Pertamina Lampaui Target Penurunan Emisi Awal 2026, Capai 354.609 Ton CO₂e

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — PT Pertamina (Persero) mencatat realisasi penurunan emisi sebesar 354.609 ton CO₂e hingga Februari 2026, atau setara 112% dari target periode berjalan, sebagai bagian dari upaya dekarbonisasi perusahaan.

Capaian tersebut didorong oleh implementasi program efisiensi energi di seluruh lini bisnis, mulai dari hulu hingga hilir.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, mengatakan realisasi tersebut mencerminkan konsistensi perusahaan dalam menjalankan transisi menuju energi yang lebih bersih.

Read also:  Nusantara Regas Salurkan 33 Kargo LNG hingga September 2026

“Realisasi dekarbonisasi yang melampaui target ini menjadi bukti bahwa Pertamina terus bergerak menuju energi yang lebih bersih,” ujarnya di Jakarta, Rabu (8/4/2026).

Ia menambahkan, penggunaan energi secara efisien oleh masyarakat juga berperan penting dalam menjaga ketahanan energi nasional di tengah dinamika global sektor energi.

Secara kinerja, kontribusi terbesar penurunan emisi berasal dari subholding hulu yang mencatat capaian di atas target, diikuti subholding hilir dan gas melalui program efisiensi operasional dan optimalisasi energi.

Read also:  Pertamina Siapkan 8 Inisiatif Bisnis Energi Rendah Karbon, Dari Hidrogen hingga Biofuel

Sementara itu, subholding lain seperti Pertamina New & Renewable Energy dan Integrated Marine Logistics memperkuat implementasi dekarbonisasi melalui efisiensi energi, elektrifikasi operasional, serta pengembangan energi baru terbarukan.

Pertamina menargetkan penurunan emisi sepanjang 2026 sebesar 1.962.156 ton CO₂e melalui berbagai program strategis di seluruh subholding. Di sektor hulu, perusahaan melakukan efisiensi penggunaan fuel gas melalui optimasi pengoperasian gas turbin dengan efisiensi mencapai 12 MMSCFD.

Read also:  Dari Produk Lokal ke Pasar Global, Hilirisasi Jadi Ujian UMKM Binaan PHM

Di sektor hilir, langkah yang dilakukan antara lain peningkatan sistem Advanced Process Control (APC) boiler, optimasi gas engine, implementasi biofuel, serta pemanfaatan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) untuk operasional dan perkantoran.

Selain itu, Pertamina juga mengembangkan program energi bersih berbasis masyarakat melalui Desa Energi Berdikari untuk mendorong pemanfaatan energi terbarukan di tingkat desa. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

ASCOPE Sepakati Penguatan Kerja Sama Energi Regional, dari Hulu Migas hingga CCS/CCUS

Ecobiz.asia -- Pertemuan Dewan ASEAN Council on Petroleum and Energy (ASCOPE) ke-51 menyepakati penguatan kerja sama energi regional, mencakup pengembangan hulu minyak dan gas...

Schneider Electric Targetkan 8.000 Teknisi Listrik Ikuti Electrician Academy

Ecobiz.asia -- Schneider Electric menargetkan 8.000 teknisi listrik dan 1.500 retailer mengikuti program Electrician Academy 2026 untuk memperkuat kompetensi tenaga teknik ketenagalistrikan dan meningkatkan...

Agrinas Palma dan Pertamina Bidik Fasilitas FAME 600.000 Ton di Riau, Dukung Program Biodiesel B50

Ecobiz.asia – PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) dan PT Pertamina Power Indonesia menjajaki pengelolaan dan pemanfaatan fasilitas produksi Fatty Acid Methyl Ester (FAME) milik...

AIIB dan KfW Kolaborasi Dukung Ketahanan Iklim Indonesia, Siapkan Pembiayaan Hingga Total US$850 Juta

Ecobiz.asia – Bank Pembangunan Infrastruktur Asia (Asian Infrastructure Investment Bank/AIIB) dan bank pembangunan Jerman, KfW, menjalin kerja sama untuk mendukung program adaptasi perubahan iklim...

PLTS Terapung Karangkates Capai 70% Konstruksi, Bidik Produksi Listrik Perdana Desember

Ecobiz.asia -- PT PLN Nusantara Power (PLN NP) mencatat progres konstruksi infrastruktur Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Karangkates di Kabupaten Malang, Jawa Timur,...

TOP STORIES

ASCOPE Sepakati Penguatan Kerja Sama Energi Regional, dari Hulu Migas hingga CCS/CCUS

Ecobiz.asia -- Pertemuan Dewan ASEAN Council on Petroleum and Energy (ASCOPE) ke-51 menyepakati penguatan kerja sama energi regional, mencakup pengembangan hulu minyak dan gas...

Breakthrough Energy, Temasek Extend Southeast Asia Climate Tech Program Through 2030

Ecobiz.asia – Breakthrough Energy, Temasek and Enterprise Singapore have extended their climate technology innovation program in Southeast Asia for another three years, committing to...

Schneider Electric Targetkan 8.000 Teknisi Listrik Ikuti Electrician Academy

Ecobiz.asia -- Schneider Electric menargetkan 8.000 teknisi listrik dan 1.500 retailer mengikuti program Electrician Academy 2026 untuk memperkuat kompetensi tenaga teknik ketenagalistrikan dan meningkatkan...

Incar Dekarbonisasi Sektor Wisata, Pertamina NRE Garap Pasar Kredit Karbon Ritel Lewat Wisatawan Candi Borobudur

Ecobiz.asia – Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) bersama InJourney Destination Management (IDM) menghadirkan skema kompensasi emisi karbon sukarela bagi wisatawan Candi Borobudur,...

Singapura Periksa 10 Perusahaan Terkait Kabut Asap, Tegaskan Belum Ada Kesimpulan Pelanggaran

Ecobiz.asia – Pemerintah Singapura memeriksa dugaan keterkaitan 10 perusahaan yang terdaftar di negara tersebut dengan kebakaran hutan dan lahan di Indonesia yang memicu kabut...