Desa Energi Berdikari Pertamina Hadirkan Kemandirian Energi di Kampung Adat Malasigi Papua

MORE ARTICLES

 Ecobiz.asia – PT Pertamina Hulu Energi (PHE) menjalankan program Desa Energi Berdikari (DEB) Papua Community Mata Hati Malasigi untuk mendorong peningkatan perekonomian dan mendukung ketersediaan akses energi baru terbarukan (EBT) yang dapat diandalkan dan berkelanjutan bagi masyarakat sekitar. 

DEB Papua Community Mata Hati Malasigi dijalankan Pertamina EP Papua Field, sebagai bagian dari Zona 14 Regional Indonesia Timur.

DEB Papua Community Mata Hati Malasigi berlokasi di Desa Wisata Malasigi yang merupakan program binaan PEP Papua Field di Distrik Klayili, Papua Barat. 

Baca juga: MOL dan Marubeni Bentuk Perusahaan Patungan, Intip Pasar Kredit Karbon Berbasis Alam

Read also:  Ceria Raih PROPER Hijau Perdana 2024–2025, Bukti Kinerja Lingkungan Beyond Compliance

Kegiatan program meliputi pengembangan ekowisata dengan memanfaatkan sumber daya hutan secara berkelanjutan dan menggunakan energi terbarukan melalui Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan kapasitas panel Surya 8,72 kilowatt peak (kWp). 

“DEB yang dikembangkan di Desa Wisata Malasigi menggunakan energi bersih yang bersumber dari tenaga surya yang ada di sekitar dan memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan secara berkelanjutan,” ujar Elvina Manager CSR Pertamina Hulu Energi Elvina Winda, Rabu (22/1/2025).

seluas 1.750 hektare (Ha) dan mengurangi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) sebesar 3.600 liter per tahun dengan adanya PLTS, yang juga berpotensi menurunkan emisi hingga 9,022 Ton CO2eq/tahun. 

Read also:  PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik Data Center Microsoft, Perkuat Ekonomi Digital Berkelanjutan

Dampak ekonomi yang dihasilkan antara lain berupa penghematan hingga Rp36 juta/tahun dari pengurangan penggunaan BBM. 

Selain itu, adanya peningkatan pendapatan Lembaga Pengelolaan Hutan Kampung (LPHK) Belempe dari Rp1 juta/bulan menjadi Rp4 juta/bulan. 

Baca juga: Lakukan Dekarbonisasi, PLN Mau Pasang Alat Penangkap Carbon di Empat PLTU

Sementara itu, dampak sosial yang dihasilkan yakni meningkatkan produktivitas anggota LPHK Belempe, pemberdayaan kelompok rentan sebanyak 15 keluarga, mendorong kreativitas masyarakat dalam mengelola hutan secara berkelanjutan, terbentuknya 3 unit usaha baru, perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, dan mengurangi angka pengangguran sebanyak 10 jiwa.  

Read also:  Solid! PGN Catat Laba US$90,4 Juta di Q1 2026 Berkat Layanan Domestik dan Efisiensi

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Provinsi Papua Barat Daya Yusdi Lamatenggo menyampaikan saat ini Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya sedang mengembangkan wisata rendah karbon melalui penerapan energi terbarukan, contohnya PLTS di Kampung Adat Malasigi. 

“Apa yang dicapai Kampung Adat Malasigi dalam 2 tahun ini luar biasa, namun jangan cepat berpuas diri karena ini baru permulaan,” ungkap Yusdi. *** 

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

PHE Perkuat Budaya HSSE untuk Jaga Stabilitas Pasokan Energi di Tengah Tekanan Global

Ecobiz.asia — PT Pertamina Hulu Energi (PHE) menegaskan penguatan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) sebagai prioritas utama dalam menjaga stabilitas pasokan energi...

Pertamina Buka Beasiswa Sobat Bumi 2026, Pahami Informasi Lengkapnya

Ecobiz.asia - PT Pertamina (Persero) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) membuka program Beasiswa Sobat Bumi tahun 2026 untuk mahasiswa/i di seluruh...

Rincian Proyek PLTS PLN 1,225 GW Lewat Skema GIGA ONE, Target COD 2029

Ecobiz.asia — PT PLN (Persero) meluncurkan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Mentari Nusantara I berkapasitas 1,225 gigawatt (GW) melalui skema pengadaan terintegrasi bertajuk...

Vale Perkuat Kinerja ESG 2025, Investasi Lingkungan Naik 54,3%

Ecobiz.asia — PT Vale Indonesia Tbk memperkuat kinerja lingkungan, sosial, dan tata kelola (environmental, social, and governance/ESG) sepanjang 2025 dengan peningkatan signifikan investasi lingkungan...

PT Muliaglass dan PT Muliakeramik Indahraya Gandeng Xurya Resmikan PLTS Atap Terbesar di Indonesia Berkapasitas 22,5 MW

Ecobiz.asia -- Kebutuhan energi yang besar dan berkelanjutan di sektor industri mendorong semakin banyak pelaku manufaktur mengintegrasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) ke dalam...

TOP STORIES

ESG-IN, IDCTA Sign MoU to Advance Digitalization and Integrity of Indonesia’s Carbon Market

Ecobiz.asia — ESG-IN and the Indonesia Carbon Trade Association have signed a memorandum of understanding (MoU) to accelerate the development of a verified data-driven...

PHE Perkuat Budaya HSSE untuk Jaga Stabilitas Pasokan Energi di Tengah Tekanan Global

Ecobiz.asia — PT Pertamina Hulu Energi (PHE) menegaskan penguatan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) sebagai prioritas utama dalam menjaga stabilitas pasokan energi...

ESG-IN dan IDCTA Teken MoU, Dorong Digitalisasi dan Integritas Pasar Karbon Indonesia

Ecobiz.asia – ESG-IN dan Indonesia Carbon Trade Association (IDCTA) menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk mempercepat pengembangan ekosistem kredit karbon berbasis data terverifikasi di Indonesia. Penandatanganan...

ADB Launches Initiative to Build Asia’s Critical Minerals Supply Chains for Clean Energy and Batteries

Ecobiz.asia — The Asian Development Bank (ADB) has launched a new financing initiative aimed at developing critical minerals supply chains across Asia and the...

Singapore, Philippines Sign First Carbon Credit Deal Under Paris Agreement Article 6

Ecobiz.asia — Singapore and the Philippines have signed an implementation agreement on carbon credit collaboration under Article 6 of the Paris Agreement, marking the...