Belajar Teknik Perminyakan, Siswa SMKN 1 Kota Sorong Kunjungi Pertamina EP Papua Field (PEP Papua)

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – SKK Migas dan Pertamina EP Papua Field (PEP Papua) yang merupakan bagian dari Zona 14 Regional Indonesia Timur, memfasilitasi kunjungan lapangan siswa-siswa jurusan Teknik Perminyakan ke HSSE Demo Room dan Klamono, sebagai bentuk dukungan terhadap dunia pendidikan. 

Kunjungan lapangan dilaksanakan untuk memberikan gambaran nyata tentang industri hulu minyak dan gas bumi beserta operasionalnya. Tidak kurang dari 40 orang siswa-siswi SMKN 1 Kota Sorong berkesempatan membandingkan pengalaman kunjungan lapangan dengan teori yang telah dipelajari di sekolah.

Olivia, peserta didik kelas XI SMKN 1 Kota Sorong mengungkapkan kebahagiaannya dapat mengikuti kunjungan lapangan ke PEP Papua. 

Baca juga: Sampah Plastik Perkotaan dan Tantangan Pemerintah Indonesia Menuju Global Plastic Treaty

“Saya senang dapat melihat secara langsung proses pekerjaan dan memahami apa saja yang ada di lapangan,” ungkap Olivia dalam keterangan yang diterima, Senin, 2 Desember 2024.

Read also:  Elnusa Bukukan Pendapatan Rp14,5 Triliun pada 2025, Terus Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan

Melalui kunjungan ini, ia berharap dapat memperkaya pengetahuannya guna mempersiapkan diri mengikuti tes masuk perusahaan minyak dan gas bumi setelah lulus sekolah. 

Kunjungan lapangan yang dilakukan pada 26 November 2024 itu diawali dengan visitasi ke HSSE Demo Room PEP Papua di Kota Sorong. Para siswa dan guru pendamping berkeliling dan mendapatkan penjelasan, antara lain diorama proses bisnis hulu dan hilir Pertamina, sarana dan prasarana kerja Pertamina, dan aspek-aspek terkait health, safety, security, and environment (HSSE). 

Selain itu, para peserta diberikan penjelasan mengenai corporate life saving rules (CLSR) dan HSSE golden rules, yaitu patuh, intervensi, dan peduli. Selanjutnya, para peserta diajak mengunjungi salah satu site PEP Papua di Klamono, Kabupaten Sorong. 

Read also:  PLN Klaim Program TJSL Jangkau Lebih dari 700 Ribu Penerima Manfaat, Gunakan Pendekatan CSV

Pada kesempatan tersebut, para pekerja lapangan PEP Papua turut mendampingi dan menjelaskan langsung perihal proses bisnis secara umum, cara kerja sucker rod pump atau pompa angguk, dan stasiun pengumpul.
Kunjungan lapangan ditutup dengan berfoto bersama di Stasiun Pengumpul Utama Klamono.

Manager PEP Papua Ardi berpesan kepada siswa-siswi SMKN 1 Kota Sorong untuk memanfaatkan momen ini bertanya sebanyak mungkin serta memberikan motivasi untuk belajar hingga ke jenjang yang lebih tinggi. 

“Manfaatkan kesempatan ini untuk menggali informasi sebanyak mungkin tentang dunia hulu migas. Niscaya akan menjadi bekal adik-adik di dalam melanjutkan pendidikan di jenjang selanjutnya atau dalam bekerja,” ungkap Ardi.

Read also:  PGN Perkuat Integrasi Infrastruktur Gas untuk Perluas Akses Energi Bersih

Baca juga: Terapkan Unitisasi, Kolaborasi PHR – EMP Gandewa Bikin Produksi Lapangan Menggala South Naik 12 Kali Lipat

PEP Papua berkomitmen melaksanakan inisiatif environmental, social and governance (ESG) sebagai kerangka kinerja keberlanjutan. 

“PEP Papua tidak hanya mendukung ketahanan energi nasional dari ujung timur Indonesia, namun juga berperan dalam pemberdayaan masyarakat lokal. Menciptakan iklim dan mendorong inovasi, serta mengembangkan sumber daya manusia merupakan salah satu perhatian kami dari aspek sosial. Kegiatan ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) nomor 9 Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, serta nomor 17 Kemitraan Untuk Mencapai Tujuan,” terang Ardi. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

PGN Perkuat Integrasi Infrastruktur Gas untuk Perluas Akses Energi Bersih

Ecobiz.asia -- PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Subholding Gas PT Pertamina (Persero), terus memperkuat pengembangan infrastruktur gas bumi nasional guna memperluas akses energi...

Chandra Asri Pasok Aspal Plastik Daur Ulang di Proyek Jalan PLTU Jawa 9 dan 10

Ecobiz.asia — Produsen petrokimia PT Chandra Asri Pacific Tbk memasok material plastik daur ulang untuk campuran aspal plastik yang digunakan pada pembangunan jalan di...

PGE Bidik Rekor Produksi Listrik 5.255 GWh pada 2026, Begini Caranya

Ecobiz.asia — PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) menargetkan produksi listrik mencapai sekitar 5.255 gigawatt hour (GWh) pada 2026 atau tumbuh sekitar 3,14% secara...

PLN Nusantara Power Percepat Pengembangan PLTS Terapung Karangkates 100 MW

Ecobiz.asia -- PT PLN Nusantara Power melalui anak usahanya PLN Nusantara Renewables mempercepat pengembangan proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terapung Karangkates yang berlokasi...

Elnusa Realisasikan 95% Capex 2025 untuk Perkuat Teknologi dan Kapasitas Layanan Energi

Ecobiz.asia — PT Elnusa Tbk (IDX: ELSA) terus memperkuat fondasi pertumbuhan bisnis melalui realisasi belanja modal (capital expenditure/Capex) yang solid sepanjang 2025. Perusahaan jasa...

TOP STORIES

Govt Reviews Scheme as Norway Eyes Carbon Credits from Indonesia Floating Solar Projects

Ecobiz.asia — The government is currently reviewing the scheme in greater detail, including assessing long-term price considerations and mechanisms to ensure that potential funding...

Gold Standard Rilis Metodologi Kredit Karbon untuk Proyek Pensiun Dini PLTU

Ecobiz.asia — Lembaga sertifikasi iklim Gold Standard meluncurkan metodologi baru untuk mendukung percepatan pensiun dini pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batubara sekaligus memastikan transisi...

Pakar IPB: Perdagangan Karbon Sah dalam Perspektif Ekonomi Syariah

Ecobiz.asia — Perdagangan karbon dinilai dapat diterima dalam perspektif ekonomi syariah sepanjang memenuhi prinsip transparansi, verifikasi ilmiah, serta bebas dari unsur spekulasi dan riba. Ketua...

Dua Perusahaan Besi dan Baja Segera Disidangkan Atas Pidana Lingkungan, KLH Tak Toleransi Pencemar

Ecobiz.asia — Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup menyerahkan tersangka dan barang bukti (Tahap II) dalam perkara dugaan tindak...

Indonesia Removes Sea Sand Export Provision in New Marine Sedimentation Rule

Ecobiz.asia — Indonesia’s Ministry of Marine Affairs and Fisheries has issued a new regulation revising the implementation rules for managing marine sedimentation, including the...