Bawa Teknologi Pengolahan Sampah Malaysia Masuk Bandung,PJBumi Bangun Bioreaktor di Babakan Sari

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — PT Petra Jaya Bumi (PPJB), anak usaha perusahaan Malaysia PJBumi Berhad, resmi menerima kontrak untuk memasok, merancang, memasang, dan melakukan komisioning unit BioReaktor ADiRA berkapasitas hingga 20 ton per hari untuk fasilitas pengolahan sampah organik di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Babakan Sari, Kota Bandung.

Pengumumunan yang disampaikan PJBumi kepada Bursa Malaysia, Senin (21/7/2025), menjelaskan bahwa kontrak tersebut diterbitkan oleh PT Inovasi Gerakan Masyarakat (INGRAM) dan diterima secara resmi oleh PPJB pada 21 Juli 2025.

Read also:  PLN Indonesia Power Manfaatkan 1,94 Juta Ton FABA Sepanjang 2025

Adapun pelaksanaan proyek akan mengikuti ketentuan dalam Letter of Acceptance (LOA) yang telah disepakati oleh kedua belah pihak.

PPJB merupakan perusahaan yang didirikan di Indonesia pada 23 September 2024 dan dimiliki 90% oleh PJBumi Berhad.

Proyek di Babakan Sari menjadi kontrak strategis pertama PPJB dalam pengembangan teknologi pengolahan sampah perkotaan di pasar Indonesia.

Read also:  KLH/BPLH, Hanns Seidel Foundation Sign Partnership to Support Indonesia’s NDC Targets

BioReaktor ADiRA yang akan dipasang dirancang untuk mengolah sampah padat kota (Municipal Solid Waste/MSW) menjadi bahan organik yang dapat dimanfaatkan kembali, sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mengurangi beban TPA dan memperkuat sistem pengelolaan limbah berkelanjutan.

PJBumi Berhad merupakan perusahaan yang terdaftar di Bursa Malaysia dan bergerak di bidang solusi pengelolaan limbah, teknologi lingkungan, serta energi terbarukan.

Read also:  ITS dan BRIDA Surabaya Kembangkan Living Laboratory Mangrove, Jadi Pusat Riset dan Inovasi Pesisir

Melalui ekspansi ke Indonesia, perusahaan ini berupaya memperluas portofolio bisnisnya di Asia Tenggara, khususnya di sektor pengolahan limbah dan sirkular ekonomi.

Manajemen PJBumi menyatakan bahwa proyek ini merupakan tonggak penting untuk memperkenalkan teknologi milik perusahaan di Indonesia serta menjalin kemitraan jangka panjang dengan pemangku kepentingan lokal. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Industry Welcomes Indonesia’s New Forestry Carbon Trading Regulation

Ecobiz.asia — Industry players have welcomed Indonesia’s issuance of Forestry Minister Regulation No. 6/2026, saying it provides greater certainty and strengthens the foundation of...

NHM Perkenalkan Teknologi DST Plant untuk Dorong Efisiensi dan Kinerja Lingkungan

Ecobiz.asia — PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) memperkenalkan inovasi teknologi Dry Stack Tailings (DST) Plant sebagai bagian dari upaya mendorong efisiensi operasional sekaligus meningkatkan...

BRIN, Japan’s CAST Sign MoU to Develop Sensor Technology for Energy and Manufacturing

Ecobiz.asia — Indonesia’s National Research and Innovation Agency (BRIN) has signed a memorandum of understanding (MoU) with Japan-based technology firm CAST Inc. to develop...

BRIN–CAST Jepang Teken MoU, Kembangkan Teknologi Sensor untuk Industri Energi dan Manufaktur

Ecobiz.asia — Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menjalin kerja sama dengan perusahaan teknologi asal Jepang CAST Inc. untuk pengembangan teknologi sensor di sektor...

KKP Outlines Blue Carbon Trading Mechanism, Requires Marine Spatial Permit and SRUK Registration

Ecobiz.asia — Indonesia’s Ministry of Marine Affairs and Fisheries (KKP) has outlined the mechanism for blue carbon trading, emphasizing the need to integrate marine...

TOP STORIES

Laba Melonjak 4,5 Kali Lipat, Samator Indo Gas Awali 2026 dengan Momentum Kuat

Ecobiz.asia -- PT Samator Indo Gas Tbk (IDX: AGII) membuka tahun 2026 dengan performa yang mengesankan. Di tengah dinamika dunia usaha dan kebutuhan sektor...

Volume Naik, Fondasi Menguat: Samindo Jaga Ritme di Awal 2026

Ecobiz.asia -- Awal tahun menjadi panggung konsistensi bagi PT Samindo Resources Tbk (MYOH). Di tengah dinamika industri pertambangan batubara, Perseroan membuka 2026 dengan ritme...

OJK to Revise Carbon Trading Rule, Targets June Completion

Ecobiz.asia — Indonesia’s financial regulator, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), is preparing to revise its carbon trading regulation and develop a supporting carbon registry system...

Menteri Jumhur Resmi Nahkodai KLH, Tekankan Environmental Ethics sebagai Kunci Perlindungan Bumi

Ecobiz.asia — Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) melakukan serah terima jabatan Menteri LH/Kepala BPLH dari Hanif Faisol Nurofiq kepada Moh. Jumhur Hidayat...

Cegah Korupsi, KPK Siapkan Kajian Tata Niaga Kayu dan Pelepasan Hutan

Ecobiz.asia – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyiapkan dua kajian strategis di sektor kehutanan guna mencegah kebocoran penerimaan negara dan tindak pidana korupsi, khususnya pada...