PHE Gandeng SK Group, ExxonMobil, dan POSCO Kembangkan CCS Lintas Negara

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — PT Pertamina Hulu Energi (PHE) menandatangani dua Nota Kesepahaman (MoU) dengan mitra global, yakni SK Group bersama ExxonMobil, serta POSCO International.

Penandatanganan MoU PHE dengan SK Group dan ExxonMobil dilakukan oleh Direktur Manajemen Risiko PHE, Whisnu Bahriansyah, President ExxonMobil Low Carbon Solutions Indonesia Ltd. Egon E Van Der Hoeven, President SK Innovation Co., Ltd. Jong Soo Lee, serta President & CEO SK earthon Co., Ltd. Seong Myeong.

Sementara itu, MoU antara PHE dan POSCO International ditandatangani oleh Whisnu Bahriansyah dan CEO POSCO International Kye-In Lee, serta disaksikan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri dan Wakil Direktur Utama Oki Muraza.

Read also:  MedcoEnergi Catat Kinerja Produksi 1H26 Naik 19%, Pertahankan Panduan 2026

Kerja sama ini menjadi bagian dari strategi PHE untuk memperkuat portofolio hulu migas, memperluas kolaborasi teknologi, serta mendorong pengembangan solusi dekarbonisasi, termasuk Carbon Capture and Storage (CCS).

Whisnu mengatakan kemitraan global tersebut penting untuk meningkatkan daya saing sekaligus mempercepat transformasi perusahaan menuju entitas energi kelas dunia.

“Kerja sama ini membuka peluang penguatan kapabilitas teknis, pertumbuhan anorganik, serta percepatan pengembangan teknologi rendah karbon melalui kolaborasi dengan mitra global,” ujarnya usai penandatanganan pada Forum Bisnis Indonesia–Korea di Seoul, Korea Selatan, Rabu (1/4/2026).

Read also:  INALUM Raih Rating BBB- dari S&P, Perkuat Akses Pendanaan Hilirisasi

Dalam kerja sama dengan SK Group dan ExxonMobil, PHE menjajaki kolaborasi di sektor hulu migas, termasuk pengembangan aset, peningkatan kinerja operasi, serta pengembangan teknologi energi. Kolaborasi ini juga mencakup peluang pengembangan CCS lintas batas Indonesia–Korea Selatan, termasuk rantai nilai CCS regional yang memanfaatkan kapasitas penyimpanan karbon Indonesia dan kebutuhan dekarbonisasi industri Korea Selatan.

Read also:  PHE Dorong Percepatan Ekosistem Natural Hydrogen untuk Perkuat Ketahanan Energi Indonesia

Sementara itu, kerja sama dengan POSCO International mencakup identifikasi peluang bisnis hulu, pengembangan aset migas domestik dan internasional, serta pengembangan teknologi melalui knowledge sharing, studi bersama, dan kajian teknis maupun komersial.

PHE dan POSCO International juga menjajaki pengembangan CCS, termasuk potensi pembangunan CCS hub di Indonesia. Kedua pihak turut menyepakati perpanjangan masa berlaku MoU hingga 31 Maret 2028.

Seluruh kesepakatan ini merupakan kerangka awal yang menjadi dasar studi dan diskusi lanjutan serta belum mengikat secara komersial. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

PTK Masuk Era Baru, Perkuat Green Vessel dan Terapkan AI

Ecobiz.asia — PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) menyiapkan modernisasi armada, digitalisasi hingga penggunaan teknologi rendah emisi untuk meningkatkan kinerja operasional perusahaan. Langkah tersebut mencakup...

PGE Borong 13 Penghargaan ENSIA 2026, Inovasi Panas Bumi Menyebar di 5 Wilayah

Ecobiz.asia — PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) memborong 13 penghargaan dalam Environmental and Social Innovation Awards (ENSIA) 2026 yang digelar PT Sucofindo (Persero)...

INALUM Raih Rating BBB- dari S&P, Perkuat Akses Pendanaan Hilirisasi

Ecobiz.asia — PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM memperoleh peringkat kredit internasional BBB- dengan outlook stabil dari S&P Global Ratings. Peringkat investment grade tersebut...

Karhutla Dekati Sumur ML-12, Pertamina EP Lirik Kerahkan Fire Brigade

Ecobiz.asia — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Pasir Sialang Jaya, Kecamatan Lirik, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, mendekati fasilitas operasi Sumur ML-12 milik...

BRI Kucurkan Pembiayaan Sosial dan Lingkungan Rp842,1 Triliun, 58% dari Total Kredit

Ecobiz.asia – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) mencatat portofolio pembiayaan yang terkait aspek sosial dan lingkungan mencapai Rp842,1 triliun hingga akhir triwulan...

TOP STORIES

PTK Masuk Era Baru, Perkuat Green Vessel dan Terapkan AI

Ecobiz.asia — PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) menyiapkan modernisasi armada, digitalisasi hingga penggunaan teknologi rendah emisi untuk meningkatkan kinerja operasional perusahaan. Langkah tersebut mencakup...

Hotspot Karhutla Turun 121 Titik, Chinook Jepang Siap Bantu Pemadaman

Ecobiz.asia – Jumlah hotspot kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan tingkat kepercayaan tinggi atau high confidence secara nasional turun 121 titik dalam sehari menjadi...

Bentuk Tim Khusus dan Libatkan Dua Profesor, Kemenhut Dalami Dugaan Pidana Kebakaran Bromo

Ecobiz.asia – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mendalami penyebab kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur, termasuk kemungkinan adanya unsur pidana. Penelusuran diperkuat...

PGE Borong 13 Penghargaan ENSIA 2026, Inovasi Panas Bumi Menyebar di 5 Wilayah

Ecobiz.asia — PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) memborong 13 penghargaan dalam Environmental and Social Innovation Awards (ENSIA) 2026 yang digelar PT Sucofindo (Persero)...

INALUM Raih Rating BBB- dari S&P, Perkuat Akses Pendanaan Hilirisasi

Ecobiz.asia — PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM memperoleh peringkat kredit internasional BBB- dengan outlook stabil dari S&P Global Ratings. Peringkat investment grade tersebut...