PGN Perkuat Integrasi Infrastruktur Gas untuk Perluas Akses Energi Bersih

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Subholding Gas PT Pertamina (Persero), terus memperkuat pengembangan infrastruktur gas bumi nasional guna memperluas akses energi yang lebih bersih dan efisien. Sepanjang 2025, perusahaan menambah lebih dari 230 kilometer jaringan pipa distribusi gas bumi.

Saat ini, PGN mengelola lebih dari 95% infrastruktur gas bumi nasional. Ekspansi jaringan pipa tersebut juga diiringi dengan penguatan integrasi antara infrastruktur pipa dan non-pipa guna memastikan layanan gas bumi semakin luas, andal, dan menjangkau berbagai segmen pelanggan.

Integrasi infrastruktur ini dinilai menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menghadapi peningkatan kebutuhan energi domestik sekaligus mendukung transisi menuju energi yang lebih bersih.

Read also:  Malaysia Apresiasi PLN, Proyek Elektrifikasi Kereta Listrik di Kelantan dan Pahang Tuntas Lebih Awal

Sepanjang 2025, PGN menyalurkan gas bumi sebesar 836 BBTUD ke berbagai segmen pelanggan. Jumlah pelanggan juga meningkat menjadi lebih dari 830.300 pelanggan yang mencakup sektor rumah tangga, UMKM, industri, transportasi, hingga layanan publik.

Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan bahwa tahun 2026 menjadi fase strategis bagi perusahaan untuk mengoptimalkan infrastruktur gas bumi yang terintegrasi.

Menurutnya, dalam tiga tahun terakhir jaringan pipa distribusi PGN terus mengalami pertumbuhan seiring dengan upaya perusahaan memperluas jangkauan layanan gas bumi.

Di sisi lain, PGN memasuki 2026 dengan fondasi bisnis yang lebih solid setelah sepanjang 2025 memperkuat aspek Health, Safety, Security and Environment (HSSE), meningkatkan keandalan operasi, menjaga kesehatan keuangan, serta menerapkan pengelolaan risiko yang prudent dan tata kelola perusahaan yang disiplin.

Read also:  Geo Dipa dan Gubernur Jawa Tengah Bahas Percepatan Proyek Panas Bumi Dieng, Bentuk Tim Sosialisasi

Secara fundamental, bisnis inti PGN di sektor midstream dan downstream juga tetap kuat. Kinerja operasional dan keuangan perusahaan menunjukkan ketahanan yang baik, tercermin dari peningkatan pendapatan serta arus kas operasional yang tetap positif.

“Integrasi jaringan pipa dan non-pipa akan terus dilanjutkan PGN untuk menjangkau wilayah baru sekaligus meningkatkan keandalan penyaluran gas bumi kepada pelanggan. Penguatan infrastruktur sekaligus menjadi fondasi untuk memperluas akses energi yang lebih bersih dan meningkatkan daya saing nasional,” ujar Fajriyah, Kamis (12/3).

Read also:  Dua Kapal Berhasil Keluar dari Area Konflik Timur Tengah, Pertamina Pastikan Pasokan Energi Normal

Penguatan infrastruktur tersebut dilakukan secara terintegrasi bersama sejumlah entitas anak usaha PGN, di antaranya Pertamina Gas, PGN LNG Indonesia, Gagas Energi Indonesia, serta Nusantara Regas.

Sinergi antar entitas tersebut memungkinkan optimalisasi layanan gas bumi di berbagai sektor, mulai dari rumah tangga dan UMKM hingga industri, transportasi, serta fasilitas layanan publik seperti rumah sakit dan fasilitas sosial.

“Pengelolaan infrastruktur gas bumi memiliki risiko tinggi, sehingga integrasi teknologi dan penerapan standar keselamatan menjadi prioritas utama. Dengan fondasi infrastruktur yang kuat dan terintegrasi, PGN optimistis dapat terus memperluas akses gas bumi bagi masyarakat sekaligus mendukung ketahanan energi nasional,” kata Fajriyah.***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Chandra Asri Pasok Aspal Plastik Daur Ulang di Proyek Jalan PLTU Jawa 9 dan 10

Ecobiz.asia — Produsen petrokimia PT Chandra Asri Pacific Tbk memasok material plastik daur ulang untuk campuran aspal plastik yang digunakan pada pembangunan jalan di...

PGE Bidik Rekor Produksi Listrik 5.255 GWh pada 2026, Begini Caranya

Ecobiz.asia — PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) menargetkan produksi listrik mencapai sekitar 5.255 gigawatt hour (GWh) pada 2026 atau tumbuh sekitar 3,14% secara...

PLN Nusantara Power Percepat Pengembangan PLTS Terapung Karangkates 100 MW

Ecobiz.asia -- PT PLN Nusantara Power melalui anak usahanya PLN Nusantara Renewables mempercepat pengembangan proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terapung Karangkates yang berlokasi...

Elnusa Realisasikan 95% Capex 2025 untuk Perkuat Teknologi dan Kapasitas Layanan Energi

Ecobiz.asia — PT Elnusa Tbk (IDX: ELSA) terus memperkuat fondasi pertumbuhan bisnis melalui realisasi belanja modal (capital expenditure/Capex) yang solid sepanjang 2025. Perusahaan jasa...

PHE Perkuat Pengembangan Energi Rendah Karbon di Tengah Target Produksi Migas 2026

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Hulu Energi (PHE), subholding hulu PT Pertamina (Persero), menargetkan penguatan bisnis energi rendah karbon seiring dengan upaya menjaga dan meningkatkan...

TOP STORIES

KKP Susun Baseline Emisi Ekosistem Lamun, Pondasi Penting Pengelolaan Karbon Biru

Ecobiz.asia — Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyusun baseline emisi gas rumah kaca (GRK) dari ekosistem lamun sebagai langkah memperkuat tata kelola karbon biru...

Chandra Asri’s Recycled Plastic Used for Plastic Asphalt at Java 9 & 10 Power Plant

Ecobiz.asia — Indonesian petrochemical producer PT Chandra Asri Pacific Tbk has supplied recycled plastic material for plastic asphalt used in road construction within the...

President Prabowo Prepares Decree on Elephant Protection, Task Force for National Park Financing

Ecobiz.asia — Indonesia's President Prabowo Subianto is preparing two strategic policies to strengthen wildlife conservation and the management of protected areas, including a presidential...

Presiden Siapkan Inpres Penyelamatan Gajah, Intervensi Penyusutan Kantong Habitat

Ecobiz.asia — Presiden Prabowo Subianto menyiapkan dua kebijakan strategis untuk memperkuat konservasi satwa liar dan pengelolaan kawasan konservasi, yakni Instruksi Presiden (Inpres) penyelamatan gajah...

Chandra Asri Pasok Aspal Plastik Daur Ulang di Proyek Jalan PLTU Jawa 9 dan 10

Ecobiz.asia — Produsen petrokimia PT Chandra Asri Pacific Tbk memasok material plastik daur ulang untuk campuran aspal plastik yang digunakan pada pembangunan jalan di...