Penanaman Pohon Serentak Nasional Kemenhut, Pertamina Hulu Mahakam Tanam Bibit Unggul Lokal

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) menjadi salah satu tuan rumah penyelenggaraan program Penanaman Pohon Serentak nasional yang digelar oleh Kementerian Kehutanan di seluruh Indonesia, Selasa (14/1/2025). 

Kegiatan dilaksanakan di Wisata Meranti KM 15 Karang Joang, Kecamatan Balikpapan Utara, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. PHM menargetkan penanaman 400 batang tanaman agroforesty di atas lahan seluas 1 hektare.

Bibit yang ditanam adalah Multipurpose Trees Species (MPTS) jenis unggul lokal berupa bibit durian, nangka, manggis, kelengkeng, jeruk, leci, alpukat, jeruk siam madu, kelengkeng, dan rambutan. MPTS merupakan tanaman kekayuan yang bersifat multiguna karena bermanfaat dari segi ekologi maupun ekonomi, serta menghasilkan komoditas kayu dan nonkayu.

Baca juga: Penanaman Serentak Bareng Menhut, PEPC JTB Tanam Ratusan Ribu Pohon di Cianjur

General Manager PHM Setyo Sapto Edi menegaskan bahwa Perusahaan berkomitmen untuk menjalankan program-program yang mendukung keberlanjutan ingkungan, selaras dengan kebijakan PT Pertamina (Persero) terkait pengurangan emisi karbon, efisiensi energi, konservasi lingkungan, transisi energi, dan net zero emission di tahun 2060. 

Read also:  Kemenhut Luncurkan Program Ramah Hewan, Sediakan 10 Titik “Tempat Traktir Kucing”

“Untuk mewujudkan komitmen tersebut, kami berkolaborasi dan bersinergi penuh dengan seluruh pemangku kepentingan, terutama Kementerian Kehutanan Republik Indonesia, pemerintah daerah dan Dinas Lingkungan Hidup dalam perencanaan hingga terlaksananya program-program pengelolaan lingkungan hidup,” ujar Setyo.

Ia menambahkan, PHM juga melaksanakan penanaman pohon dalam rangka rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) sebagai tindak lanjut Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) dari kementerian terkait. 

“Program penanaman pohon dalam rangka rehabilitasi DAS ini dilakukan di area seluas sekitar 345 hektar. Kegiatan tersebut turut mendukung peningkatan ekonomi masyarakat sekitar untuk mewujudkan masyarakat mandiri dan sejahtera, kelestarian hutan, serta ketahanan energi,” jelas Setyo. 

Read also:  PGE Bidik Rekor Produksi Listrik 5.255 GWh pada 2026, Begini Caranya

Kegiatan rehabilitasi DAS dilaksanakan dengan skema swakelola bekerja sama dengan Kelompok Tani Hutan (KTH) yang merupakan binaan program Perhutanan Sosial Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung Balikpapan selaku pemangku kawasan. 

Setyo berharap kehadiran kegiatan rehabilitasi DAS dapat memberikan nilai tambah bagi KTH setempat sehingga bermanfaat untuk mengembangkan usaha-usaha produktif seperti pengembangan agroforestry, hasil hutan nonkayu, dan jasa lingkungan yaitu pariwisata. Setyo juga menambahkan sinergi yang sangat baik dengan KTH sekitar dalam pelaksanaan program DAS ini dapat dilakukan secara berkesinambungan.

Aksi penanaman pohon ini dilaksanakan secara serentak di lebih dari 100 lokasi penanaman di 37 provinsi di seluruh Indonesia. 

Baca juga: Musim Tanam 2024, Perhutani Targetkan Penanaman Seluas 26.000 Hektare

Kegiatan di Balikpapan terhubung secara virtual dengan lokasi kegiatan utama yang dipimpin langsung oleh Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni di Nusa Tenggara Timur. 

