BIOCert Indonesia, Ecocert Partner to Expand Organic Certification Access

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — BIOCert Indonesia and Ecocert have signed a strategic partnership to strengthen organic and sustainable agriculture certification in Indonesia, aiming to improve local producers’ access to domestic and international markets.

Under the agreement, BIOCert Indonesia will continue handling domestic certification schemes, including Indonesia’s national standard (SNI) and Starbucks C.A.F.E. Practices, while Ecocert will provide certification for international standards such as EU Organic, the U.S. National Organic Program (NOP) and Japan’s JAS.

Read also:  Pertemuan APEC-EGILAT, Indonesia Tegaskan Penguatan SVLK dan Penegakan Hukum untuk Berantas Pembalakan Liar

The partnership is designed to streamline certification processes for Indonesian farmers and agribusinesses by combining local regulatory expertise with global sustainability standards, the companies said in a joint statement.

“This collaboration strengthens the capacity of Indonesian producers to meet internationally recognised standards while remaining compliant with domestic requirements,” BIOCert Indonesia said in a statement on Sunday (Feb. 22, 2026).

Read also:  Bappenas–CSES Perkuat Kerja Sama Industri Sawit Rendah Emisi dan Berkelanjutan

Ecocert said the partnership would help Indonesian producers access global markets amid growing demand for certified organic and sustainably produced agricultural goods.

The initiative comes as Indonesia seeks to scale up sustainable agriculture practices and improve competitiveness in export markets, particularly for high-value organic commodities.

Ecocert operates in more than 130 countries and provides certification for organic and sustainability standards worldwide, while BIOCert Indonesia focuses on inspection and certification services for both domestic and international schemes. ***

Read also:  TFCCA Salurkan Hibah 35 Juta Dolar AS, Dorong Konservasi Terumbu Karang Berbasis Masyarakat

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Peringatan Hari Lahan Basah Sedunia 2026, Rehabilitasi Mangrove Jadi Investasi Jangka Panjang

Ecobiz.asia — Rehabilitasi mangrove menjadi investasi jangka panjang untuk perlindungan wilayah pesisir sekaligus penguatan ekonomi masyarakat. Demikian ditegaskan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menegaskan pentingnya...

Pertemuan APEC-EGILAT, Indonesia Tegaskan Penguatan SVLK dan Penegakan Hukum untuk Berantas Pembalakan Liar

Ecobiz.asia — Indonesia menegaskan komitmen memperkuat tata kelola perdagangan produk kehutanan legal melalui optimalisasi Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) dan penguatan penegakan hukum pada...

TFCCA Salurkan Hibah 35 Juta Dolar AS, Dorong Konservasi Terumbu Karang Berbasis Masyarakat

Ecobiz.asia — Program Tropical Forest and Coral Reef Conservation Act (TFCCA) Siklus Pertama resmi digulirkan secara nasional, menandai dimulainya pelaksanaan hibah konservasi terumbu karang...

Bappenas–CSES Perkuat Kerja Sama Industri Sawit Rendah Emisi dan Berkelanjutan

Ecobiz.asia – Kementerian PPN/Bappenas dan Chinese Society of Environmental Sciences (CSES) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama pengembangan industri kelapa sawit rendah emisi dan...

Kemenhut Dorong Perhutanan Sosial Berbasis Agroforestri untuk Swasembada Pangan

Ecobiz.asia — Kementerian Kehutanan mendorong optimalisasi perhutanan sosial berbasis agroforestri sebagai salah satu instrumen utama mendukung swasembada pangan nasional, dengan tetap menjaga kelestarian hutan...

TOP STORIES

Philippines Shows Interest as PGE’s Flow2Max Geothermal Technology Eyes Global Market

Ecobiz.asia — PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) has begun exploring international markets by targeting the first overseas deployment of its Flow2Max geothermal technology...

Diminati Filipina, Teknologi Panas Bumi Flow2Max PGE Menuju Pasar Global

Ecobiz.asia — PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) mulai menjajaki pasar internasional dengan menargetkan pemasangan perdana teknologi Flow2Max di lapangan panas bumi milik Energy...

Pembalakan Liar di Cagar Alam Napabalano, Gakkum Kehutanan Tetapkan Satu Tersangka

Ecobiz.asia — Balai Gakkum Kehutanan Wilayah Sulawesi menetapkan seorang pria berinisial R (29) sebagai tersangka kasus pembalakan liar di kawasan Cagar Alam Napabalano, Kabupaten...

Indocement Manfaatkan RDF dari Sampah Perkotaan Kabupaten Paser sebagai Bahan Bakar Alternatif

Ecobiz.asia — PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (Indocement) menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Paser untuk memanfaatkan refuse-derived fuel (RDF) yang dihasilkan dari pengolahan...

Indonesia, Global Partners Push Higher Environmental, Social Standards in Nickel Mining

Ecobiz.asia — Indonesia has stepped up cooperation with international partners to strengthen environmental and social practices in the mining sector, particularly nickel, as part...