Collaboration for Sustainability: PEPC ADK Tanam 14.727 Pohon untuk Kurangi Emisi Karbon di Rembang

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — Upaya pelestarian lingkungan dan pengendalian perubahan iklim terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. PT Pertamina EP Cepu ADK (PEPC ADK) bersama Kementrian Kehutanan Republik Indonesia, SKK Migas, Pemerintah Daerah serta para pemangku kepentingan melaksanakan kegiatan Collaboration for Sustainability: Aksi Tanam 14.727 Pohon untuk Mengurangi Emisi Karbon di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program rehabilitasi hutan dan lahan pada area seluas ±28.505 hektare yang akan dilaksanakan secara bertahap hingga tahun 2028, termasuk penanaman dan pemeliharaan tanaman.

Selain menjadi wujud komitmen keberlanjutan perusahaan, program ini juga merupakan pemenuhan kewajiban PEPC ADK atas penggunaan kawasan hutan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Beragam jenis tanaman ditanam dalam kegiatan ini, mulai dari tanaman kayu seperti jati dan mahoni hingga tanaman non-kayu dan buah-buahan. Pemilihan jenis tanaman tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat ekologis dalam jangka panjang, tetapi juga memberikan nilai tambah sosial dan ekonomi bagi masyarakat di sekitar kawasan.

Read also:  PTK Masuk Era Baru, Perkuat Green Vessel dan Terapkan AI

Direktur Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan (PDASRH) Kementerian Kehutanan, Ir. Dyah Murtiningsih, M.Hum, menegaskan bahwa keterlibatan dunia usaha memiliki peran strategis dalam rehabilitasi hutan dan daerah aliran sungai sebagai bagian dari solusi menghadapi perubahan iklim.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada PEPC ADK atas komitmen dan kontribusinya dalam pemenuhan kewajiban rehabilitasi daerah aliran sungai (Rehab DAS). Aksi penanaman pohon ini menunjukkan bahwa upaya pemulihan lingkungan membutuhkan kolaborasi seluruh pihak. Program seperti ini tidak hanya berkontribusi pada pengurangan emisi dalam mendukung pencapaian Net Zero Emission tahun 2060, tetapi juga memperkuat fungsi ekosistem serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan,” ujar Dyah Murtiningsih.

Read also:  MedcoEnergi Catat Kinerja Produksi 1H26 Naik 19%, Pertahankan Panduan 2026

Senior Manager Relations Regional 4 Indonesia Timur Subholding Upstream, Sigit Dwi Aryono, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen keberlanjutan Regional 4 Indonesia Timur dalam mendukung ketahanan energi nasional.

“Melalui Collaboration for Sustainability, Regional 4 Indonesia Timur berkomitmen menjalankan operasional hulu migas yang selaras dengan pelestarian lingkungan. Kami terus mendorong kolaborasi lintas pemangku kepentingan agar dapat memberikan kontribusi nyata bagi rehabilitasi lingkungan serta mendukung pencapaian target ESG dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan,” jelas Sigit.

Melalui kegiatan ini, PEPC ADK menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam pelestarian lingkungan, pengendalian perubahan iklim, serta penguatan kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan demi mewujudkan masa depan yang lebih berkelanjutan.

Read also:  PLN EPI Uji Co-firing Amonia di PLTU Labuan Mulai 2027

Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina merupakan pengelola hulu migas yang secara geografi tersebar di Jawa Timur, Sulawesi, Kepulauan Maluku dan Papua yang terdiri dari asset offshore dan onshore. Selain itu, terdapat 1 aset downstream yaitu Donggi Senoro LNG. Wilayah kerja di bawah Regional Indonesia Timur yaitu Zona 11 (Alas Dara Kemuning, Cepu, WMO, Randugunting, Sukowati, Poleng, Tuban East Java), Zona 12 (Jambaran Tiung Biru, Banyu Urip), Zona 13 (Donggi Matindok, Senoro Toili, Makasar Strait, Melati), dan Zona 14 (Papua, Salawati, Salawati Basin, Binaiya). ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

APP Group Gabung Inisiatif RE100, Bidik 100% Listrik Terbarukan

Ecobiz.asia — APP Group menjadi perusahaan Indonesia pertama yang bergabung dengan RE100, inisiatif global yang mendorong perusahaan menggunakan 100% listrik terbarukan dalam kegiatan operasionalnya...

PHR Raih Upstream Energy Transformation Award, Perkuat Operasi Migas dengan Digital Twin dan AI

Ecobiz.asia – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) meraih Upstream Energy Transformation Award dalam Dataiku Summit 2026 atas penerapan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI)...

Salurkan Dana Bergulir Skala Mikro Berkelanjutan, BPDLH Gandeng JB Cocoa dan Rainforest Alliance

Ecobiz.asia — Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) memperluas pembiayaan skala mikro bagi usaha masyarakat sekitar hutan dengan menggandeng PT Jebe Trading Indonesia (JB...

Jadi Offtaker dan Transporter, PGN Siapkan Infrastruktur Gas Biomethane dari Limbah Sawit

Ecobiz.asia — PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menyiapkan infrastruktur gas untuk menyalurkan biomethane yang diproduksi dari limbah pabrik kelapa sawit di Sumatera Selatan...

Manfaatkan Energi Air Dunia, Low Carbon Aluminium INALUM Bidik Pasar Global

Ecobiz.asia — PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM memperkuat pemasaran aluminium rendah karbon dengan meluncurkan Sertifikasi Low Carbon Aluminium (Green Aluminium) kepada pelanggan...

TOP STORIES

PSEL Palembang Hasilkan Listrik 21,55 MW, Siap Beroperasi Penuh Mulai Desember

Ecobiz.asia — Fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Palembang telah menghasilkan listrik 21,55 megawatt (MW), melampaui capaian awal yang diperkirakan sekitar 20 MW....

Parlemen Godok RUU Perubahan Iklim Berkeadilan, Jaga Kepastian Aturan Proyek Karbon

Ecobiz.asia – Parlemen mulai menyiapkan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan Iklim Berkeadilan untuk memberikan kepastian dan menjaga konsistensi regulasi bagi proyek-proyek karbon yang...

Prabowo Resmikan 11 Proyek Hilirisasi Nikel Senilai US$10,2 Miliar di IWIP

Ecobiz.asia — Presiden Prabowo Subianto meresmikan komersialisasi dan groundbreaking 11 proyek dalam ekosistem hilirisasi nikel di Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Halmahera Tengah,...

Populasi Satwa Liar Global Turun 73%, Peluang Pemulihan Tumbuh di Indonesia

Ecobiz.asia — Populasi satwa liar yang dipantau di dunia turun rata-rata 73% dalam 52 tahun, tetapi sejumlah pemulihan spesies menunjukkan bahwa tren kehilangan keanekaragaman...

Tiga Start Up Iklim Dapat Suntikan Rp15 Miliar, Siap Uji Coba dan Komersialisasi di Indonesia

Ecobiz.asia – Tiga perusahaan start up teknologi iklim mendapat suntikan dana Rp15 miliar untuk menguji solusi mereka di Indonesia, menandai meningkatnya aliran modal ke...