Waspada Situasi Darurat, Pertamina EP Cepu Simulasi Emergency Drill di Lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Zona 12 Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina menggelar simulasi emergency drill di Lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) untuk menumbuhkan kewaspadaan terjadinya situasi darurat dari sebuah operasi migas.

Dalam emergency drill ini terdapat skenario kebocoran gas yang menyebabkan beberapa dampak yang harus dilakukan pengendalian situasi seperti musterring, rescue, medical evacuation dan lain-lain.

Kegiatan emergency drill yang dilakukan oleh pekerja PEPC JTB dan turut melibatkan stakeholder yang ada di sekitar wilayah operasi di lakukan di lokasi Gas Processing Facility (GPF) dan Well Pad East di Desa Bandungrejo, Ngasem, Bojonegoro, Jawa Timur, Kamis, 29 Agustus 2024. 

Baca juga: Sri Mulyani Beberkan Kesiapan Implementasi Pajak Karbon: Langkah Penting Kontrol Emisi

Read also:  PT Bukit Asam dan Relawan Bakti BUMN Gelar Aksi Sosial Rayakan HUT ke-80 RI

Manager Communication Relations & CID PEPC Rahmat Drajat menerangkan selain untuk melatih kesiapan anggota Site Emergency Response Team (SERT) pelatihan ini juga bertujuan melatih bagaimana alur komunikasi dalam situasi emergency ini dapat dilakukan secara berjenjang. Dengan demikian manajemen bisa memberikan arahan yang tepat dalam mengurangi berbagai risiko.

Ditambahkan Rahmat, kegiatan ini dilakukan secara terjadwal sebagai bagian dari aspek keselamatan di lingkungan hulu migas. Dengan pelatihan seperti ini seluruh tim akan semakin paham peran dan tugasnya dalam menghadapi kondisi darurat.
 
“Kami sengaja melibatkan stakeholder eksternal seperti pihak desa, fasilitas kesehatan di sekitar dan petugas keamanan agar bisa terbangun pemahaman maupun kesiapsiagaan dalam merespon kondisi tertentu,” jelasnya.

Read also:  PLN Nusantara Power Raih Penghargaan Efisiensi Pembangkit Listrik pada BUMN Awards 2025

Sementara itu, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Paratazkia yang turut mengkoordinir tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) mengungkapkan, penanganan situasi kondisi kebencanaan perlu penanganan secara komprehensif dengan melibatkan berbagai komponen sesuai konsep pentahelix. 

Konsep tersebut telah diimplementasikan melalui pelibatan pemerintah Desa Bandungrejo, puskesmas, Koramil dan Polsek daerah sekitar operasi. 

Baca juga: Mahasiswa UGM Kembangkan Teknologi Carbon Capture dari Limbah Tongkol Jagung, Seperti Apa?

“Masyarakat dilibatkan dalam drill ini seperti Tagana yang berasal dari penduduk desa, NGO, media dan akademisi akademisi yang diperankan oleh Mahasiswa sebagai Relawan Siaga Bencana Stikes Maboro juga terlibat. Jadi ini sangat lengkap dan bagus,” terangnya.     
                                                                                       
Manager HSSE Operations PEPC Zona 12 Benny Rahadian mengatakan, pihaknya menggelar program major emergency drill ini dengan tujuan untuk mengkalibrasi seluruh komponen emergency response team yang ada dalam menghadapi kondisi darurat. Menurutnya, secara berjenjang apa saja yang harus dilakukan bisa disimulasikan disini agar kesiapsiagaan tim bisa terjaga. ***

TOP STORIES

MORE ARTICLES

Dorong Semangat Belajar, IGGC Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Anak di NTT

Ecobiz.asia – Indonesian Geothermal Golf Community (IGGC) menyalurkan bantuan pendidikan bagi 150 anak di Kabupaten Nagekeo dan Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan berupa perlengkapan...

Semen Indonesia Tegaskan Dukungan ESG dalam Festival Mangrove Jawa Timur VII

Ecobiz.asia – PT Semen Indonesia Group menegaskan komitmennya terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui dukungan penuh pada upaya perlindungan dan pengelolaan ekosistem...

PT Bukit Asam dan Relawan Bakti BUMN Gelar Aksi Sosial Rayakan HUT ke-80 RI

Ecobiz.asia — PT Bukit Asam Tbk (PTBA) bersama Kementerian BUMN dan MIND ID memanfaatkan momentum peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia dengan menggelar...

Target Indonesia Bersih 2029, KLH Dorong Teknologi Tepat Guna dan Inovasi

Ecobiz.asia – Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) menempatkan teknologi tepat guna, transisi energi bersih, ketersediaan air minum, dan pengembangan kota cerdas sebagai...

ISF 2025 Siap Digelar, Indonesia Incar Status Hub Investasi Hijau Global

Ecobiz.asia – Indonesia akan kembali menggelar Indonesia International Sustainability Forum (ISF) 2025 pada 10–11 Oktober di Jakarta International Convention Center (JICC), menegaskan ambisi menjadi...

TOP STORIES

PLN Luncurkan HCS Ultima, Layanan Charging Mobil Listrik di Rumah Lebih Cepat

Ecobiz.asia – PT PLN (Persero) meluncurkan Home Charging Services (HCS) Ultima, layanan terbaru untuk pengisian daya kendaraan listrik (EV) di rumah. Dibanding versi sebelumnya, HCS...

PLN Targetkan 220 MW dari Dua Proyek PLTP di Bengkulu

Ecobiz.asia – PT PLN (Persero) mempercepat pengembangan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) sebagai bagian dari upaya transisi energi nasional. Dua proyek strategis kini disiapkan...

OJK-Kemenhut Sepakat Dorong Akses Permodalan Perhutanan Sosial, Kembangkan Potensi Karbon

Ecobiz.asia – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kementerian Kehutanan (Kemenhut) meneken nota kesepahaman strategis untuk memperkuat sinergi antara sektor keuangan dan kehutanan, dengan fokus...

PLN Nusantara Power Raih Gold Stevie Award Lewat Inovasi AI Hydrobot

Ecobiz.asia – PLN Nusantara Power (PLN NP) meraih Gold Stevie® Award for Technology Excellence 2025 dalam kategori Technology Breakthrough of the Year –...

Bangun PLTMH dan PLTS, Pertamina Hadirkan Desa Energi Berdikari di Sumsel

Ecobiz.asia – Kilang Pertamina Internasional (KPI) meresmikan program Desa Energi Berdikari (DEB) di Sumatera Selatan sebagai upaya menghadirkan energi berkelanjutan sekaligus mendorong kemandirian ekonomi...