Bauran EBT di Sektor Listrik Capai 16,3 Persen, Lampaui Target RUKN

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat bauran energi baru dan terbarukan (EBT) di sektor ketenagalistrikan mencapai 16,3 persen pada 2025, melampaui target Rencana Umum Ketenagalistrikan Nasional (RUKN) sebesar 15,9 persen.

Capaian tersebut didorong oleh penambahan kapasitas pembangkit EBT terbesar dalam lima tahun terakhir yang mencapai 15.630 megawatt (MW). Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan, secara keseluruhan bauran EBT nasional pada 2025 berada di level 15,75 persen.

“Penambahan kapasitas EBT tahun 2025 ini sebenarnya cukup besar, tetapi secara persentase terlihat turun karena ada tambahan pembangkit dari gas dan batu bara,” ujar Bahlil, dikutip Senin (12/1/2026).

Read also:  Perkuat Rantai Pasok Co-firing PLTU, PLN EPI Resmikan Fasilitas Hub Biomassa Tasikmalaya dan Ciamis

Berdasarkan data Kementerian ESDM, penambahan kapasitas pembangkit EBT didominasi oleh Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) sebesar 7.587 MW. Kontribusi berikutnya berasal dari bioenergi sebesar 3.148 MW dan panas bumi sebesar 2.744 MW.

Sumber EBT lainnya juga menunjukkan peningkatan, antara lain tenaga surya sebesar 1.494 MW, gasifikasi batu bara sebesar 450 MW, pembangkit listrik tenaga bayu sebesar 152 MW, pemanfaatan sampah sebesar 36 MW, serta sumber lainnya sebesar 18 MW.

Read also:  KLH Resmi Cabut Persetujuan Lingkungan 28 Perusahaan di Sumatra

Bahlil menilai capaian tersebut diraih di tengah dinamika global yang penuh tantangan. Menurut dia, kondisi tersebut justru mendorong pemerintah untuk memastikan target transisi energi tetap berjalan sesuai arahan Presiden.

“Tahun 2025 penuh dengan dinamika dan tantangan. Namun dalam setiap tantangan, pemerintah harus hadir untuk memastikan target yang telah ditetapkan Presiden dapat dicapai,” kata Bahlil.

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi mengatakan capaian bauran EBT di sektor ketenagalistrikan menunjukkan kinerja yang melampaui perencanaan awal.

Read also:  Soroti Bencana Banjir Sumatra, Refleksi Natal Kemenhut Tekankan Solidaritas Rimbawan dan Kepedulian Pemulihan Bumi

“Untuk sektor ketenagalistrikan, bauran EBT tercapai 16,3 persen, lebih tinggi dari target RUKN yang sebesar 15,9 persen,” ujar Eniya.

Di sisi investasi, subsektor EBT dan konservasi energi juga mencatatkan kinerja positif dengan realisasi investasi mencapai 2,4 miliar dolar AS sepanjang 2025. Pemerintah menilai capaian ini memperkuat fondasi transisi energi nasional menuju sistem energi yang lebih bersih dan berkelanjutan. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

PLTU Captive Melonjak ke 19,3 GW, CREA: Risiko Emisi dan Beban Ekonomi Kian Membesar

Ecobiz.asia — Pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) captive di Indonesia terus melesat dan mencapai kapasitas 19,3 gigawatt (GW) pada 2025, memicu kekhawatiran meningkatnya...

Pemerintah Susun Peta Jalan Dekarbonisasi Transportasi, Target Terbit Mei 2026

Ecobiz.asia — Pemerintah mulai menyusun peta jalan dekarbonisasi sektor transportasi sebagai bagian dari upaya menekan emisi karbon nasional dan memenuhi target net zero emission...

Sumatra Mulai Memanas, Kemenhut Kerahkan Manggala Agni Padamkan Karhutla

Ecobiz.asia – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menurunkan pasukan Manggala Agni untuk melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Sumatra seiring meningkatnya titik...

KLH Turunkan Tim Ahli Kaji Penyebab Longsor di Cisarua, Evaluasi Tata Ruang

Ecobiz.asia — Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Hanif Faisol Nurofiq mengatakan longsor yang terjadi di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua,...

Indonesia, UK Push Post-COP30 Climate Action, Focus on Finance and Resilience

Ecobiz.asia — Indonesia and Britain agreed to step up climate cooperation to accelerate post-COP30 action, with a focus on climate finance, national resilience and...

TOP STORIES

ASEAN Smart Energy & Energy Storage Expo 2026

Ecobiz.asia - Supported by the Ministry of Energy of Thailand, the Electricity Generating Authority of Thailand (EGAT), and the Thailand Convention and Exhibition Bureau...

Indonesia to Unveil Transport Decarbonisation Roadmap by May 2026

Ecobiz.asia — Indonesia is preparing a national roadmap to decarbonise its transport sector as part of efforts to cut carbon emissions and meet its...

PLTU Captive Melonjak ke 19,3 GW, CREA: Risiko Emisi dan Beban Ekonomi Kian Membesar

Ecobiz.asia — Pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) captive di Indonesia terus melesat dan mencapai kapasitas 19,3 gigawatt (GW) pada 2025, memicu kekhawatiran meningkatnya...

Pemerintah Susun Peta Jalan Dekarbonisasi Transportasi, Target Terbit Mei 2026

Ecobiz.asia — Pemerintah mulai menyusun peta jalan dekarbonisasi sektor transportasi sebagai bagian dari upaya menekan emisi karbon nasional dan memenuhi target net zero emission...

Sumatra Mulai Memanas, Kemenhut Kerahkan Manggala Agni Padamkan Karhutla

Ecobiz.asia – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menurunkan pasukan Manggala Agni untuk melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Sumatra seiring meningkatnya titik...