PetroChina Dorong Pengembangan Kopi Liberika dan UMKM di Tanjung Jabung Barat

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — PetroChina International Jabung Ltd (PCJL) mendorong penguatan ekonomi lokal melalui pengembangan kopi Liberika dan UMKM di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Program pendampingan yang dijalankan sejak 2015 itu mencakup peningkatan kualitas budidaya, pascapanen, hingga pemasaran.

CSR & Comdev Supervisor PCJL, Ahmad Ramadlan, mengatakan perusahaan mendukung petani dalam menerapkan budidaya berkelanjutan serta membantu hilirisasi produk. “Kami tidak hanya membina petani, tetapi juga mendorong UMKM agar mandiri dan naik kelas,” ujarnya dalam kegiatan Kunjungan Lapangan Media SKK Migas–KKKS, Rabu (26/11/2025).

Read also:  Terratai Tanam Investasi di Birufinery, Perluas Model Rumput Laut Berkelanjutan

Untuk memperluas pemasaran produk, PetroChina membangun Gerai Mekar Jaya sebagai pusat edukasi dan pengembangan UMKM. Gerai itu kini menampung berbagai produk lokal seperti kopi sangrai, olahan pangan, dan kerajinan warga.

Pengelola Gerai Mekar Jaya, Harihadi, menyebut program tersebut meningkatkan kapasitas petani dan pelaku usaha. “Dulu kami hanya menjual green bean. Sekarang kami bisa mengolah, mengemas, dan memasarkan produk sendiri,” katanya.

Read also:  Ada Dua Jalur Penerbitan Kredit Karbon Kehutanan, Kemenhut Pastikan Integritas Proyek

Kopi Liberika Betara saat ini memiliki sertifikat Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) dan dijual dengan harga sekitar Rp85.000 per kilogram. Permintaan datang dari pasar domestik maupun Malaysia dan Singapura.

SKK Migas menilai program ini memberi dampak ekonomi langsung bagi masyarakat. “Inisiatif PetroChina menunjukkan kegiatan hulu migas dapat mendorong peningkatan kapasitas petani dan UMKM lokal,” kata Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas, Heru Setyadi. ***

TOP STORIES

MORE ARTICLES

Degradasi Hutan Menurun, Namun Tantangan Pengelolaan Dinilai Masih Berat

Ecobiz.asia — Degradasi hutan Indonesia tercatat mulai menurun berdasarkan statistik kehutanan terbaru. Pada 2022–2023, laju kerusakan hutan tropis mencapai 121 ribu hektare per tahun. Meski...

Dorong Ekosistem Industri Rempah, Indonesia Luncurkan Peta Jalan Hilirisasi Rempah 2025–2045

Ecobiz.asia – Kementerian PPN/Bappenas meluncurkan Peta Jalan Hilirisasi Rempah 2025–2045 yang mencakup komoditas pala, lada, cengkih, kayu manis, vanili, dan temulawak sebagai langkah strategis...

Pertamina-GIZ Kolaborasi Perkuat Transisi Energi dan Keberlanjutan

Ecobiz.asia – PT Pertamina (Persero) dan Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) GmbH resmi memperluas kerja sama pengembangan energi bersih dan keberlanjutan melalui penandatanganan...

Carbon Youth Challenge Buka Jalan Generasi Muda Masuki Ekonomi Karbon, Ini Dia Pemenangnya!

Ecobiz.asia — Carbon Youth Challenge (CYC) 2025 mendorong keterlibatan generasi muda dalam inovasi iklim melalui proyek-proyek karbon berbasis teknologi dan solusi keberlanjutan. Program yang digagas...

SIPEF Rampungkan Pembangunan Pabrik BioCNG, Manfaatkan Limbah Cair Sawit

Ecobiz.asia — Grup perkebunan asal Belgia, SIPEF, merampungkan pembangunan fasilitas BioCNG pertama mereka di Indonesia yang berlokasi di Labuhanbatu Selatan, Sumatra Utara. Proyek ini dikembangkan...

TOP STORIES

PGE Explores Indonesia’s First Geothermal-Powered Green Low Carbon Data Center

Ecobiz.asia — PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) has begun assessing the feasibility of developing Indonesia’s first green data center powered by...

PGE Kaji Pembangunan Data Center Rendah Karbon Berbasis Panas Bumi Pertama di Indonesia

Ecobiz.asia — PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) mulai mengkaji peluang pengembangan green data center berbasis energi panas bumi, yang diklaim berpotensi...

Rekind-Carbon Clean Teken MoU Hadirkan CycloneCC, Teknologi Penangkap Karbon Berbiaya Rendah di Indonesia

Ecobiz.asia — PT Rekayasa Industri (Rekind) menandatangani nota kesepahaman dengan perusahaan teknologi asal Inggris, Carbon Clean, untuk menghadirkan dan mengembangkan CycloneCC, sistem penangkapan karbon...

Kemenhut-WCS Perkuat Komitmen Konservasi Keanekaragaman Hayati, Terobosan Pendanaan Jadi Sorotan

Ecobiz.asia — Kementerian Kehutanan (Kemenhut) dan Wildlife Conservation Society (WCS) kembali memperkuat kerja sama dalam upaya konservasi keanekaragaman hayati Indonesia melalui penandatanganan Memorandum of...

Santi Energi Hijau Gandeng Pemkab Sumba Timur Kembangkan Bioenergi Malapari

Ecobiz.asia - PT Santi Energi Hijau dan Pemerintah Kabupaten Sumba Timur menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk penelitian dan pengembangan Pongamia pinnata (Malapari) di...