Green Power Group Akuisisi Mayoritas Saham Aceh Mineral Abadi, Perkuat Rantai Pasok Bahan Baku EV

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – PT Green Power Group Tbk mengumumkan akuisisi 65 persen saham PT Aceh Mineral Abadi dari PT Energy Baru Investasi Indonesia, sebagai langkah strategis memperkuat posisi di sektor hulu bahan baku baterai kendaraan listrik (EV).

Perusahaan tambang yang diakuisisi tersebut berkedudukan di Banda Aceh dan saat ini sedang dalam proses pengajuan izin eksplorasi tambang tembaga dan emas seluas 2.522 hektare. 

Akuisisi ini dinilai penting untuk mengamankan sumber daya strategis dan memperkuat rantai pasok bahan baku utama.

Read also:  PHR Raih Gold Award EPSA 2026 melalui Inovasi Bioremediasi Ramah Lingkungan

Baca juga: Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik, Elnusa Gandeng PLN Kembangkan SPKLU

“Langkah ini adalah bagian dari strategi jangka panjang Perseroan dalam mendorong pertumbuhan divisi bahan baku baterai dan menjawab kebutuhan pasar global,” demikian pernyataan resmi manajemen Green Power Group, Rabu (18/6/2025).

Sejalan dengan itu, Green Power Group juga menjajaki kerja sama dengan sejumlah perusahaan pertambangan besar asal Tiongkok seperti China Nonferrous Metal Mining, Jiangxi Copper, dan Huayou Cobalt. Ketiga perusahaan tersebut telah diundang melakukan kunjungan lapangan ke lokasi tambang di Aceh.

Read also:  Dua Bulan Beroperasi, DSI Petakan Ekspor Komoditas Strategis Senilai US$14 Miliar

Dukungan kuat juga datang dari Pemerintah Provinsi Aceh. Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah memimpin langsung delegasi daerah dalam Forum Investasi Tiongkok–Aceh yang difasilitasi oleh Green Power Group. 

Dalam forum itu, Fadhlullah bahkan menganugerahkan gelar “Duta Investasi Pemerintah Aceh” kepada Direktur Green Power Group, An Shaohong.

Baca juga: Pertumbuhan Kendaraan Listrik Gerakkan Perekonomian, Kementerian ESDM: Ciptakan Green Job

Read also:  Pertagas Catat Kepuasan Pelanggan 4,46, Naik 2,53% pada 2026

Pemerintah daerah berkomitmen mempercepat proses perizinan dan pengembangan kawasan industri serta pelabuhan pendukung proyek. Rencana proyek mencakup pembangunan sistem penambangan modern, fasilitas pengolahan mineral berstandar tinggi, pabrik pemurnian metalurgi berbasis teknologi pintar, serta kawasan industri bahan baku EV yang terintegrasi.

Green Power Group menyatakan bahwa proyek ini akan dijalankan sesuai prinsip pembangunan berkelanjutan dan sejalan dengan kebijakan nasional pengelolaan sumber daya mineral. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Pemerintah Bangun 119.379 Sambungan Jargas, Gresik-Sidoarjo Dapat 14.000

Ecobiz.asia — Pemerintah tengah membangun sekitar 119.379 sambungan rumah (SR) jaringan gas bumi (jargas) yang tersebar di 15 kabupaten/kota pada 2025–2026. Dari jumlah tersebut,...

PHR Perkuat Mutu dan Akses Pasar UMKM, Dorong Produk Lokal Naik Kelas

Ecobiz.asia – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mendorong peningkatan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Dumai, Riau, melalui penguatan mutu produk,...

Pemerintah Targetkan 1 Juta Sambungan Jargas hingga 2028

Ecobiz.asia -- Pemerintah terus memperluas pemanfaatan gas bumi untuk kebutuhan rumah tangga melalui pembangunan jaringan gas bumi rumah tangga (jargas), dengan target mencapai 1...

IIF Kantongi Akreditasi GCF, Buka Akses Pendanaan Iklim Global untuk Infrastruktur Berkelanjutan

Ecobiz.asia – PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) resmi memperoleh status Accredited Entity (AE) dari Green Climate Fund (GCF) per 1 Juli 2026, membuka akses...

Pertamina dan Eni Perkuat Kolaborasi, Dari Teknologi Eksplorasi Migas hingga SAF Berbasis Minyak Nabati

Ecobiz.asia — PT Pertamina (Persero) dan perusahaan energi asal Italia, Ente Nazionale Idrocarburi (Eni), menjajaki penguatan kerja sama di sektor hulu dan hilir energi,...

TOP STORIES

Bappenas Luncurkan Peta Jalan Karbon Biru 2026–2045, Dorong Investasi dan Perlindungan Ekosistem Pesisir

Ecobiz.asia – Kementerian PPN/Bappenas meluncurkan Peta Jalan Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Karbon Biru Indonesia 2026–2045 sebagai panduan integrasi pengelolaan ekosistem pesisir dan laut ke...

Menhut Raja Juli Kembali Cabut Izin Lima PBPH Terkait Karhutla, Sebut Perintah Prabowo

Ecobiz.asia — Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni kembali mencabut izin usaha lima perusahaan yang berada di Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Tengah sebagai...

Pemerintah Bangun 119.379 Sambungan Jargas, Gresik-Sidoarjo Dapat 14.000

Ecobiz.asia — Pemerintah tengah membangun sekitar 119.379 sambungan rumah (SR) jaringan gas bumi (jargas) yang tersebar di 15 kabupaten/kota pada 2025–2026. Dari jumlah tersebut,...

Membedah Biang Keladi Bencana Asap

Disclaimer: Artikel ini merupakan opini dan pandangan pribadi penulis. Isi tulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili sikap atau pandangan redaksi Ecobiz.asia. Oleh:...

PHR Perkuat Mutu dan Akses Pasar UMKM, Dorong Produk Lokal Naik Kelas

Ecobiz.asia – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mendorong peningkatan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Dumai, Riau, melalui penguatan mutu produk,...