Gerakan Indonesia ASRI, Menteri LH Tekankan Penanganan Sampah Laut Terpadu

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Hanif Faisol Nurofiq memimpin aksi bersih sampah laut di sejumlah pantai di Kabupaten Badung, Bali, sebagai bagian dari Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).

Aksi bersih pantai digelar serentak di Pantai Kelan, Pantai Kedonganan, dan Pantai Jimbaran, melibatkan lebih dari 8.000 peserta dari unsur pemerintah pusat dan daerah, TNI/Polri, pelaku usaha, komunitas lingkungan, hingga pelajar dan mahasiswa. Pembersihan dilakukan di sepanjang lebih dari 3,9 kilometer garis pantai.

Read also:  ESDM Panggil Produsen Bobibos, Minta Segera Lakukan Uji Teknis

Hanif mengatakan persoalan sampah laut menjadi tantangan serius, terutama pada musim angin barat ketika kiriman sampah dari laut meningkat di wilayah pesisir Bali. Secara nasional, Indonesia menghasilkan sekitar 143 ribu ton sampah per hari, namun baru sekitar 24 persen yang terkelola dengan baik.

“Ini sudah masuk fase krisis. Dampaknya bukan hanya pada lingkungan, tetapi juga ekonomi pesisir dan citra pariwisata nasional,” kata Hanif di sela kegiatan, Jumat (6/1/2026).

Dari kegiatan tersebut, petugas mengumpulkan lebih dari 10 ton sampah laut. Sampah yang terkumpul kemudian dipilah dan ditangani sesuai karakteristiknya, termasuk sampah spesifik yang memerlukan penanganan khusus akibat kondisi tertentu seperti banjir.

Read also:  PHE Tandatangani Kontrak PSC Wilayah Kerja Lavender

Hanif menegaskan pengelolaan sampah laut tidak bisa berhenti pada kegiatan bersih pantai, tetapi harus dilakukan secara terpadu dari hulu hingga hilir.

Ia mengingatkan bahwa sesuai Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, kewenangan utama berada pada pemerintah daerah, dengan dukungan pemerintah pusat, dunia usaha, dan partisipasi masyarakat.

KLH/BPLH, kata dia, terus mendorong penguatan pengelolaan sampah dari sumber melalui pengembangan TPS3R, bank sampah, fasilitas pengolahan terpadu, serta pemanfaatan teknologi pengolahan sampah yang ramah lingkungan, khususnya di wilayah pesisir dan perkotaan.

Read also:  Prabowo Evaluasi, Cabut Izin Pertambangan Bermasalah di Hutan: Enggak Ada Kasihan Sekarang!

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana yang turut hadir menyatakan kebersihan pantai menjadi faktor penting dalam menjaga daya saing pariwisata nasional. Ia menilai budaya bersih harus dibangun sebagai kebiasaan sehari-hari, terutama di destinasi wisata utama.

Melalui Gerakan Indonesia ASRI, pemerintah berharap sinergi lintas sektor dapat memperkuat penanganan sampah laut sekaligus menjaga Bali sebagai destinasi pariwisata yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Menteri Jumhur Dapat Nasehat Emil Salim: Lingkungan Perlu Human Touch dan Gerakan Kolaboratif

Ecobiz.asia — Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Moh. Jumhur Hidayat, menegaskan pentingnya pendekatan humanis dan gerakan kolaboratif dalam pengelolaan lingkungan hidup saat...

Imbas Kematian Dua Gajah, Menhut Cabut Dua Konsesi Kehutanan (PBPH) di Kawasan Seblat

Ecobiz.asia – Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mencabut dua konsesi kehutanan atau Persetujuan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) milik PT Anugerah Pratama Inspirasi (API) dan...

Proyek PLTS Terapung Patungan PLN-ACWA Power Tersendat Izin Penggunaan Kawasan Hutan

Ecobiz.asia – Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Saguling senilai US$80 juta yang dikembangkan PT Indo ACWA Tenaga Saguling (IATS) masih tertahan akibat...

ASPEBINDO dan APLCNGI Dorong Pemanfaatan CNG-LNG untuk Kurangi Impor LPG

Ecobiz.asia – Asosiasi Pemasok Energi Mineral dan Batubara Indonesia (ASPEBINDO) bersama Asosiasi Perusahaan Liquefied & Compressed Natural Gas Indonesia (APLCNGI) mendorong optimalisasi pemanfaatan compressed...

Gakkum Kehutanan Proses Hukum Pelaku Pembalakan Liar di Suaka Margasatwa Kerumutan

Ecobiz.asia – Balai Gakkum Kehutanan Wilayah Sumatera menyerahkan tersangka H (22) beserta barang bukti kasus pembalakan liar dan pengangkutan kayu ilegal yang diduga berasal...

TOP STORIES

Pertamina dan BGN Bangun Ekosistem SAF Berbasis Minyak Jelantah dari Program MBG

Ecobiz.asia - PT Pertamina (Persero) menggandeng Badan Gizi Nasional (BGN) membangun ekosistem bahan bakar pesawat berkelanjutan atau Sustainable Aviation Fuel (SAF) berbasis minyak jelantah...

ACWA Power’s Saguling Floating Solar Project Delayed by Forestry Permit Issue

Ecobiz.asia — The US$80 million Saguling Floating Solar Power Plant project being developed by PT Indo ACWA Tenaga Saguling remains delayed due to the...

Menteri Jumhur Dapat Nasehat Emil Salim: Lingkungan Perlu Human Touch dan Gerakan Kolaboratif

Ecobiz.asia — Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Moh. Jumhur Hidayat, menegaskan pentingnya pendekatan humanis dan gerakan kolaboratif dalam pengelolaan lingkungan hidup saat...

Imbas Kematian Dua Gajah, Menhut Cabut Dua Konsesi Kehutanan (PBPH) di Kawasan Seblat

Ecobiz.asia – Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mencabut dua konsesi kehutanan atau Persetujuan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) milik PT Anugerah Pratama Inspirasi (API) dan...

DevvStream Named Exclusive Partner for PLN Indonesia Power’s Solar Carbon Credit Portfolio

Ecobiz.asia — PT PLN Indonesia Power has appointed DevvStream Corp. as the exclusive partner for managing carbon credits generated from its solar power portfolio...