Pertamina Drilling Gandeng PGI Technologies Adopsi Teknologi Pemboran Lateral

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) memperluas kolaborasi internasional di bidang teknologi pemboran dengan menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) bersama perusahaan teknologi energi asal Uni Emirat Arab, PGI Technologies Perfobore.

Penandatanganan MoU yang digelar di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Abu Dhabi, Persatuan Emirat Arab (PEA), dilakukan langsung oleh Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, dan disaksikan oleh Duta Besar RI untuk UEA, Judha Nugraha, Kepala SKK Migas Djoko Siswanto, Staf Ahli Kementerian ESDM Nanang Abdul Manaf, serta perwakilan manajemen Pertamina Group.

Kegiatan ini merupakan bagian dari International Engagement & Investment Forum yang diselenggarakan oleh KBRI UEA, Kementerian ESDM, SKK Migas, dan Pertamina, dengan dihadiri sejumlah perusahaan migas internasional, profesional migas Indonesia di UEA, dan mitra strategis sektor energi.

Read also:  PalmCo Siap Bangun 16 Pabrik Compressed Biomethane Gas (CBG), Olah Limbah 17 PKS Sawit

MoU tersebut menandai langkah Pertamina Drilling dalam mengadopsi teknologi terkini Extended Reach Reservoir Access (ERRA) yang dikembangkan oleh PGI Technologies.

Teknologi pemboran lateral ini memungkinkan pengeboran horizontal ke 4–8 arah dalam satu lubang sumur, sehingga dapat memperluas area penyerapan reservoir dan meningkatkan efisiensi operasi.

Menurut Avep, kolaborasi ini menjadi bagian dari strategi Pertamina Drilling dalam mendukung peningkatan produksi migas nasional melalui inovasi teknologi yang adaptif dan berkelanjutan.

“Melalui kerja sama ini, Pertamina Drilling berharap dapat memperkuat jejaring global serta mempercepat transfer teknologi untuk mendukung kemandirian energi nasional. Langkah ini menjadi bukti nyata keseriusan kami dalam mengintegrasikan inovasi global dengan kapasitas nasional,” ujar Avep, Selasa (4/11/2025).

Read also:  Elnusa Realisasikan 95% Capex 2025 untuk Perkuat Teknologi dan Kapasitas Layanan Energi

Teknologi ERRA sebelumnya dikembangkan melalui studi riset oleh fungsi Technology Innovation (TI) PT Pertamina (Persero) dan ditindaklanjuti oleh Pertamina Drilling sebagai pelaksana di lapangan. Studi ini berfokus pada peningkatan produksi sumur-sumur depleted reservoir dan tight reservoir dengan luas area penyerapan yang lebih besar dibandingkan metode konvensional.

PGI Technologies tercatat telah menerapkan teknologi tersebut di lebih dari 155 sumur di berbagai negara, termasuk Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Oman, Mesir, dan Rusia. Berdasarkan pengalaman di lapangan, peningkatan produksi dapat mencapai lima kali lipat pada batuan karbonat dan hingga sepuluh kali pada batuan pasir.

Read also:  PGN Perkuat Integrasi Infrastruktur Gas untuk Perluas Akses Energi Bersih

Teknologi ini juga memiliki potensi penerapan lintas sektor, mulai dari migas, panas bumi (geothermal), hingga Carbon Capture and Storage (CCS) dan pertambangan.

Kerja sama ini sejalan dengan fokus Pertamina Drilling dalam memperkuat unit bisnis Directional Drilling dan mengembangkan inovasi pemboran berteknologi tinggi di Indonesia. MoU tersebut sekaligus menjadi tonggak awal penerapan teknologi ERRA di dalam negeri, sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan energi dan efisiensi operasi di sektor hulu migas nasional. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

PGN Perkuat Integrasi Infrastruktur Gas untuk Perluas Akses Energi Bersih

Ecobiz.asia -- PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Subholding Gas PT Pertamina (Persero), terus memperkuat pengembangan infrastruktur gas bumi nasional guna memperluas akses energi...

Chandra Asri Pasok Aspal Plastik Daur Ulang di Proyek Jalan PLTU Jawa 9 dan 10

Ecobiz.asia — Produsen petrokimia PT Chandra Asri Pacific Tbk memasok material plastik daur ulang untuk campuran aspal plastik yang digunakan pada pembangunan jalan di...

PGE Bidik Rekor Produksi Listrik 5.255 GWh pada 2026, Begini Caranya

Ecobiz.asia — PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) menargetkan produksi listrik mencapai sekitar 5.255 gigawatt hour (GWh) pada 2026 atau tumbuh sekitar 3,14% secara...

PLN Nusantara Power Percepat Pengembangan PLTS Terapung Karangkates 100 MW

Ecobiz.asia -- PT PLN Nusantara Power melalui anak usahanya PLN Nusantara Renewables mempercepat pengembangan proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terapung Karangkates yang berlokasi...

Elnusa Realisasikan 95% Capex 2025 untuk Perkuat Teknologi dan Kapasitas Layanan Energi

Ecobiz.asia — PT Elnusa Tbk (IDX: ELSA) terus memperkuat fondasi pertumbuhan bisnis melalui realisasi belanja modal (capital expenditure/Capex) yang solid sepanjang 2025. Perusahaan jasa...

TOP STORIES

Gold Standard Rilis Metodologi Kredit Karbon untuk Proyek Pensiun Dini PLTU

Ecobiz.asia — Lembaga sertifikasi iklim Gold Standard meluncurkan metodologi baru untuk mendukung percepatan pensiun dini pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batubara sekaligus memastikan transisi...

Pakar IPB: Perdagangan Karbon Sah dalam Perspektif Ekonomi Syariah

Ecobiz.asia — Perdagangan karbon dinilai dapat diterima dalam perspektif ekonomi syariah sepanjang memenuhi prinsip transparansi, verifikasi ilmiah, serta bebas dari unsur spekulasi dan riba. Ketua...

Dua Perusahaan Besi dan Baja Segera Disidangkan Atas Pidana Lingkungan, KLH Tak Toleransi Pencemar

Ecobiz.asia — Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup menyerahkan tersangka dan barang bukti (Tahap II) dalam perkara dugaan tindak...

Indonesia Removes Sea Sand Export Provision in New Marine Sedimentation Rule

Ecobiz.asia — Indonesia’s Ministry of Marine Affairs and Fisheries has issued a new regulation revising the implementation rules for managing marine sedimentation, including the...

KKP Terbitkan Permen KP 6/2026, Ketentuan Ekspor Pasir Laut Dihapus

Ecobiz.asia — Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menerbitkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen KP) Nomor 6 Tahun 2026 yang mengubah ketentuan pelaksanaan pengelolaan...