IESR Gelar “Kelas Karbon” untuk Jawab Kebutuhan Industri Hitung Emisi Pasca Perpres 110/2025

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — Akademi Transisi Energi Institute for Essential Services Reform (IESR) akan menyelenggarakan pelatihan Kelas Karbon: Perhitungan Karbon (GHG Accounting) secara daring pada Sabtu, 22 November 2025.

Kegiatan ini digelar untuk menjawab kebutuhan mendesak industri dalam menghitung emisi gas rumah kaca setelah diberlakukannya Peraturan Presiden No. 110/2025 tentang Nilai Ekonomi Karbon.

Tutor Akademi Transisi Energi IESR, Gaizca Betha Bianca, menjelaskan bahwa meningkatnya kewajiban pengendalian emisi membuat perusahaan harus memahami dasar-dasar perhitungan emisi, termasuk penyusunan inventarisasi yang sesuai standar.

Read also:  Edi Permadi Luncurkan Buku Perjalanan Karier dari Penjual Kacang hingga Direktur Tambang di Usia 29 Tahun

“Setelah Perpres 110/2025 terbit dan Peta Jalan Dekarbonisasi Kemenperin dirampungkan, perhitungan emisi tidak lagi bisa ditunda. Banyak perusahaan membutuhkan panduan praktis agar tahu harus mulai dari mana,” ujarnya, Senin (10/11/2025)

Pelatihan yang akan berlangsung pukul 09.00–16.00 WIB itu menghadirkan sejumlah ahli dekarbonisasi. Sesi pertama akan membahas dasar-dasar GHG Accounting serta relevansinya terhadap Perpres 110/2025 bersama Lastyo Kuntoaji Lukito, Ketua Umum Association of Carbon Emission Experts Indonesia (ACEXI).

Read also:  Peluncuran Buku Jeffrey Mulyono Soroti Pentingnya Pemberdayaan Masyarakat Sekitar Tambang

Materi berikutnya akan mengupas perhitungan emisi Scope 1, 2, dan 3, disertai studi kasus oleh Muhammad Faizal Mahmud, validator/verifikator GHG, serta Agusta Samodra Putra, Associate Expert TUV Rheinland.

Sesi terakhir membahas manajemen inventarisasi dan persiapan proses validasi–verifikasi (V&V) yang akan disampaikan oleh Aldi Cahya Muhammad, pakar strategi dekarbonisasi.

Pelatihan ini ditujukan bagi perwakilan perusahaan, praktisi industri, dan profesional yang ingin memahami penyusunan inventarisasi emisi sesuai standar internasional. Peserta akan mendapatkan sertifikat, materi pelatihan, serta sesi diskusi kelompok.

Read also:  Edi Permadi Luncurkan Buku Perjalanan Karier dari Penjual Kacang hingga Direktur Tambang di Usia 29 Tahun

Pendaftaran dibuka melalui tautan s.id/KelasPerhitunganKarbon. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Edi Permadi Luncurkan Buku Perjalanan Karier dari Penjual Kacang hingga Direktur Tambang di Usia 29 Tahun

Ecobiz.asia -- Profesional pertambangan sekaligus Tenaga Profesional Bidang Sumber Kekayaan Alam di Lemhannas RI, Edi Permadi, meluncurkan buku berjudul Direktur di Usia 29 Tahun...

Peluncuran Buku Jeffrey Mulyono Soroti Pentingnya Pemberdayaan Masyarakat Sekitar Tambang

Ecobiz.asia – Keberhasilan industri pertambangan tidak lagi hanya diukur dari besarnya produksi maupun kontribusi terhadap penerimaan negara, tetapi juga dari sejauh mana perusahaan mampu...

PHI Lampaui Target Produksi Migas di Kuartal I, Luncurkan APEKA 2026 untuk Perkuat Sinergi Media

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) mencatatkan kinerja operasional yang melampaui target pada triwulan (TW) I 2026, dengan realisasi produksi minyak mencapai lebih...

Kartini 2026: MedcoEnergi Dorong Kesetaraan dan Tata Kelola Berkelanjutan

Ecobiz.asia — MedcoEnergi menggelar peringatan Hari Kartini 2026 melalui konser tematik bertajuk “Cita-cita, Harapan, Aspirasi” di Soehanna Hall, The Energy Building Jumat (24/4). Kegiatan...

Peringati Hari Bumi 2026, Pertamina EP Sangatta Field Gelar Penanaman Pohon Penyerap Karbon

Ecobiz.asia – PT Pertamina EP (PEP) Sangatta Field menggelar aksi penanaman pohon dan kampanye pengurangan sampah plastik di Kutai Timur, Kalimantan Timur, dalam rangka...

TOP STORIES

Perluas Pemanfaatan Energi Bersih, Pertamina Pasang PLTS di Kapal Oil Barge

Ecobiz.asia — PT Pertamina (Persero) mulai memperluas pemanfaatan energi bersih ke sektor maritim melalui pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Kapal Oil Barge...

Indonesia Advances Energy Carbon Market With 120 Projects in Pipeline

Ecobiz.asia — Indonesia’s Ministry of Energy and Mineral Resources is preparing to accelerate the country’s carbon market development after identifying around 120 energy-sector carbon...

P3HKI Dorong Sertifikat Kepatuhan Ketenagakerjaan Jadi Syarat Merger dan Akuisisi

Ecobiz.asia – Penguatan kepatuhan ketenagakerjaan dinilai menjadi agenda penting dalam menciptakan iklim investasi yang berkelanjutan di Indonesia. Salah satu langkah yang diusulkan adalah menjadikan...

AgResults Berikan Rp23 Miliar Kepada Pemenang Kompetisi Budidaya Perikanan Berkelanjutan

Ecobiz.asia - Sebanyak 17 pelaku usaha dan koperasi sektor perikanan menerima total insentif senilai Rp23 miliar melalui proyek AgResults Indonesia Aquaculture Challenge yang mendorong...

Cara Petani Manfaatkan Peluang Ekonomi melalui Perdagangan Karbon, Wamen LH: Jadi Tambahan Penghasilan

Ecobiz.asia – Wakil Menteri Lingkungan Hidup/Wakil Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Diaz Hendropriyono, mendorong petani memanfaatkan peluang ekonomi dari perdagangan karbon melalui pembentukan...