Demi Kualitas Hidangan dan Efisiensi Operasional, Restoran Beralih ke Gas Bumi PGN

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — Pelaku usaha kuliner mulai beralih menggunakan gas bumi sebagai sumber energi utama untuk menjaga kualitas produk sekaligus meningkatkan efisiensi operasional.

Salah satunya dilakukan Prouvé Patisserie, restoran dan boutique patisserie di kawasan Baranangsiang, Bogor, yang kini menggunakan gas bumi dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN).

Pemilik Prouvé Patisserie, Helen, mengatakan penggunaan gas bumi PGN dipilih karena pasokan energi yang stabil dan efisien, sehingga mendukung konsistensi proses memasak dan kualitas hidangan. Menurut dia, kestabilan api menjadi faktor penting dalam operasional dapur profesional.

Read also:  PGN Perkuat Integrasi Infrastruktur Gas untuk Perluas Akses Energi Bersih

“Api dari gas bumi lebih merata dan stabil. Kami bisa menjaga kualitas hidangan tanpa khawatir gangguan pasokan, sekaligus lebih efisien dalam operasional,” ujar Helen, Selasa (6/1/2026).

Prouvé Patisserie beroperasi selama sekitar 12 jam per hari, dari pukul 10.00 hingga 22.00 WIB, dengan konsumsi gas sekitar 300–400 meter kubik per bulan. Dengan kebutuhan energi yang cukup tinggi, penggunaan gas bumi dinilai mampu menekan biaya operasional dan meningkatkan keandalan pasokan energi, terutama pada jam-jam sibuk.

Read also:  Green Carbon–BRIN Jalin Kerja Sama, Bidik Kredit Karbon Sawah Indonesia Senilai 42,8 Miliar Yen

Restoran berkapasitas sekitar 80 tempat duduk ini dikenal menyajikan beragam menu dessert serta hidangan Western dan Nusantara. Tingginya aktivitas produksi menjadikan keandalan energi sebagai salah satu penopang utama kelancaran operasional usaha.

Area Head PGN Bogor, Mula Prasetyawan Senja, mengatakan peralihan pelaku usaha kuliner ke gas bumi mencerminkan meningkatnya kesadaran akan pentingnya energi yang bersih dan efisien. Ia menyebut PGN terus memperluas layanan gas bumi di wilayah Bogor.

Read also:  Danantara Resmi Tunjuk 2 Perusahaan China Jadi Operator Pembangkit Listrik Sampah, Wajib Lakukan Ini

“Saat ini PGN di Bogor telah melayani sekitar 33.600 pelanggan, termasuk 265 pelaku UMKM. Kami berkomitmen memperluas akses gas bumi agar semakin banyak pelaku usaha dapat merasakan manfaat energi yang aman, bersih, dan efisien,” kata Mula.

PGN menyatakan pemanfaatan gas bumi di sektor usaha kecil dan menengah tidak hanya mendukung efisiensi bisnis, tetapi juga sejalan dengan upaya transisi menuju penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

PGN Perkuat Integrasi Infrastruktur Gas untuk Perluas Akses Energi Bersih

Ecobiz.asia -- PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Subholding Gas PT Pertamina (Persero), terus memperkuat pengembangan infrastruktur gas bumi nasional guna memperluas akses energi...

Chandra Asri Pasok Aspal Plastik Daur Ulang di Proyek Jalan PLTU Jawa 9 dan 10

Ecobiz.asia — Produsen petrokimia PT Chandra Asri Pacific Tbk memasok material plastik daur ulang untuk campuran aspal plastik yang digunakan pada pembangunan jalan di...

PGE Bidik Rekor Produksi Listrik 5.255 GWh pada 2026, Begini Caranya

Ecobiz.asia — PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) menargetkan produksi listrik mencapai sekitar 5.255 gigawatt hour (GWh) pada 2026 atau tumbuh sekitar 3,14% secara...

PLN Nusantara Power Percepat Pengembangan PLTS Terapung Karangkates 100 MW

Ecobiz.asia -- PT PLN Nusantara Power melalui anak usahanya PLN Nusantara Renewables mempercepat pengembangan proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terapung Karangkates yang berlokasi...

Elnusa Realisasikan 95% Capex 2025 untuk Perkuat Teknologi dan Kapasitas Layanan Energi

Ecobiz.asia — PT Elnusa Tbk (IDX: ELSA) terus memperkuat fondasi pertumbuhan bisnis melalui realisasi belanja modal (capital expenditure/Capex) yang solid sepanjang 2025. Perusahaan jasa...

TOP STORIES

Gold Standard Rilis Metodologi Kredit Karbon untuk Proyek Pensiun Dini PLTU

Ecobiz.asia — Lembaga sertifikasi iklim Gold Standard meluncurkan metodologi baru untuk mendukung percepatan pensiun dini pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batubara sekaligus memastikan transisi...

Pakar IPB: Perdagangan Karbon Sah dalam Perspektif Ekonomi Syariah

Ecobiz.asia — Perdagangan karbon dinilai dapat diterima dalam perspektif ekonomi syariah sepanjang memenuhi prinsip transparansi, verifikasi ilmiah, serta bebas dari unsur spekulasi dan riba. Ketua...

Dua Perusahaan Besi dan Baja Segera Disidangkan Atas Pidana Lingkungan, KLH Tak Toleransi Pencemar

Ecobiz.asia — Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup menyerahkan tersangka dan barang bukti (Tahap II) dalam perkara dugaan tindak...

Indonesia Removes Sea Sand Export Provision in New Marine Sedimentation Rule

Ecobiz.asia — Indonesia’s Ministry of Marine Affairs and Fisheries has issued a new regulation revising the implementation rules for managing marine sedimentation, including the...

KKP Terbitkan Permen KP 6/2026, Ketentuan Ekspor Pasir Laut Dihapus

Ecobiz.asia — Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menerbitkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen KP) Nomor 6 Tahun 2026 yang mengubah ketentuan pelaksanaan pengelolaan...