Read also:  Pertamina Pastikan Stok BBM Aman Meski Dua Kapal Masih Tertahan di Selat Hormuz

Penanaman pohon serentak ini diprakarsai oleh Kementerian Kehutanan dan dilaksanakan bertepatan dengan Hari Gerakan Sejuta Pohon Nasional yang jatuh setiap 10 Januari. 

Dalam penyelenggaraan kegiatan di Balikpapan, PHM didukung oleh Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) sebagai induk perusahaan, dan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Mahakam Berau. 

Kegiatan dihadiri oleh jajaran aparat pemerintahan antara lain Pj Bupati Panajam Paser Utara sekaligus merangkap sebagai Direktur Konservasi Tanah & Air Kementerian Kehutanan Dr M Zainal Arifin, SHut MSi, General Manager PHM Setyo Sapto Edi, Senior Manager Relations PHI Handri Ramdhani, jajaran manajemen SKK Migas Perwakilan Kalimantan dan Sulawesi, serta jajaran manajemen Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kalimantan Timur. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

PGN Perkuat Integrasi Infrastruktur Gas untuk Perluas Akses Energi Bersih

Ecobiz.asia -- PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Subholding Gas PT Pertamina (Persero), terus memperkuat pengembangan infrastruktur gas bumi nasional guna memperluas akses energi...

Chandra Asri Pasok Aspal Plastik Daur Ulang di Proyek Jalan PLTU Jawa 9 dan 10

Ecobiz.asia — Produsen petrokimia PT Chandra Asri Pacific Tbk memasok material plastik daur ulang untuk campuran aspal plastik yang digunakan pada pembangunan jalan di...

Kemenhut Luncurkan Program Ramah Hewan, Sediakan 10 Titik “Tempat Traktir Kucing”

Ecobiz.asia — Kementerian Kehutanan (Kemenhut) meluncurkan program “Kemenhut Ramah Hewan” dengan menyediakan 10 titik “Tempat Traktir Kucing” di lingkungan kompleks Kemenhut Manggala Wanabakti Jakarta,...

PGE Bidik Rekor Produksi Listrik 5.255 GWh pada 2026, Begini Caranya

Ecobiz.asia — PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) menargetkan produksi listrik mencapai sekitar 5.255 gigawatt hour (GWh) pada 2026 atau tumbuh sekitar 3,14% secara...

PHM Gelar Safari Ramadan di Balikpapan, Salurkan Bantuan untuk Anak Disabilitas

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) bersama Badan Dakwah Islam (BDI) PHM menggelar kegiatan Safari Ramadan di Balikpapan pada akhir pekan lalu sebagai...

TOP STORIES

Govt Reviews Scheme as Norway Eyes Carbon Credits from Indonesia Floating Solar Projects

Ecobiz.asia — The government is currently reviewing the scheme in greater detail, including assessing long-term price considerations and mechanisms to ensure that potential funding...

Gold Standard Rilis Metodologi Kredit Karbon untuk Proyek Pensiun Dini PLTU

Ecobiz.asia — Lembaga sertifikasi iklim Gold Standard meluncurkan metodologi baru untuk mendukung percepatan pensiun dini pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batubara sekaligus memastikan transisi...

Pakar IPB: Perdagangan Karbon Sah dalam Perspektif Ekonomi Syariah

Ecobiz.asia — Perdagangan karbon dinilai dapat diterima dalam perspektif ekonomi syariah sepanjang memenuhi prinsip transparansi, verifikasi ilmiah, serta bebas dari unsur spekulasi dan riba. Ketua...

Dua Perusahaan Besi dan Baja Segera Disidangkan Atas Pidana Lingkungan, KLH Tak Toleransi Pencemar

Ecobiz.asia — Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup menyerahkan tersangka dan barang bukti (Tahap II) dalam perkara dugaan tindak...

Indonesia Removes Sea Sand Export Provision in New Marine Sedimentation Rule

Ecobiz.asia — Indonesia’s Ministry of Marine Affairs and Fisheries has issued a new regulation revising the implementation rules for managing marine sedimentation, including the...