Tectona Mitra Utama Perkuat Komitmen Industri Berkelanjutan Lewat Solusi EPC Inovatif dan Ekspansi Bisnis

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – PT Tectona Mitra Utama (TMU), perusahaan penyedia solusi terintegrasi di bidang engineering, procurement & construction (EPC) di Indonesia, memperkuat komitmennya dalam mendukung pengembangan industri berkelanjutan. 

Dalam enam tahun perjalanan usahanya, TMU telah berhasil mengimplementasikan inovasi yang mendalam dalam solusi EPC, memperkuat posisinya di sektor pertambangan, minyak dan gas, dan manufaktur.

Septri Welly Eka Putra, Chief Executive Officer TMU, menyatakan selama enam tahun, TMU telah membuktikan komitmennya dalam menyediakan solusi EPC terbaik yang mengedepankan kualitas, efisiensi, serta penerapan tata kelola yang baik sesuai dengan regulasi yang berlaku. 

“Kami menjadi mitra strategis sektor industri dalam memastikan kepatuhan terhadap pemenuhan Good Mining Practice yang  ditetapkan Kementerian ESDM, serta standar Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), keselamatan operasional pertambangan, serta konservasi sumber daya,” kata Wely dalam keterangannya, Rabu (22/1/2025). 

Baca juga: Desa Energi Berdikari Pertamina Hadirkan Kemandirian Energi di Kampung Adat Malasigi Papua

Welly menegaskan, tahun 2025 ini akan menambah jajaran momen penting bagi perjalanan bisnis TMU. 

“Tahun ini kami juga menambah lini bisnis baru, yaitu Tectona Baratama Energi, yang berfokus sebagai kontraktor pertambangan. Langkah ini menegaskan komitmen kami dalam berkontribusi pada pengembangan dan pemanfaatan sumber energi di Indonesia, sejalan dengan visi perusahaan untuk mendukung pertumbuhan sektor industri nasional,” kata Welly. 

Pada tahun 2025 ini, kata Welly, perusahaan menargetkan pertumbuhan bisnis grup hingga 75 persen.

Read also:  PGN Garap Stranded Gas Lapangan Sengeti, Tambah Pasokan Gas Domestik

“Sebagai perusahaan EPC lokal yang dipercaya mengelola proyek berskala Asia Tenggara, kami juga telah membuktikan kualitas para engineer Indonesia di kancah internasional,” kata Welly. 

Welly menambahkan, sebagai konsultan dan penyedia solusi EPC terintegrasi, TMU terus mengembangkan dan memperkuat jaringan bisnisnya untuk memberikan one-stop solution kepada para kliennya. 

asSeptri Welly Eka Putra, Chief Executive Officer TMU

Dengan memanfaatkan teknologi terkini seperti Building Information Modeling (BIM), dan analisis geoteknik berbasis 3D modeling, kata Welly, TMU berhasil meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi risiko, dan menjamin kualitas optimal di setiap proyek. 

Komitmen TMU terhadap kualitas dan keberlanjutan juga diwujudkan melalui penerapan standar tinggi dalam aspek Health, Safety & Environment (HSE). Hal ini dibuktikan dengan pencapaian 1,2 juta jam kerja karyawan tanpa kecelakaan (zero accident), serta kepatuhan terhadap standar ISO 45001 dan ISO 9001 yang diakui secara nasional maupun internasional.

Sementara kesuksesan TMU mendorong perusahaan memperluas lini bisnis dan layanannya untuk mendukung kebutuhan proyek pertambangan. 

Hingga kini, TMU telah memiliki tiga entitas bisnis baru, yaitu: (1) Tectona Mitra Rekatama yang berfokus pada layanan konsultasi engineering dengan pemanfaatan teknologi inovatif dan terkini, (2) Tectona Anugrah Pratama Cargo, perusahaan afiliasi yang menyediakan layanan logistik terpadu untuk mendukung kebutuhan proyek EPC yang kompleks, dan (3) Tectona Baratama Energi, lini bisnis yang bergerak di bidang eksplorasi pertambangan.

Read also:  100x100 Luncurkan Pendanaan US$100 Juta, Bidik Bangun 50 Perusahaan Iklim di Asia Tenggara dan India

TMU terus berinovasi melalui investasi pada teknologi terkini demi menghadirkan solusi EPC yang andal, efisien, dan berkelanjutan. Dalam aspek geoteknik, TMU telah mengadopsi perangkat lunak canggih seperti teknologi analisis canggih dengan pemodelan berbasis 3D modeling. 

Teknologi ini memungkinkan visualisasi dan analisis yang lebih akurat guna mendukung perencanaan dan pengambilan keputusan yang tepat. 

Dalam proses penggambaran dan drafting, TMU memanfaatkan teknologi Building Information Modeling (BIM) sebagai orkestrator yang mengoordinasikan berbagai disiplin, termasuk arsitektur, sipil, dan mekanikal. Pendekatan ini memungkinkan minimalisasi potensi kesalahan dalam perencanaan, meningkatkan produktivitas desain hingga 30 persen, mengurangi risiko human error hingga 10 persen, serta secara signifikan meningkatkan akurasi hasil analisis.

Baca juga: Xurya Berhasil Operasikan 100 MW PLTS di Tahun 2024, Ciptakan Lebih dari 2.000 Green Jobs

Sanjeev Ratan, Chief Operating Officer TMU, menyatakan komitmen TMU terhadap pengembangan teknologi turut dibarengi dengan investasi yang berkelanjutan dalam pengembangan sumber daya manusia. 

