Patra Drilling Contractor Tanam 1.000 Pohon Mangrove di Pesisir Utara Jakarta, Libatkan Masyarakat Setempat

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – PT Patra Drilling Contractor (PDC), bersama induk usahanya PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling), menggelar aksi tanam 1.000 mangrove.

Penanaman mangrove dilakukan di dua Lokasi berbeda, yakni di Pulau Pari, Kepulauan Seribu, dan Taman Wisata Alam Mangrove Angke Kapuk, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara.

Penanaman dipimpin Direktur Utama PDC Faried Iskandar Dozyn, Direktur Operasi & Marketing PDC Apriandy Zainuddin dan Direktur Keuangan PDC Fitra Adriza.

Baca juga: Aturan Wajib Parkir Devisa Hasil Ekspor SDA: Peluang dan Tantangan bagi Eksportir Kayu dan Sawit 

Read also:  Bangun Ekosistem SAF Tersertifikasi Global, Pertamina Siap Tembus Pasar Internasional

Dari pihak PDSI, hadir Komisaris Utama PDSI Gema Iriandus Pahalawan, Direktur Utama PDSI Avep Disasmita.

Faried mengungkapkan kebanggaannya karena PDC dapat berkontribusi pada kegiatan penanaman mangrove bersama Pertamina Drilling dalam penanaman 1.000 pohon Mangrove.

“Ke depannya, ini tentunya memberikan manfaat jangka panjang untuk iklim dan lingkungan, mengingat pohon mangrove dapat menjaga ekosistem perairan, antara laut, pantai dan daratan,” ungkapnya saat penanaman, Minggu (23/2/2025).

Selain dalam rangka memperingati Bulan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Nasional tahun 2025, penanaman mangrove dilakukan guna mendukung upaya pelestarian lingkungan, kesehatan, dan keberlanjutan.

Read also:  Indocement Manfaatkan RDF dari Sampah Perkotaan Kabupaten Paser sebagai Bahan Bakar Alternatif

Aksi ini selaras prinsip SDGs (Sustainability Development Goals) point 13 tentang penanganan perubahan iklim, point 14 dan 15 terkait ekosistem lautan dan daratan, serta point 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.

Direktur Utama PDSI Avep Disasmita mengatakan, Pertamina Drilling bersama PDC punya roadmap untuk mengurangi karbondioksida, yang pada dasarnya mendukung roadmap besar Pertamina Persero.”

Baca juga: Jadi Solusi Dekarbonisasi, Indonesia Kebut Implementasi Teknologi CCS

Avep menambahkan, pentingnya pelestarian lingkungan dan peran aktif perusahaan dalam mendukung proyek-proyek berkelanjutan. 

Read also:  Tuntaskan 300 Proyek PLTS, Xurya Gencar Ekspansi ke Hybrid Off-Grid dan IPP pada 2026

“Kegiatan ini bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan. Kami berkomitmen untuk tidak hanya fokus pada aspek bisnis, tetapi juga pada kelestarian lingkungan,” tutupnya.

Dalam kegiatan penanaman 1.000 Mangrove, Pertamina Drilling dan PDC turut melibatkan masyarakat setempat, mengingat peran mereka yang sangat besar dalam menjaga lingkungan setempat secara langsung.

Selain itu, dengan keterlibatan banyak pihak, harapannya langkah-langkah kecil ini dapat memberikan dampak yang besar dan berkelanjutan bagi lingkungan dan masyarakat. ****

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

PGN Perkuat Integrasi Infrastruktur Gas untuk Perluas Akses Energi Bersih

Ecobiz.asia -- PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Subholding Gas PT Pertamina (Persero), terus memperkuat pengembangan infrastruktur gas bumi nasional guna memperluas akses energi...

Chandra Asri Pasok Aspal Plastik Daur Ulang di Proyek Jalan PLTU Jawa 9 dan 10

Ecobiz.asia — Produsen petrokimia PT Chandra Asri Pacific Tbk memasok material plastik daur ulang untuk campuran aspal plastik yang digunakan pada pembangunan jalan di...

PGE Bidik Rekor Produksi Listrik 5.255 GWh pada 2026, Begini Caranya

Ecobiz.asia — PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) menargetkan produksi listrik mencapai sekitar 5.255 gigawatt hour (GWh) pada 2026 atau tumbuh sekitar 3,14% secara...

PLN Nusantara Power Percepat Pengembangan PLTS Terapung Karangkates 100 MW

Ecobiz.asia -- PT PLN Nusantara Power melalui anak usahanya PLN Nusantara Renewables mempercepat pengembangan proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terapung Karangkates yang berlokasi...

Elnusa Realisasikan 95% Capex 2025 untuk Perkuat Teknologi dan Kapasitas Layanan Energi

Ecobiz.asia — PT Elnusa Tbk (IDX: ELSA) terus memperkuat fondasi pertumbuhan bisnis melalui realisasi belanja modal (capital expenditure/Capex) yang solid sepanjang 2025. Perusahaan jasa...

TOP STORIES

Govt Reviews Scheme as Norway Eyes Carbon Credits from Indonesia Floating Solar Projects

Ecobiz.asia — The government is currently reviewing the scheme in greater detail, including assessing long-term price considerations and mechanisms to ensure that potential funding...

Gold Standard Rilis Metodologi Kredit Karbon untuk Proyek Pensiun Dini PLTU

Ecobiz.asia — Lembaga sertifikasi iklim Gold Standard meluncurkan metodologi baru untuk mendukung percepatan pensiun dini pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batubara sekaligus memastikan transisi...

Pakar IPB: Perdagangan Karbon Sah dalam Perspektif Ekonomi Syariah

Ecobiz.asia — Perdagangan karbon dinilai dapat diterima dalam perspektif ekonomi syariah sepanjang memenuhi prinsip transparansi, verifikasi ilmiah, serta bebas dari unsur spekulasi dan riba. Ketua...

Dua Perusahaan Besi dan Baja Segera Disidangkan Atas Pidana Lingkungan, KLH Tak Toleransi Pencemar

Ecobiz.asia — Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup menyerahkan tersangka dan barang bukti (Tahap II) dalam perkara dugaan tindak...

Indonesia Removes Sea Sand Export Provision in New Marine Sedimentation Rule

Ecobiz.asia — Indonesia’s Ministry of Marine Affairs and Fisheries has issued a new regulation revising the implementation rules for managing marine sedimentation, including the...