carbon Credit Sale in July 2026, Targeting Over 30 Million Tons

Ecobiz.asia — Indonesia is preparing to launch its first international sale of forest and other land use (FOLU) carbon credits in early July 2026,...

KLH Rancang Regulasi Perdagangan Karbon Sektor Limbah, Siapkan Peta Jalan

Ecobiz.asia – Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) tengah menyiapkan regulasi dan peta jalan perdagangan karbon sektor limbah sebagai bagian dari penguatan implementasi...

Perluas Pemanfaatan Energi Bersih, Pertamina Pasang PLTS di Kapal Oil Barge

Ecobiz.asia — PT Pertamina (Persero) mulai memperluas pemanfaatan energi bersih ke sektor maritim melalui pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Kapal Oil Barge...