TMU secara konsisten mengalokasikan 40 persen anggaran operasional tahunan untuk program pelatihan dan pengembangan di setiap divisi, yang meliputi peningkatan keterampilan dalam penggunaan software BIM, IoT, dan teknologi berbasis data, termasuk juga pengembangan kemampuan softskill untuk mendukung pekerjaan mereka. 

“Kami juga mendorong karyawan untuk memperoleh sertifikasi profesional di bidang teknologi, manajemen proyek, dan HSE guna mendukung operasional yang lebih efisien dan aman,” kata Sanjeev

Read also:  Ceria Corp Perkuat Komitmen ESG Lewat Program Green Legacy

Sanjeev menambahkan, TMU terus memperlihatkan komitmennya sebagai penyedia solusi EPC terintegrasi dengan menghadirkan layanan yang berstandar internasional, memanfaatkan pengalaman global dari seluruh sumber daya manusia. 

Dengan prinsip Local Experts with Global Expertise, TMU mendukung penggunaan konten lokal, di mana seluruh tenaga kerja adalah profesional Indonesia, dan produk yang digunakan berasal dari produksi dalam negeri. Strategi ini tidak hanya memperkuat peran TMU dalam memajukan industri nasional, tetapi juga membuktikan kemampuan kami untuk bersaing di tingkat global dan memenuhi standar internasional.

Baca juga: Diresmikan Prabowo, PLTS IKN Berkapasitas 50 MW Mulai Beroperasi

PT Tectona Mitra Utama (TMU) merupakan perusahaan lokal yang berdiri sejak 2018. TMU memiliki misi untuk menyediakan solusi terintegrasi di bidang engineering, procurement & construction (EPC) bagi berbagai sektor industri. 

Hingga 2023, TMU telah mencatatkan pertumbuhan yang signifikan dengan ratarata pertumbuhan tahunan di atas 60 persen. TMU telah menyelesaikan lebih dari 150 proyek berskala nasional hingga Asia Tenggara, termasuk proyek-proyek dari PT Pamapersada Nusantara, Berau Coal dan GE Lighting. Pencapaian ini mencerminkan komitmen TMU dalam menghadirkan solusi yang andal, efisien, berkualitas, dan terintegrasi guna memenuhi kebutuhan klien lokal maupun internasional. 

TMU juga banyak dipercaya dalam menangani proyek-proyek di area terpencil melalui penyediaan solusi terintegrasi mulai dari perencanaan, evaluasi desain hingga implementasi proyek secara efektif dan efisien. ****

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

PGN Garap Stranded Gas Lapangan Sengeti, Tambah Pasokan Gas Domestik

Ecobiz.asia – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) menyiapkan tambahan pasokan gas bumi dari Lapangan Sengeti sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan energi...

Pertagas Borong 5 Penghargaan pada Indonesia Sustainability Award 2026

Ecobiz.asia – PT Pertamina Gas (Pertagas), bagian dari Subholding Gas Pertamina, memborong lima penghargaan sekaligus meraih predikat Best of The Best ESG Leadership of...

ANTAM Kembali Masuk Tiga Indeks ESG KEHATI Periode Juni–November 2026

Ecobiz.asia – PT ANTAM Tbk kembali terpilih sebagai konstituen tiga indeks Environmental, Social, and Governance (ESG) KEHATI untuk periode Juni–November 2026, yakni Indeks SRI-KEHATI,...

PHM Dorong Konservasi Pesisir dan Dekarbonisasi Lewat Penanaman Mangrove di Lamaru

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) menanam 500 bibit pohon mangrove di Pantai Lamaru, Balikpapan, Kalimantan Timur, pada 13 Juni 2026 sebagai puncak...

PHE-Bareskrim Polri Perkuat Sinergi Jaga Keamanan Operasi Hulu Migas

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Hulu Energi (PHE) sebagai Subholding Upstream Pertamina memperpanjang kerja sama strategis dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Badan Reserse Kriminal...

TOP STORIES

Kolaborasi Jadi Kunci Perkuat Ketahanan Iklim di Indonesia

Ecobiz.asia – Ketahanan iklim di Indonesia tidak dapat dibangun hanya melalui kebijakan pemerintah, tetapi membutuhkan kolaborasi erat antara pemerintah, masyarakat, komunitas lokal, sektor swasta,...

Indonesia Dorong Pasar Karbon Berintegritas, Perkuat Kerja Sama Gambut dan Mangrove di Forum London

Ecobiz.asia – Indonesia membawa tiga agenda utama dalam forum Forest and Climate Leaders' Partnership (FCLP) di London, yakni mendorong pengembangan pasar karbon berintegritas tinggi,...

Indonesia Tegaskan Komitmen Kawal Transisi Energi Sejalan dengan Perlindungan Lingkungan

Ecobiz.asia – Indonesia menegaskan komitmen dalam transisi energi global menuju ekonomi rendah karbon berjalan beriringan dengan perlindungan lingkungan hidup serta pelestarian ekosistem. Pemerintah memastikan pengembangan...

Indonesia Pushes Fair Biodiversity Credit Market Centered on Indigenous and Local Communities

Ecobiz.asia — Indonesia has reaffirmed its commitment to developing a high-integrity and inclusive biodiversity credit market that ensures Indigenous Peoples and local communities are...

Indonesia Promotes Innovative Conservation Finance at London Climate Action Week 2026

Ecobiz.asia — Indonesia is accelerating the development of innovative financing mechanisms to bridge the country's conservation funding gap, positioning nature protection as a long-term...