IDX Carbon Beberkan Perkembangan Perdagangan Karbon Jelang COP30, Dari SRN hingga MRA dengan Verra

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – Konferensi Perubahan Iklim COP30 UNFCCC dijadwalkan akan berlangsung di Belem, Brasil, 10-21 November 2025. Indonesia akan membawa misi besar ke ajang yang menentukan masa depan bumi tersebut. Salah satunya adalah mengoptimalkan perdagangan karbon untuk mendukung pembiayaan aksi iklim di tanah air.

Kepala Pengembangan Perdagangan Karbon IDX Carbon Edwin Hartanto mengungkapkan, sejumlah langkah strategis tengah dipersiapkan pemerintah bersama pemangku kepentingan untuk memperkuat ekosistem perdagangan karbon nasional jelang COP30.

Menurut dia, penguatan tata kelola dilakukan agar Indonesia dapat optimal memanfaatkan berbagai skema perdagangan karbon internasional di bawah Persetujuan Paris, termasuk Artikel 6.2 dan 6.4.

“Harapannya Indonesia bisa menjadi next in line untuk melakukan perdagangan karbon di bawah Artikel 6.2, seperti yang sudah dilakukan Swiss dan Thailand,” kata Edwin dalam webinar Road to COP30, Senin (29/9/2025).

Read also:  Riau Tawari Proyek Karbon Hutan Masuk Skema Nesting, Ada Tiga Skenario

Dalam Persetujuan Paris, Artikel 6.2 memungkinkan negara-negara melakukan perdagangan karbon secara bilateral melalui skema Internationally Transferred Mitigation Outcomes (ITMO), yang dapat digunakan untuk mencapai target kontribusi nasional (NDC).

Sementara Artikel 6.4 membentuk mekanisme berbasis pasar di bawah pengawasan PBB, yang memungkinkan proyek mitigasi di satu negara menghasilkan kredit karbon yang dapat digunakan oleh negara lain untuk memenuhi komitmen iklimnya.

Untuk pasar voluntary, Edwin menyatakan, pemerintah Indonesia telah menandatangani sejumlah Mutual Recognition Agreement (MRA) dengan lembaga internasional, termasuk Gold Standard, Global Carbon Council (GCC), dan Plan Vivo Foundation. MRA dengan Verra dan Puro Earth juga sedang dalam tahap finalisasi.

“Setelah MRA, langkah berikutnya adalah penyusunan technical guideline dan uji coba proyek percontohan,” ujarnya.

Read also:  ASEAN Common Carbon Framework Perkuat Koordinasi Pasar Karbon Regional

Selain itu, Indonesia dan Jepang telah membentuk joint committee untuk mengimplementasikan MRA dalam skema Joint Crediting Mechanism (JCM). Saat ini terdapat 60 proyek JCM di Indonesia yang berpotensi menghasilkan 3,8 juta kredit karbon.

Sementara itu, kerja sama bilateral dengan Norwegia melalui Norwegian Article 6 Climate Action Fund (NACA) diperkirakan akan menghasilkan 12 juta kredit karbon pada periode 2026–2035.

Edwin menambahkan, pemerintah juga tengah memperkuat infrastruktur utama seperti Sistem Registri Nasional Pengendalian Perubahan Iklim (SRN-PPI). Versi terbaru, SRN 2.0, diluncurkan dalam versi beta pada Agustus lalu dan ditargetkan rampung awal 2026 untuk mendukung pelaporan emisi, transaksi domestik, hingga perdagangan karbon internasional.

Edwin menjelaskan kredit karbon yang dihasilkan dapat diperdagangkan di IDX Carbon. Sejak diluncurkan pada 2023, IDX Carbon mencatat transaksi lebih dari 1,6 juta ton kredit karbon, dengan hampir satu juta ton telah digunakan (retired).

Read also:  Siapkan Generasi Energi Bersih, Pertamina NRE Kenalkan Perdagangan Karbon di PGTC 2026

Menurut Edwin, perdagangan melalui bursa memberi jaminan integritas karena seluruh transaksi terhubung dengan SRN dan diawasi otoritas keuangan.

