Pertamina NRE Tuntaskan Akuisisi 20 Persen Saham Perusahaan EBT Unggulan Filipina

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — PT Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) menuntaskan akuisisi 20 persen saham perusahaan energi baru dan terbarukan (EBT) terkemuka di Filipina, Citicore Renewable Energy Corp. (CREC), dengan nilai investasi sekitar 120 juta dolar AS.

Penyelesaian akuisisi ditandai dengan terdaftarnya Pertamina NRE sebagai pemegang saham CREC di Philippine Stock Exchange (PSE) pada Selasa (13/1/2026). Akuisisi dilakukan melalui penandatanganan share subscription agreement di Jakarta pada 6 Januari 2026.

Read also:  PTBA Gelar Panen Raya Padi Hasil Implementasi Kalium Humat di Muara Enim

Pjs Corporate Secretary Pertamina NRE Rizki Vistiari mengatakan, masuknya Pertamina NRE sebagai pemegang saham strategis CREC merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk memperluas portofolio energi terbarukan di kawasan Asia Tenggara.

“Investasi ini menjadi langkah konkret Pertamina NRE dalam memperkuat keterlibatan regional sekaligus mendorong kolaborasi lintas negara untuk mempercepat transisi energi,” ujar Rizki dalam keterangan resmi, dikutip Sabtu (24/1/2026).

Read also:  Chandra Asri Pasok Aspal Plastik Daur Ulang di Proyek Jalan PLTU Jawa 9 dan 10

CREC merupakan salah satu pengembang energi terbarukan terbesar di Filipina dengan portofolio proyek energi surya dan energi bersih yang terus berkembang. Perusahaan ini menargetkan kapasitas terpasang mencapai 5 gigawatt (GW) dalam lima tahun ke depan.

Kemitraan strategis ini diharapkan mendorong sinergi pengembangan proyek EBT, pertukaran keahlian, serta penjajakan peluang bisnis energi bersih di kawasan Asia Tenggara. Kolaborasi tersebut juga memperkuat kapabilitas Pertamina NRE dalam membangun bisnis energi terbarukan yang berdaya saing dan berkelanjutan.

Read also:  Elnusa Realisasikan 95% Capex 2025 untuk Perkuat Teknologi dan Kapasitas Layanan Energi

Langkah akuisisi ini menegaskan komitmen Pertamina NRE dalam mendukung agenda transisi energi nasional sekaligus memperluas peran perusahaan di ekosistem energi baru dan terbarukan regional dan global. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

PGN Perkuat Integrasi Infrastruktur Gas untuk Perluas Akses Energi Bersih

Ecobiz.asia -- PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Subholding Gas PT Pertamina (Persero), terus memperkuat pengembangan infrastruktur gas bumi nasional guna memperluas akses energi...

Chandra Asri Pasok Aspal Plastik Daur Ulang di Proyek Jalan PLTU Jawa 9 dan 10

Ecobiz.asia — Produsen petrokimia PT Chandra Asri Pacific Tbk memasok material plastik daur ulang untuk campuran aspal plastik yang digunakan pada pembangunan jalan di...

PGE Bidik Rekor Produksi Listrik 5.255 GWh pada 2026, Begini Caranya

Ecobiz.asia — PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) menargetkan produksi listrik mencapai sekitar 5.255 gigawatt hour (GWh) pada 2026 atau tumbuh sekitar 3,14% secara...

PLN Nusantara Power Percepat Pengembangan PLTS Terapung Karangkates 100 MW

Ecobiz.asia -- PT PLN Nusantara Power melalui anak usahanya PLN Nusantara Renewables mempercepat pengembangan proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terapung Karangkates yang berlokasi...

Elnusa Realisasikan 95% Capex 2025 untuk Perkuat Teknologi dan Kapasitas Layanan Energi

Ecobiz.asia — PT Elnusa Tbk (IDX: ELSA) terus memperkuat fondasi pertumbuhan bisnis melalui realisasi belanja modal (capital expenditure/Capex) yang solid sepanjang 2025. Perusahaan jasa...

TOP STORIES

Gold Standard Rilis Metodologi Kredit Karbon untuk Proyek Pensiun Dini PLTU

Ecobiz.asia — Lembaga sertifikasi iklim Gold Standard meluncurkan metodologi baru untuk mendukung percepatan pensiun dini pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batubara sekaligus memastikan transisi...

Pakar IPB: Perdagangan Karbon Sah dalam Perspektif Ekonomi Syariah

Ecobiz.asia — Perdagangan karbon dinilai dapat diterima dalam perspektif ekonomi syariah sepanjang memenuhi prinsip transparansi, verifikasi ilmiah, serta bebas dari unsur spekulasi dan riba. Ketua...

Dua Perusahaan Besi dan Baja Segera Disidangkan Atas Pidana Lingkungan, KLH Tak Toleransi Pencemar

Ecobiz.asia — Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup menyerahkan tersangka dan barang bukti (Tahap II) dalam perkara dugaan tindak...

Indonesia Removes Sea Sand Export Provision in New Marine Sedimentation Rule

Ecobiz.asia — Indonesia’s Ministry of Marine Affairs and Fisheries has issued a new regulation revising the implementation rules for managing marine sedimentation, including the...

KKP Terbitkan Permen KP 6/2026, Ketentuan Ekspor Pasir Laut Dihapus

Ecobiz.asia — Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menerbitkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen KP) Nomor 6 Tahun 2026 yang mengubah ketentuan pelaksanaan pengelolaan...