KLH Dorong Dunia Usaha Aktif Kelola Sampah Lewat CSR, Jakarta Utara Jadi Percontohan

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) menegaskan pentingnya keterlibatan dunia usaha dalam pengelolaan sampah berkelanjutan. 

Dalam Forum CSR Persampahan bertema “Kolaborasi Dunia Usaha dalam Mendukung Implementasi Roadmap Pengelolaan Sampah di Jakarta Utara,” Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq menyerukan agar dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) difokuskan untuk mendukung sistem persampahan dari hulu ke hilir.

“CSR harus diarahkan untuk mendukung fasilitas pemilahan sampah di tingkat RW, pengadaan teknologi pengolahan seperti komposter, biopond, hingga MRF, serta kampanye perubahan perilaku masyarakat,” tegas Hanif di Jakarta, Kamis (10/7/2025).

Read also:  Pemerintah Percepat PSEL Makassar Raya, Kapasitas Pengolahan 1.000 Ton Per Hari

Baca juga: Menteri LH Tegaskan Kawasan Horeka dan Mal Wajib Kelola Sampah Mandiri, Setop Bergantung ke TPA

Ia juga menyoroti pentingnya percepatan operasional fasilitas Refuse-Derived Fuel (RDF) Rorotan untuk mengubah sampah anorganik menjadi energi. 

Program distribusi tong sampah terpilah secara masif di Jakarta Utara akan mendukung efektivitas sistem ini.

Dalam forum tersebut, Hanif menyatakan bahwa dunia usaha tak bisa lagi menjadi bagian dari masalah lingkungan. 

“Saatnya sektor swasta jadi agen solusi. Pengelolaan sampah yang efektif hanya bisa dicapai lewat kolaborasi multipihak dengan prinsip ekonomi sirkular,” ujarnya.

Read also:  Pemilahan Sampah Jadi Penentu Keberhasilan Teknologi PSEL (Waste to Energy)

Forum ini juga menjadi tindak lanjut dari Deklarasi Aksi Roadmap Pengelolaan Sampah Jakarta 2025–2026, dengan Jakarta Utara ditetapkan sebagai proyek percontohan nasional. 

Saat ini, capaian pengelolaan sampah nasional masih stagnan di angka 39%, dengan hanya 10–11% yang memenuhi standar teknis. Target nasional mengharuskan pencapaian 51,21% pada 2025 dan 100% pada 2029. 

Namun, baru 30,4% kabupaten/kota yang menyerahkan roadmap-nya ke Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN).

Baca juga: Pengelolaan Sampah Komunitas di Jakarta Utara Jadi Percontohan Nasional, Manfaatkan Teknologi Tepat Guna

Read also:  PSEL Banjarmasin Raya Kelola 535 Ton Sampah per Hari Menjadi Energi Listrik

Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat, menegaskan pentingnya tata kelola lingkungan lintas wilayah sejalan dengan amanat UU No. 2 Tahun 2024 tentang Provinsi Daerah Khusus Jakarta. “Isu sampah tidak bisa ditangani sendiri, harus lintas kota dan kabupaten, termasuk kualitas udara dan air,” ujar Hendra.

Sebagai bentuk konkret, KLH/BPLH dan Pemkot Jakarta Utara akan membagikan tong sampah terpilah kepada masyarakat melalui camat dan lurah. Upaya ini diharapkan meningkatkan pemilahan dari sumber dan mengurangi beban TPA. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Satgas PKH Serahkan Rp11,42 Triliun dan Penguasaan Kembali Kawasan Hutan ke Negara

Ecobiz.asia — Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menyerahkan dana Rp11,42 triliun ke kas negara serta melaporkan penguasaan kembali ratusan ribu hektare kawasan...

Percepat PSEL, Menteri LH Ingatkan Pemda Tetap Wajib Kelola Sampah

Ecobiz.asia — Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Hanif Faisol Nurofiq mengingatkan pemerintah daerah memiliki kewajiban menjalankan pengelolaan sampah selama masa transisi...

BPDLH Gandeng Perusahaan Global, Perkuat Pembiayaan Petani Agroforestri

Ecobiz.asia – Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) menggandeng perusahaan pemasok global dan offtaker untuk memperkuat pembiayaan sektor kehutanan berbasis agroforestri. Kolaborasi dilakukan dengan...

Pemilahan Sampah Jadi Penentu Keberhasilan Teknologi PSEL (Waste to Energy)

Ecobiz.asia — Wakil Menteri Lingkungan Hidup/Wakil Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Diaz Hendropriyono, menegaskan bahwa pemilahan sampah dari sumber menjadi faktor kunci keberhasilan teknologi...

Menhut Serahkan 1.742 Hektare Izin Perhutanan Sosial ke Masyarakat Sulut

Ecobiz.asia — Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyerahkan akses kelola hutan kepada 328 kepala keluarga (KK) di Sulawesi Utara melalui skema perhutanan sosial guna...

TOP STORIES

Satgas PKH Serahkan Rp11,42 Triliun dan Penguasaan Kembali Kawasan Hutan ke Negara

Ecobiz.asia — Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menyerahkan dana Rp11,42 triliun ke kas negara serta melaporkan penguasaan kembali ratusan ribu hektare kawasan...

Percepat PSEL, Menteri LH Ingatkan Pemda Tetap Wajib Kelola Sampah

Ecobiz.asia — Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Hanif Faisol Nurofiq mengingatkan pemerintah daerah memiliki kewajiban menjalankan pengelolaan sampah selama masa transisi...

PLN Nusantara Power, VOGO-ARSTROMA Explore Membrane-Based CCUS Development

Ecobiz.asia — PT PLN Nusantara Power has signed a memorandum of understanding (MoU) with VOGO-ARSTROMA to explore the development of carbon capture technology as...

BPDLH Gandeng Perusahaan Global, Perkuat Pembiayaan Petani Agroforestri

Ecobiz.asia – Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) menggandeng perusahaan pemasok global dan offtaker untuk memperkuat pembiayaan sektor kehutanan berbasis agroforestri. Kolaborasi dilakukan dengan...

Situasi Global Bergejolak, Pemerintah Perlu Hitungan Presisi Jaga Ketahanan BBM

Ecobiz.asia -- Pemerintah perlu mengedepankan kehati-hatian dan perhitungan yang presisi dalam menetapkan kebijakan harga bahan bakar minyak (BBM), baik subsidi maupun nonsubsidi, di tengah...