PHE ONWJ Berdayakan Masyarakat Ubah Limbah Cangkang Rajungan Jadi Produk Bernilai Tinggi

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – Pertamina Hulu Energi ONWJ bekerja sama dengan lembaga Inkubasi, Hilirisasi, dan Komersialisasi (IHK) dari Fakultas Teknologi Industri Pertanian (FTIP) Universitas Padjadjaran (Unpad) meneliti pemanfaatan limbah cangkang rajungan di Desa Sukajaya, Karawang.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa cangkang rajungan memiliki kandungan substansi yang cukup untuk diolah menjadi kitosan, yang kemudian dapat diolah menjadi pupuk cair hingga pasta gigi. 

Pemanfaatan limbah cangkang rajungan menjadi kitosan, tidak saja masalah pencemaran lingkungan dapat diatas, warga pun mendapat manfaat ekonomi.

Baca juga: Diprakarsasi Pertamina EP, Ekoriparian Sungai Hitam Lestari Berkembang Jadi Destinasi Wisata Penyangga IKN

Read also:  ANTAM Dukung Gerak Hijau 2026, Salurkan 5.000 Bibit Mangrove dan Kampanyekan Ekonomi Sirkular

Dr In-In Hanidah, salah seorang dosen Unpad yang memimpin penelitian, menyebutkan bahwa kitosan merupakan senyawa dari limbah kulit hewan bercangkang. 

Melalui proses kimiawi yang aman, cangkang rajungan dapat diubah menjadi kitosan yang bisa dimanfaatkan untuk industri makanan, biomedis dan kimia. “Sifat kitosan mudah diurai, tidak beracun, dan ramah lingkungan,” tutur In-In dikutip, Kamis, 7 November 2024.

Untuk mendorong pemanfaatan limbah cangkang rajungan PHE ONWJ mendatangkan langsung dua spesialis kitosan, yakni Dr Pipih Suptijah dan Dr Emma Rochima untuk melatih ibu-ibu di Sukajaya mengolah kitosan. 

Read also:  PHM Ubah Limbah Makanan Menjadi Pendorong Ekonomi Sirkular di Pesisir Kalimantan Timur

Pelatihan mencakup penggunaan alat boiler untuk proses menghilangkan kandungan mineral pada cangkang rajungan menjadi serbuk berserat berwarna putih, yang dinamakan kitosan. 

“Kitosan kemudian bisa diolah menjadi pasta gigi, deodoran, cairan pembersih mulut (mouth wash), foot spray, pelapis (coating) buah, edible film, kaldu instan, pengawet ikan, dan pupuk cair,” jelas In-In.

Baca juga: Mulai Manfaatkan HVO, PT Vale Indonesia Pionir Pengguna BBM  Ramah Lingkungan Pertamina

Menurut Head of Communication, Relations & CID PHE ONWJ R Ery Ridwan, setelah masyarakat diberi pelatihan cara mengubah limbah cangkang rajungan jadi kitosan, selanjutnya PHE ONWJ akan mendampingi masyarakat hingga terampil memproduksi secara mandiri. 

Read also:  PHM Perkuat Ekosistem Bank Sampah Balikpapan, Salurkan Bantuan untuk 43 Unit

Targetnya masyarakat dapat membuat pupuk cair dari kitosan, dan memasarkan produk tersebut.

Ery menuturkan, program ini merupakan komitmen PHE ONWJ dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Pihaknya berharap program ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Sukajaya dan menjadi inspirasi bagi daerah lain.

“Kami akan dampingi dari hulu sampai hilir. Mulai dari pembentukan kelompok pengolah, peningkatan kapasitas anggota, pembuatan produk, bantuan alat untuk produksi, bantuan sertifikasi produk, sampai pemasaran,” kata Ery. ***
 

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

PGN Gagas Perluas Akses Gas Bumi di Yogya Lewat Skema CNG

Ecobiz.asia -- Keterbatasan jaringan pipa gas bumi mendorong PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) melalui anak usahanya PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas) memperluas...

PGN Dorong Pemanfaatan Jargas sebagai Penggerak Ekonomi Masyarakat Sleman

Ecobiz.asia -- PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) terus mengoptimalkan pemanfaatan jaringan gas bumi (jargas) di Sleman, Yogyakarta, tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan rumah...

PHE Dorong Percepatan Ekosistem Natural Hydrogen untuk Perkuat Ketahanan Energi Indonesia

Ecobiz.asia — PT Pertamina Hulu Energi (PHE), Subholding Upstream Pertamina, mendorong percepatan pengembangan natural hydrogen di Indonesia sebagai salah satu sumber energi masa depan...

PGN Gagas Ajukan Tambahan Alokasi Gas CNG hingga 30 BBTUD untuk Periode 2026-2030

Ecobiz.asia -- PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas), anak usaha PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), mengajukan tambahan alokasi gas bumi untuk kebutuhan compressed...

Pertamina Trans Kontinental Salurkan Bantuan Bencana di NTT, Pastikan Layanan Maritim Tetap Berjalan

Ecobiz.asia – PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) menyalurkan bantuan kebutuhan dasar bagi masyarakat terdampak bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT) sekaligus memastikan keandalan...

TOP STORIES

Presiden Prabowo Pantau Langsung Penanganan Karhutla di Kalimantan, Perkuat Operasi Pemadaman

Ecobiz.asia — Presiden Prabowo Subianto memantau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan di tengah kondisi cuaca yang sangat kering akibat fenomena...

West Java Explores 900 Nm3/Hour Waste-to-Hydrogen Project at Sarimukti

Ecobiz.asia – The West Java Provincial Government is exploring a waste-to-hydrogen project at the Sarimukti regional waste facility with planned hydrogen production capacity of...

Indonesia Accelerates Industrial Decarbonisation Across Nine Sectors Toward 2050 Net Zero

Ecobiz.asia – Indonesia has identified nine industrial subsectors as priorities for decarbonisation as the government targets net-zero emissions in the industrial sector by 2050,...

Indonesia Faces a New Waste Challenge as Renewable Energy Expansion Accelerates

Ecobiz.asia – Indonesia is preparing to scale up renewable energy, but the country is also beginning to confront a less visible consequence of the...

SETI Shows Energy Efficiency Can Cut Industrial Costs by Billions of Rupiah

Ecobiz.asia – Energy-efficiency and clean-energy projects implemented under the Sustainable Energy Transition in Indonesia (SETI) program have delivered significant cost-saving and emissions-reduction opportunities for...