“Semua kredit karbon legal dapat diperdagangkan di IDX Carbon, baik di pasar sukarela maupun skema Artikel 6, dengan biaya transaksi yang kompetitif,” kata Edwin.

IDX Carbon, lanjutnya, juga menawarkan empat mekanisme perdagangan—lelang, reguler/spot, negosiasi, dan marketplace—untuk memberi fleksibilitas harga bagi penjual maupun pembeli.

“Dengan langkah ini, kita ingin memastikan kredit karbon Indonesia memiliki integritas tinggi, traceability jelas, dan mampu bersaing di pasar global,” ujar Edwin. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Cara Petani Manfaatkan Peluang Ekonomi melalui Perdagangan Karbon, Wamen LH: Jadi Tambahan Penghasilan

Ecobiz.asia – Wakil Menteri Lingkungan Hidup/Wakil Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Diaz Hendropriyono, mendorong petani memanfaatkan peluang ekonomi dari perdagangan karbon melalui pembentukan...

ESDM Catat 120 Proyek Karbon Masuk Pipeline, Nilainya Capai Rp1,7 Triliun

Ecobiz.asia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat terdapat sekitar 120 proyek karbon sektor energi yang berada di pipeline perdagangan karbon nasional...

KLH Hidupkan Kembali Rumah Kolaborasi Iklim dan Karbon, Perkuat Sinergi Aksi Iklim Nasional

Ecobiz.asia — Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) menghidupkan kembali Rumah Kolaborasi dan Konsultasi Iklim dan Karbon (RKKIK) sebagai pusat sinergi multipihak untuk...

Diminati Investor Korea, KLH Buka Peluang Pemanfaatan Metana di TPA Sampah

Ecobiz.asia – Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) membuka peluang pengembangan proyek penurunan emisi metana dari tempat pemrosesan akhir (TPA) sampah sebagai bagian...

KLH Siapkan UU Keadilan Iklim, Pastikan Manfaat Perdagangan Karbon untuk Masyarakat Adat dan Desa

Ecobiz.asia – Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) menyiapkan Undang-Undang Keadilan Iklim untuk memastikan manfaat perdagangan karbon tidak hanya dinikmati pelaku usaha, tetapi...

TOP STORIES

Perluas Pemanfaatan Energi Bersih, Pertamina Pasang PLTS di Kapal Oil Barge

Ecobiz.asia — PT Pertamina (Persero) mulai memperluas pemanfaatan energi bersih ke sektor maritim melalui pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Kapal Oil Barge...

Indonesia Advances Energy Carbon Market With 120 Projects in Pipeline

Ecobiz.asia — Indonesia’s Ministry of Energy and Mineral Resources is preparing to accelerate the country’s carbon market development after identifying around 120 energy-sector carbon...

P3HKI Dorong Sertifikat Kepatuhan Ketenagakerjaan Jadi Syarat Merger dan Akuisisi

Ecobiz.asia – Penguatan kepatuhan ketenagakerjaan dinilai menjadi agenda penting dalam menciptakan iklim investasi yang berkelanjutan di Indonesia. Salah satu langkah yang diusulkan adalah menjadikan...

AgResults Berikan Rp23 Miliar Kepada Pemenang Kompetisi Budidaya Perikanan Berkelanjutan

Ecobiz.asia - Sebanyak 17 pelaku usaha dan koperasi sektor perikanan menerima total insentif senilai Rp23 miliar melalui proyek AgResults Indonesia Aquaculture Challenge yang mendorong...

Cara Petani Manfaatkan Peluang Ekonomi melalui Perdagangan Karbon, Wamen LH: Jadi Tambahan Penghasilan

Ecobiz.asia – Wakil Menteri Lingkungan Hidup/Wakil Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Diaz Hendropriyono, mendorong petani memanfaatkan peluang ekonomi dari perdagangan karbon melalui pembentukan...