Pelatihan Penyelamatan Arus Deras Perkuat Kompetensi Relawan di Indonesia

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — Upaya memperkuat kapasitas penyelamatan banjir dan arus deras ditegaskan melalui rangkaian kegiatan Swiftwater and Flood Rescue Technician yang berlangsung pada 14–17 Februari 2026 di Bogor. Kegiatan ini menghadirkan forum diskusi serta pelatihan sertifikasi internasional untuk meningkatkan standar keselamatan dan kompetensi penyelamat di Indonesia.

Rangkaian dimulai dengan sarasehan bertajuk “Menata Ekosistem Relawan di Bidang Swiftwater Rescue” yang dihadiri sekitar 70 peserta dari relawan, perguruan tinggi, komunitas pecinta alam, BPBD, Basarnas, dan pemadam kebakaran. Forum membahas penyelarasan standar kompetensi, etika penyelamatan, dan koordinasi lintas komunitas dalam merespons kejadian banjir dan arus deras.

Read also:  PHI Raih Tujuh Penghargaan IABC Indonesia Awards 2026

Salah satu narasumber, Tonny Dumalang, menekankan pentingnya pembelajaran dan latihan berkelanjutan. “Komunitas rescuer harus selalu berbagi pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman. Para rescuer harus selalu berlatih dalam berbagai situasi hingga suatu saat dibutuhkan bisa menjawab masalah,” katanya.

Narasumber lain, Made Brown, menyoroti pentingnya penguasaan teknik pencarian korban sebagai faktor penentu keberhasilan operasi penyelamatan di sungai.

Pelatihan sertifikasi dari Rescue 3 International berlangsung 15–17 Februari 2026 dan dilaksanakan oleh Nomad Adventure dengan tiga instruktur. Kurikulum mencakup pemahaman hidrolika sungai, teknik pengarungan, manajemen operasi penyelamatan, serta praktik langsung di sungai. Pelatihan menekankan keseimbangan antara teori, keterampilan teknis, dan pengambilan keputusan berbasis manajemen risiko.

Read also:  PERHAPI: Industri Tambang Tak Cukup Hanya Kejar Produksi, Harus Beri Manfaat Berkelanjutan

Dari 11 peserta sertifikasi, enam orang dinyatakan lulus, tiga peserta menjalani verifikasi lanjutan, dan dua belum lulus. Hasil ini, menurut penyelenggara, mencerminkan pentingnya peningkatan berkelanjutan untuk memenuhi standar internasional.

Instruktur Fakhrul Syaqir menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan tahap awal dari proses penguatan kapasitas. Ia menegaskan keterampilan yang diperoleh harus terus dikembangkan dan disebarluaskan agar memberikan dampak nyata di lapangan.

Read also:  TruCarbon dan AEI Gelar Webinar PSPK 1 & 2, Siapkan Emiten Hadapi Sustainability Disclosure 2027

Kegiatan diselenggarakan oleh Jelajah Outdoor dan Indonesia Riverboarding Association dengan dukungan Batoo Farm Adventure serta Asosiasi Operator Arung Jeram Indonesia. Penyelenggara berharap pembukaan akses pelatihan bersertifikasi internasional ini dapat membentuk ekosistem penyelamatan arus deras yang lebih solid, dengan kesiapan teknis dan pola pikir keselamatan yang kuat. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

TruCarbon dan AEI Gelar Webinar PSPK 1 & 2, Siapkan Emiten Hadapi Sustainability Disclosure 2027

Ecobiz.asia – Penerapan standar pengungkapan keberlanjutan PSPK 1 dan PSPK 2 mulai periode pelaporan tahunan 1 Januari 2027 mendorong emiten memperkuat kesiapan data, sistem...

Pertamina Perluas Akses Pasar Global 7 UMK di CAEXPO 2026

Ecobiz.asia -- PT Pertamina (Persero) memperluas peluang produk lokal tujuh Usaha Mikro dan Kecil (UMK) mitra binaan untuk menjangkau pasar internasional dalam The 23rd...

PHI Raih Tujuh Penghargaan IABC Indonesia Awards 2026

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) meraih tujuh penghargaan dalam ajang International Association of Business Communicators (IABC) Indonesia Awards 2026, sebagai bentuk apresiasi...

PERHAPI: Industri Tambang Tak Cukup Hanya Kejar Produksi, Harus Beri Manfaat Berkelanjutan

Ecobiz.asia -- Industri pertambangan Indonesia menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari tekanan geopolitik dan fluktuasi harga komoditas hingga perubahan regulasi, pertambangan ilegal, serta...

Agincourt Resources Buka OlympiAR 2026, Dorong Talenta Geosains dan Praktik Tambang Berkelanjutan

Ecobiz.asia -- PT Agincourt Resources, pengelola Tambang Emas Martabe, bersama Masyarakat Geologi Ekonomi Indonesia (MGEI) kembali menggelar Olympiad Agincourt Resources (OlympiAR) 2026, kompetisi geosains...

TOP STORIES

PSEL Palembang Hasilkan Listrik 21,55 MW, Siap Beroperasi Penuh Mulai Desember

Ecobiz.asia — Fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Palembang telah menghasilkan listrik 21,55 megawatt (MW), melampaui capaian awal yang diperkirakan sekitar 20 MW....

Parlemen Godok RUU Perubahan Iklim Berkeadilan, Jaga Kepastian Aturan Proyek Karbon

Ecobiz.asia – Parlemen mulai menyiapkan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan Iklim Berkeadilan untuk memberikan kepastian dan menjaga konsistensi regulasi bagi proyek-proyek karbon yang...

Prabowo Resmikan 11 Proyek Hilirisasi Nikel Senilai US$10,2 Miliar di IWIP

Ecobiz.asia — Presiden Prabowo Subianto meresmikan komersialisasi dan groundbreaking 11 proyek dalam ekosistem hilirisasi nikel di Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Halmahera Tengah,...

Populasi Satwa Liar Global Turun 73%, Peluang Pemulihan Tumbuh di Indonesia

Ecobiz.asia — Populasi satwa liar yang dipantau di dunia turun rata-rata 73% dalam 52 tahun, tetapi sejumlah pemulihan spesies menunjukkan bahwa tren kehilangan keanekaragaman...

Tiga Start Up Iklim Dapat Suntikan Rp15 Miliar, Siap Uji Coba dan Komersialisasi di Indonesia

Ecobiz.asia – Tiga perusahaan start up teknologi iklim mendapat suntikan dana Rp15 miliar untuk menguji solusi mereka di Indonesia, menandai meningkatnya aliran modal ke...