PGN Dukung Perajin Sulaman Tradisional Ekspansi Pasar di Inacraft 2025

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) memfasilitasi partisipasi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), khususnya para perajin sulaman tradisional di Indonesia dalam pameran kerajinan terbesar di Asia Tenggara, Inacraft 2025. 

Fasilitasi ini akan membuka peluang lebih besar untuk memperkenalkan para perajin ke pasar nasional dan internasional.

Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, menegaskan bahwa kehadiran PGN di Inacraft bukan sekadar memfasilitasi perajin untuk berjualan, tetapi juga bagian dari dukungan nyata terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat dan pelestarian budaya lokal.

“Kami berharap, melalui Inacraft 2025, UMKM binaan PGN dapat semakin dikenal dan bisnisnya berkembang lebih luas. Sinergi ini bukan hanya soal bisnis, tetapi juga membangun ekonomi berbasis komunitas yang berkelanjutan,” ujar Fajriyah, dikutip Jumat (14/2/2025).

Read also:  ESGIN, KPCI dan KKDC Bangun Ekosistem Green Economy

Baca juga: PGN dan Aerotrans Perluas Penggunaan BBG untuk Transportasi Ramah Lingkungan

Salah satu UMKM binaan PGN yang ikut serta adalah Zahra Sulaman dari Bukittinggi, Sumatera Barat yang dipimpin oleh Zulfia. 

Sejak 2012, PGN telah mendampingi usaha ini melalui pelatihan, bantuan modal, dan akses ke berbagai pameran. Berkat dukungan tersebut, produk sulaman Zahra—mulai dari selendang, mukena, songket, hingga bahan kebaya kian dikenal luas.

Namun, pandemi COVID-19 sempat menghambat langkah mereka. Peluang mengikuti pameran berkurang drastis, dan pemasaran menjadi tantangan tersendiri. Kini, melalui Inacraft 2025, PGN kembali membuka jalan bagi Zahra Sulaman untuk bangkit dan memperluas jangkauan pasarnya.

Read also:  Manfaatkan Energi Air Dunia, Low Carbon Aluminium INALUM Bidik Pasar Global

“Dulu kami memulai usaha ini dari nol, dengan modal dan pengalaman yang terbatas. PGN hadir memberikan pembinaan, akses permodalan, serta kesempatan tampil di berbagai pameran. Dari situ, kami mulai dikenal, bahkan hingga pasar luar negeri,” kata Zulfia, pemilik Zahra Sulaman.

Saat ini, Zahra Sulaman juga aktif membina sekitar 15 perajin yang bekerja dari rumah masing-masing. Selain mengandalkan pameran, mereka juga menerima pesanan dari pelanggan yang telah mengenal kualitas produk mereka.

Read also:  Wärtsilä: Fleksibilitas Sistem Listrik Penting untuk Percepatan EBT dan Ekonomi Digital

Baca juga: PGN Gandeng BUMD Papua Barat Optimalkan Pemanfaatan LNG Tangguh

Bagi Zahra Sulaman dan para perajin lainnya, keikutsertaan dalam Inacraft 2025 menjadi kesempatan besar untuk terus maju. “Kami sangat berterima kasih kepada PGN yang selalu mendukung kami. Tanpa PGN, mungkin usaha ini tidak akan berkembang seperti sekarang,” tambah Zulfia.

Dengan komitmen yang kuat, PGN berharap dapat terus menjadi mitra bagi UMKM dalam mengembangkan potensi mereka, membuka akses ke pasar yang lebih luas, dan menciptakan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

APP Group Gabung Inisiatif RE100, Bidik 100% Listrik Terbarukan

Ecobiz.asia — APP Group menjadi perusahaan Indonesia pertama yang bergabung dengan RE100, inisiatif global yang mendorong perusahaan menggunakan 100% listrik terbarukan dalam kegiatan operasionalnya...

PHR Raih Upstream Energy Transformation Award, Perkuat Operasi Migas dengan Digital Twin dan AI

Ecobiz.asia – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) meraih Upstream Energy Transformation Award dalam Dataiku Summit 2026 atas penerapan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI)...

Salurkan Dana Bergulir Skala Mikro Berkelanjutan, BPDLH Gandeng JB Cocoa dan Rainforest Alliance

Ecobiz.asia — Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) memperluas pembiayaan skala mikro bagi usaha masyarakat sekitar hutan dengan menggandeng PT Jebe Trading Indonesia (JB...

Jadi Offtaker dan Transporter, PGN Siapkan Infrastruktur Gas Biomethane dari Limbah Sawit

Ecobiz.asia — PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menyiapkan infrastruktur gas untuk menyalurkan biomethane yang diproduksi dari limbah pabrik kelapa sawit di Sumatera Selatan...

Manfaatkan Energi Air Dunia, Low Carbon Aluminium INALUM Bidik Pasar Global

Ecobiz.asia — PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM memperkuat pemasaran aluminium rendah karbon dengan meluncurkan Sertifikasi Low Carbon Aluminium (Green Aluminium) kepada pelanggan...

TOP STORIES

PSEL Palembang Hasilkan Listrik 21,55 MW, Siap Beroperasi Penuh Mulai Desember

Ecobiz.asia — Fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Palembang telah menghasilkan listrik 21,55 megawatt (MW), melampaui capaian awal yang diperkirakan sekitar 20 MW....

Parlemen Godok RUU Perubahan Iklim Berkeadilan, Jaga Kepastian Aturan Proyek Karbon

Ecobiz.asia – Parlemen mulai menyiapkan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan Iklim Berkeadilan untuk memberikan kepastian dan menjaga konsistensi regulasi bagi proyek-proyek karbon yang...

Prabowo Resmikan 11 Proyek Hilirisasi Nikel Senilai US$10,2 Miliar di IWIP

Ecobiz.asia — Presiden Prabowo Subianto meresmikan komersialisasi dan groundbreaking 11 proyek dalam ekosistem hilirisasi nikel di Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Halmahera Tengah,...

Populasi Satwa Liar Global Turun 73%, Peluang Pemulihan Tumbuh di Indonesia

Ecobiz.asia — Populasi satwa liar yang dipantau di dunia turun rata-rata 73% dalam 52 tahun, tetapi sejumlah pemulihan spesies menunjukkan bahwa tren kehilangan keanekaragaman...

Tiga Start Up Iklim Dapat Suntikan Rp15 Miliar, Siap Uji Coba dan Komersialisasi di Indonesia

Ecobiz.asia – Tiga perusahaan start up teknologi iklim mendapat suntikan dana Rp15 miliar untuk menguji solusi mereka di Indonesia, menandai meningkatnya aliran modal ke...