Ecobiz.asia – Geotab Inc. memperkenalkan inovasi terbaru pada solusi logistik rantai dingin (cold chain) dengan kombinasi perangkat keras dan perangkat lunak canggih yang dirancang untuk meningkatkan visibilitas, kontrol, dan kepatuhan dalam pengiriman barang sensitif suhu.
Di tengah fakta bahwa Indonesia membuang 23–48 juta ton makanan setiap tahun akibat keterbatasan rantai dingin dengan kerugian ekonomi mencapai Rp551 triliun, solusi ini diharapkan mampu menekan pemborosan pangan dan menjaga kualitas distribusi produk farmasi seperti vaksin dan obat-obatan.
Produk unggulan terbaru Geotab mencakup perangkat IOX-COLD untuk penggunaan dalam kabin dan IOX-COLD RUGGED bersertifikasi IP67 untuk luar ruangan.
Kedua perangkat ini terintegrasi langsung dengan unit pendingin OEM, menyederhanakan instalasi, meningkatkan akurasi data, dan mengurangi potensi kesalahan.
Platform MyGeotab yang diperbarui juga menambahkan fitur pemantauan suhu mendekati real-time, pemantauan multi-zona, peringatan suhu terintegrasi dengan kendali jarak jauh, riwayat data interaktif, serta alat MyInstall untuk memudahkan konfigurasi.
“Solusi ini membantu bisnis di Asia Pasifik melindungi produk sensitif suhu, memenuhi regulasi, dan mengoptimalkan rantai pasok secara berkelanjutan,” ujar David Brown, AVP APAC Geotab dikutip Kamis (31/7/2025).
Geotab menegaskan inovasi ini penting bagi sektor pangan dan farmasi, terutama di wilayah dengan distribusi jarak jauh dan kondisi iklim ekstrem, guna menekan risiko kerusakan produk sekaligus mendukung efisiensi logistik berbasis data. ***




