IESR Gelar “Kelas Karbon” untuk Jawab Kebutuhan Industri Hitung Emisi Pasca Perpres 110/2025

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — Akademi Transisi Energi Institute for Essential Services Reform (IESR) akan menyelenggarakan pelatihan Kelas Karbon: Perhitungan Karbon (GHG Accounting) secara daring pada Sabtu, 22 November 2025.

Kegiatan ini digelar untuk menjawab kebutuhan mendesak industri dalam menghitung emisi gas rumah kaca setelah diberlakukannya Peraturan Presiden No. 110/2025 tentang Nilai Ekonomi Karbon.

Tutor Akademi Transisi Energi IESR, Gaizca Betha Bianca, menjelaskan bahwa meningkatnya kewajiban pengendalian emisi membuat perusahaan harus memahami dasar-dasar perhitungan emisi, termasuk penyusunan inventarisasi yang sesuai standar.

Read also:  JDS Buka Drilling Academy Batch 7, Siapkan Generasi Unggul Energi Berkelanjutan

“Setelah Perpres 110/2025 terbit dan Peta Jalan Dekarbonisasi Kemenperin dirampungkan, perhitungan emisi tidak lagi bisa ditunda. Banyak perusahaan membutuhkan panduan praktis agar tahu harus mulai dari mana,” ujarnya, Senin (10/11/2025)

Pelatihan yang akan berlangsung pukul 09.00–16.00 WIB itu menghadirkan sejumlah ahli dekarbonisasi. Sesi pertama akan membahas dasar-dasar GHG Accounting serta relevansinya terhadap Perpres 110/2025 bersama Lastyo Kuntoaji Lukito, Ketua Umum Association of Carbon Emission Experts Indonesia (ACEXI).

Read also:  PHI Lampaui Target Produksi Migas di Kuartal I, Luncurkan APEKA 2026 untuk Perkuat Sinergi Media

Materi berikutnya akan mengupas perhitungan emisi Scope 1, 2, dan 3, disertai studi kasus oleh Muhammad Faizal Mahmud, validator/verifikator GHG, serta Agusta Samodra Putra, Associate Expert TUV Rheinland.

Sesi terakhir membahas manajemen inventarisasi dan persiapan proses validasi–verifikasi (V&V) yang akan disampaikan oleh Aldi Cahya Muhammad, pakar strategi dekarbonisasi.

Pelatihan ini ditujukan bagi perwakilan perusahaan, praktisi industri, dan profesional yang ingin memahami penyusunan inventarisasi emisi sesuai standar internasional. Peserta akan mendapatkan sertifikat, materi pelatihan, serta sesi diskusi kelompok.

Read also:  Kartini 2026: MedcoEnergi Dorong Kesetaraan dan Tata Kelola Berkelanjutan

Pendaftaran dibuka melalui tautan s.id/KelasPerhitunganKarbon. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

PHI Lampaui Target Produksi Migas di Kuartal I, Luncurkan APEKA 2026 untuk Perkuat Sinergi Media

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) mencatatkan kinerja operasional yang melampaui target pada triwulan (TW) I 2026, dengan realisasi produksi minyak mencapai lebih...

Kartini 2026: MedcoEnergi Dorong Kesetaraan dan Tata Kelola Berkelanjutan

Ecobiz.asia — MedcoEnergi menggelar peringatan Hari Kartini 2026 melalui konser tematik bertajuk “Cita-cita, Harapan, Aspirasi” di Soehanna Hall, The Energy Building Jumat (24/4). Kegiatan...

Peringati Hari Bumi 2026, Pertamina EP Sangatta Field Gelar Penanaman Pohon Penyerap Karbon

Ecobiz.asia – PT Pertamina EP (PEP) Sangatta Field menggelar aksi penanaman pohon dan kampanye pengurangan sampah plastik di Kutai Timur, Kalimantan Timur, dalam rangka...

JDS Buka Drilling Academy Batch 7, Siapkan Generasi Unggul Energi Berkelanjutan

Ecobiz.asia – Jakarta Drilling Society (JDS) resmi membuka Drilling Academy Program Batch 7 Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) di...

BIRU Resmikan Training Center dan Test Center, Targetkan Perluas Akses Kerja Internasional

Ecobiz.asia – PT BISA Ruang Nuswantara (BIRU), anak usaha PT BUMA Internasional Grup Tbk (IDX: DOID), meresmikan pusat pelatihan (training center) di Depok, Jawa...

TOP STORIES

Asia Pacific Ports Advance Cross-Sector Hydrogen and E-Fuel Development

Ecobiz.asia — Ports across the Asia Pacific are accelerating efforts to develop hydrogen and e-fuel ecosystems through cross-sector collaboration, positioning the region as a...

Two Sumatran Elephants Found Dead in Bengkulu, Investigation Underway

Ecobiz.asia — Two Sumatran elephants have been found dead in Mukomuko Regency, Bengkulu Province, prompting an investigation by Indonesia’s Ministry of Forestry to determine...

Induk dan Anak Gajah Sumatra Ditemukan Mati di Bengkulu, Kemenhut Lakukan Investigasi

Ecobiz.asia — Dua individu Gajah Sumatra ditemukan mati di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu. Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memastikan kasus tersebut tengah dalam proses investigasi untuk...

Vale Perkuat Kinerja ESG 2025, Investasi Lingkungan Naik 54,3%

Ecobiz.asia — PT Vale Indonesia Tbk memperkuat kinerja lingkungan, sosial, dan tata kelola (environmental, social, and governance/ESG) sepanjang 2025 dengan peningkatan signifikan investasi lingkungan...

PT Muliaglass dan PT Muliakeramik Indahraya Gandeng Xurya Resmikan PLTS Atap Terbesar di Indonesia Berkapasitas 22,5 MW

Ecobiz.asia -- Kebutuhan energi yang besar dan berkelanjutan di sektor industri mendorong semakin banyak pelaku manufaktur mengintegrasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) ke dalam...