Vale Beberkan Cara Dekarbonisasi, Mulai dari Pemanfaatan Energi Bersih hingga Penggunaan Kendaraan Listrik

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) mengimplementasikan berbagai inisiatif ramah lingkungan untuk mencapai target Net Zero Emissions pada 2050 dan mendukung agenda aksi mitigasi perubahan iklim yang Pemerintah Indonesia.

Salah satunya adalah pemanfaatan energi bersih dalam operasional pabrik. 

Saat ini, pabrik pengolahan nikel PT Vale didukung oleh energi bersih dari tiga Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), yaitu PLTA Larona, PLTA Balambano, dan PLTA Karebbe, yang menghasilkan total kapasitas 365 ribu megawatt per tahun.

Baca juga: Pasok Listrik Bersih di Kawasan Industri Hijau, PLTS Aruna Panen Apresiasi

Read also:  Jaringan Gas PGN Hadir dari Barat hingga Timur, Dukung Pemerataan dan Ketahanan Energi

“Kami memiliki tiga PLTA yang mendukung operasi pabrik kami dengan energi bersih, yang mengurangi ketergantungan kami pada energi fosil dan menurunkan jejak karbon kami secara signifikan,” ujar Bernardus Irmanto, Chief of Sustainability and Corporate Affair PT Vale, dalam sesi The Leaders Roundtable on Industrial Decarbonization diskusi pre-event International Sustainability Forum (ISF) 2024, Kamis, 29 Agustus 2024.

Selain itu, PT Vale juga telah mengadopsi kendaraan listrik untuk operasional pertambangan dan memanfaatkan boiler listrik untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil seperti Marine Fuel Oil (MFO) dan diesel. 

Read also:  Pertamina-PLN Garap 19 Proyek Panas Bumi 530 MW untuk Percepat Transisi Energi

Dengan pengoperasian boiler listrik yang menggunakan energi terbarukan, PT Vale menjadi perusahaan pertambangan pertama yang melakukannya di Indonesia, mengurangi konsumsi MFO dan diesel.

Namun, Bernardus Irmanto menyebutkan bahwa perjalanan menuju dekarbonisasi bukan tanpa tantangan. 

“Ini adalah sebuah tantangan, tidak semudah yang dibayangkan,” ujarnya dalam sesi Leaders Roundtable yang diinisiasi oleh Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi.

Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Muhammad Rachmat Kaimuddin, yang membuka acara tersebut menekankan pentingnya kerjasama berbagai pihak untuk menghadapi perubahan iklim ekstrem. 

Read also:  Pertamina Pamerkan Inovasi Bioetanol dan SAF Berbahan Jelantah di Harteknas 2025

Baca juga: Tepis Stigma Buruk, PT Vale Buktikan Pertambangan Nikel Bersih dengan Terapkan ESG

“Kami mencoba menyeimbangkan antara upaya meningkatkan perekonomian masyarakat dengan upaya dekarbonisasi serta pemanfaatan energi terbarukan,” ungkap Rachmat, yang juga merupakan Presiden Komisaris PT Vale Indonesia.

Rachmat menggarisbawahi bahwa perjalanan transisi energi di Indonesia masih panjang, dengan 86% energi industri masih bergantung pada bahan bakar fosil hingga 2023. Dukungan terhadap inovasi dalam transisi energi sangat penting untuk mencapai target nasional. ***

TOP STORIES

MORE ARTICLES

PLN Luncurkan HCS Ultima, Layanan Charging Mobil Listrik di Rumah Lebih Cepat

Ecobiz.asia – PT PLN (Persero) meluncurkan Home Charging Services (HCS) Ultima, layanan terbaru untuk pengisian daya kendaraan listrik (EV) di rumah. Dibanding versi sebelumnya, HCS...

PLN Targetkan 220 MW dari Dua Proyek PLTP di Bengkulu

Ecobiz.asia – PT PLN (Persero) mempercepat pengembangan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) sebagai bagian dari upaya transisi energi nasional. Dua proyek strategis kini disiapkan...

PLN Nusantara Power Raih Gold Stevie Award Lewat Inovasi AI Hydrobot

Ecobiz.asia – PLN Nusantara Power (PLN NP) meraih Gold Stevie® Award for Technology Excellence 2025 dalam kategori Technology Breakthrough of the Year –...

Bangun PLTMH dan PLTS, Pertamina Hadirkan Desa Energi Berdikari di Sumsel

Ecobiz.asia – Kilang Pertamina Internasional (KPI) meresmikan program Desa Energi Berdikari (DEB) di Sumatera Selatan sebagai upaya menghadirkan energi berkelanjutan sekaligus mendorong kemandirian ekonomi...

Pertamina Akan Replikasi Produksi SAF Berbahan Minyak Jelantah ke Kilang Balongan dan Dumai

Ecobiz.asia – PT Pertamina (Persero) melalui PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) berencana memperluas produksi bahan bakar ramah lingkungan Sustainable Aviation Fuel (SAF) berbahan minyak...

TOP STORIES

PLN Luncurkan HCS Ultima, Layanan Charging Mobil Listrik di Rumah Lebih Cepat

Ecobiz.asia – PT PLN (Persero) meluncurkan Home Charging Services (HCS) Ultima, layanan terbaru untuk pengisian daya kendaraan listrik (EV) di rumah. Dibanding versi sebelumnya, HCS...

PLN Targetkan 220 MW dari Dua Proyek PLTP di Bengkulu

Ecobiz.asia – PT PLN (Persero) mempercepat pengembangan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) sebagai bagian dari upaya transisi energi nasional. Dua proyek strategis kini disiapkan...

OJK-Kemenhut Sepakat Dorong Akses Permodalan Perhutanan Sosial, Kembangkan Potensi Karbon

Ecobiz.asia – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kementerian Kehutanan (Kemenhut) meneken nota kesepahaman strategis untuk memperkuat sinergi antara sektor keuangan dan kehutanan, dengan fokus...

PLN Nusantara Power Raih Gold Stevie Award Lewat Inovasi AI Hydrobot

Ecobiz.asia – PLN Nusantara Power (PLN NP) meraih Gold Stevie® Award for Technology Excellence 2025 dalam kategori Technology Breakthrough of the Year –...

Bangun PLTMH dan PLTS, Pertamina Hadirkan Desa Energi Berdikari di Sumsel

Ecobiz.asia – Kilang Pertamina Internasional (KPI) meresmikan program Desa Energi Berdikari (DEB) di Sumatera Selatan sebagai upaya menghadirkan energi berkelanjutan sekaligus mendorong kemandirian ekonomi...