Pertamina Drilling Gandeng PGI Technologies Adopsi Teknologi Pemboran Lateral

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) memperluas kolaborasi internasional di bidang teknologi pemboran dengan menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) bersama perusahaan teknologi energi asal Uni Emirat Arab, PGI Technologies Perfobore.

Penandatanganan MoU yang digelar di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Abu Dhabi, Persatuan Emirat Arab (PEA), dilakukan langsung oleh Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, dan disaksikan oleh Duta Besar RI untuk UEA, Judha Nugraha, Kepala SKK Migas Djoko Siswanto, Staf Ahli Kementerian ESDM Nanang Abdul Manaf, serta perwakilan manajemen Pertamina Group.

Kegiatan ini merupakan bagian dari International Engagement & Investment Forum yang diselenggarakan oleh KBRI UEA, Kementerian ESDM, SKK Migas, dan Pertamina, dengan dihadiri sejumlah perusahaan migas internasional, profesional migas Indonesia di UEA, dan mitra strategis sektor energi.

Read also:  Grup Pertamina Hulu Indonesia Raih 6 PROPER Hijau 2025, Bukti Komitmen Keberlanjutan

MoU tersebut menandai langkah Pertamina Drilling dalam mengadopsi teknologi terkini Extended Reach Reservoir Access (ERRA) yang dikembangkan oleh PGI Technologies.

Teknologi pemboran lateral ini memungkinkan pengeboran horizontal ke 4–8 arah dalam satu lubang sumur, sehingga dapat memperluas area penyerapan reservoir dan meningkatkan efisiensi operasi.

Menurut Avep, kolaborasi ini menjadi bagian dari strategi Pertamina Drilling dalam mendukung peningkatan produksi migas nasional melalui inovasi teknologi yang adaptif dan berkelanjutan.

“Melalui kerja sama ini, Pertamina Drilling berharap dapat memperkuat jejaring global serta mempercepat transfer teknologi untuk mendukung kemandirian energi nasional. Langkah ini menjadi bukti nyata keseriusan kami dalam mengintegrasikan inovasi global dengan kapasitas nasional,” ujar Avep, Selasa (4/11/2025).

Read also:  Dapat Pendanaan Rendah Karbon, Venambak Eksekusi Proyek Tambak Udang Ramah Lingkungan di Sumbawa

Teknologi ERRA sebelumnya dikembangkan melalui studi riset oleh fungsi Technology Innovation (TI) PT Pertamina (Persero) dan ditindaklanjuti oleh Pertamina Drilling sebagai pelaksana di lapangan. Studi ini berfokus pada peningkatan produksi sumur-sumur depleted reservoir dan tight reservoir dengan luas area penyerapan yang lebih besar dibandingkan metode konvensional.

PGI Technologies tercatat telah menerapkan teknologi tersebut di lebih dari 155 sumur di berbagai negara, termasuk Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Oman, Mesir, dan Rusia. Berdasarkan pengalaman di lapangan, peningkatan produksi dapat mencapai lima kali lipat pada batuan karbonat dan hingga sepuluh kali pada batuan pasir.

Read also:  PLN Nusantara Power Gandeng VOGO-ARSTROMA, Jakaki Pengembangan Teknologi CCUS Berbasis Membran

Teknologi ini juga memiliki potensi penerapan lintas sektor, mulai dari migas, panas bumi (geothermal), hingga Carbon Capture and Storage (CCS) dan pertambangan.

Kerja sama ini sejalan dengan fokus Pertamina Drilling dalam memperkuat unit bisnis Directional Drilling dan mengembangkan inovasi pemboran berteknologi tinggi di Indonesia. MoU tersebut sekaligus menjadi tonggak awal penerapan teknologi ERRA di dalam negeri, sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan energi dan efisiensi operasi di sektor hulu migas nasional. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Solid! PGN Catat Laba US$90,4 Juta di Q1 2026 Berkat Layanan Domestik dan Efisiensi

Ecobiz.asia — PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) mencatat kinerja keuangan solid pada triwulan I 2026 dengan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan...

PLN Teken PJBTL Terbesar untuk Data Center, Pasok Listrik 511 MVA ke DayOne

Ecobiz.asia — PT PLN (Persero) melalui PT PLN Batam menandatangani Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) berkapasitas 511 megavolt ampere (MVA) untuk proyek pusat...

Pertamina Dorong Pemanfaatan Panas Bumi di Luar Listrik untuk Ekonomi Rakyat

Ecobiz.asia — PT Pertamina (Persero) memperluas pemanfaatan energi panas bumi (geothermal) di luar sektor kelistrikan guna mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus mempercepat transisi energi...

PGE Kolaborasi dengan UGM dan PT Agrotekno Estetika Laboratoris Kembangkan Katrili, Inovasi Pertanian Berbasis Geotermal

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) bersama Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) dan PT Agrotekno Estetika Laboratoris resmi...

Indonesia Siapkan Implementasi Nesting Karbon Kehutanan, Riau Jadi Percontohan

Ecobiz.asia – Pemerintah Indonesia menyiapkan operasionalisasi kerangka kerja nesting karbon kehutanan guna mendorong transaksi berintegritas tinggi dan menarik investasi global. Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari...

TOP STORIES

Survei: Progres Energi Terbarukan Indonesia Stagnan Meski Permintaan Industri Tinggi

Ecobiz.asia — Survei terbaru yang dilakukan Petromindo Survey menunjukkan meningkatnya kekhawatiran pelaku industri terhadap lambatnya perkembangan energi terbarukan di Indonesia, meski permintaan dan ekspektasi...

Survey Finds Indonesia’s Renewable Energy Progress Stagnant Despite Strong Industry Demand

Ecobiz.asia — A recent survey conducted by Petromindo Survey highlights growing industry concern over the slow pace of renewable energy development in Indonesia, despite...

Target Dedieselisasi Dinilai Perlu Diperluas ke PLTU, PLTG

Ecobiz.asia — Rencana pemerintah mengganti 13 Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dinilai perlu diperluas dengan menghentikan pembangunan pembangkit...

Usai Dilantik Jadi Menteri LH, Jumhur Hidayat Siap Benahi Isu Pengelolaan Sampah

Ecobiz.asia - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Mohammad Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup di Istana Negara, Jakarta, pada Senin...

Kurangi Ketergantungan Impor LPG, Pemerintah Kaji Pemanfaatan CNG Nasional

Ecobiz.asia — Pemerintah mengkaji pemanfaatan Compressed Natural Gas (CNG) sebagai alternatif energi domestik untuk mengurangi ketergantungan impor Liquefied Petroleum Gas (LPG) dan memperkuat kemandirian...