Pertamina Hulu Energi Perkuat Literasi dan Kesadaran Lingkungan melalui SHU Eco-vation Day

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — PT Pertamina Hulu Energi (PHE) sebagai Subholding Upstream Pertamina, menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan khususnya literasi melalui penyelenggaraan SHU Eco-vation Day. Program ini merupakan wujud kontribusi nyata perusahaan dalam memperkuat kapasitas masyarakat di sekitar wilayah operasi Subholding Upstream.

SHU Eco-vation Day dilaksanakan pada Desember 2025 dan menjangkau tiga Sekolah Energi Berdikari (SEB) dengan total siswa yang berpartisipasi sebanyak 695 orang dan 127 guru.

Tiga SEB yang dilibatkan dalam kegiatan SHU Eco-vation Day yaitu SMPN 6 Anggana di Desa Sepatin, Kalimantan Timur (Pertamina Hulu Mahakam) dengan jumlah partisipasi sebanyak 58 orang siswa dan 7 orang guru; SMPN 7 Cirebon di Kecamatan Harjamukti, Jawa Barat (PHE ONWJ) dengan jumlah partisipasi sebanyak 308 orang siswa dan 76 orang guru; serta SMPN 1 Ngasem di Desa Krajan, Jawa Timur (Pertamina EP Cepu JTB) dengan jumlah partisipasi sebanyak 329 orang siswa dan 44 orang guru.

Read also:  Perdana untuk Karbon Biru, Gold Standard Terbitkan Design Certification untuk Proyek Yagasu

Pemilihan lokasi kegiatan didasarkan pada kesiapan ekosistem pembelajaran lingkungan di masing-masing sekolah serta potensi penguatan program yang berkelanjutan.

Melalui SHU Eco-vation Day, para siswa didorong untuk menyalurkan kreativitas dan pemikiran kritis melalui berbagai kompetisi bertemakan keberlanjutan dan energi baru terbarukan, antara lain lomba produk upcycle, karya tulis, dan pembuatan maket. Kegiatan ini dirancang untuk mendorong transformasi pengetahuan menjadi aksi nyata yang relevan dengan tantangan lingkungan masa depan.

Read also:  Rimbawan Rumuskan Pesan Dramaga, Lima Komitmen Strategis untuk Masa Depan Kehutanan Indonesia

Kegiatan ini juga melibatkan partisipasi aktif para volunteer yang berasal dari Perwira Subholding Upstream di wilayah operasi yang berperan sebagai pemateri sekaligus fasilitator dalam berbagai permainan kelompok interaktif.

Selain itu, PHE menyalurkan dukungan berupa sarana penunjang pendidikan kepada ketiga SEB, meliputi perangkat laptop, printer, wireless presenter, sound system, mesin pencacah plastik, kipas angin, serta Perlengkapan Pertolongan Pertama (P3K).

Corporate Secretary Pertamina Hulu Energi, Hermansyah Y. Nasroen, menyampaikan bahwa SHU Eco-vation Day merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam memperkuat pendidikan berbasis aksi.

Read also:  PLN Kembangkan Inovasi GCA, Optimalkan Pemanfaatan FABA untuk Pemulihan Kualitas Air

“Sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 4 Pendidikan Berkualitas serta komitmen Program Sekolah Energi Berdikari, SHU Eco-vation Day hadir sebagai refleksi keterlibatan aktif PHE dalam mendukung pengembangan komunitas secara berkelanjutan, dan juga bagian dalam mendukung Asta Cita Presiden RI yaitu Memperkuat Pembangunan Sumber Daya Manusia” ujarnya.

PHE akan terus berinvestasi dalam pengelolaan operasi dan bisnis hulu migas yang berkelanjutan sesuai prinsip Environmental, Social, Governance (ESG). PHE juga berkomitmen Zero Tolerance on Bribery dengan memastikan pencegahan atas fraud dan memastikan perusahaan bersih dari penyuapan. Salah satunya dengan implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang telah terstandardisasi ISO 37001:2016. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Ceria Corp Dukung Percepatan Koperasi Merah Putih di Lingkar Tambang Kolaka

Ecobiz.asia — Ceria Corp menyatakan dukungan terhadap percepatan pengembangan Koperasi Merah Putih di wilayah lingkar tambang perusahaan di Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara....

Perdana untuk Karbon Biru, Gold Standard Terbitkan Design Certification untuk Proyek Yagasu

Ecobiz.asia — Gold Standard untuk pertama kalinya menerbitkan Design Certification bagi proyek karbon biru (blue carbon), menyusul lolosnya Global Mangrove Trust Blue Carbon Restoration...

Diminati Filipina, Teknologi Panas Bumi Flow2Max PGE Menuju Pasar Global

Ecobiz.asia — PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) mulai menjajaki pasar internasional dengan menargetkan pemasangan perdana teknologi Flow2Max di lapangan panas bumi milik Energy...

Indocement Manfaatkan RDF dari Sampah Perkotaan Kabupaten Paser sebagai Bahan Bakar Alternatif

Ecobiz.asia — PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (Indocement) menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Paser untuk memanfaatkan refuse-derived fuel (RDF) yang dihasilkan dari pengolahan...

Pelatihan Penyelamatan Arus Deras Perkuat Kompetensi Relawan di Indonesia

Ecobiz.asia — Upaya memperkuat kapasitas penyelamatan banjir dan arus deras ditegaskan melalui rangkaian kegiatan Swiftwater and Flood Rescue Technician yang berlangsung pada 14–17 Februari...

TOP STORIES

Tuntaskan 300 Proyek PLTS, Xurya Gencar Ekspansi ke Hybrid Off-Grid dan IPP pada 2026

Ecobiz.asia — Setelah menuntaskan lebih dari 300 proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) hingga akhir 2025, Xurya mempercepat transformasi bisnis dengan mengarahkan ekspansi ke...

Indonesia Begins Large-Scale Reforestation to Revive Tesso Nilo Elephant Habitat

Ecobiz.asia — The Indonesian government has officially launched a large-scale reforestation programme at Tesso Nilo National Park, Riau Province, as part of efforts to...

Menhut Luncurkan Reforestasi Taman Nasional Tesso Nilo, Target Luas 66.704 Ha

Ecobiz.asia - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kehutanan resmi memulai program reforestasi di Taman Nasional Tesso Nilo sebagai bagian dari langkah pemulihan ekosistem hutan di...

Gakkum Kehutanan Ungkap Perdagangan Sisik Trenggiling di Sintang, Barang Bukti 1,38 Kg Diamankan

Ecobiz.asia – Balai Gakkum Kehutanan Wilayah Kalimantan berhasil mengungkap kasus perdagangan ilegal bagian satwa dilindungi berupa sisik Trenggiling di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Dalam operasi...

Jangan Terus Bebani TPA, Menteri LH: Pengelolaan Sampah Kota Harus Dimulai Dari Rumah

Ecobiz.asia — Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, menegaskan bahwa pengelolaan sampah tidak boleh lagi bertumpu pada Tempat Pemrosesan Akhir...