Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik, Elnusa Gandeng PLN Kembangkan SPKLU

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — PT Elnusa Tbk (ELNUSA), anak usaha PT Pertamina Hulu Energi, menjalin kerja sama strategis dengan PT PLN (Persero) dalam pengembangan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). 

Kolaborasi ini menjadi langkah konkret Elnusa dalam mendukung transisi energi dan dekarbonisasi sektor transportasi.

Melalui nota kesepahaman yang ditandatangani pada Selasa (27/5/2025), Elnusa menjadi entitas pertama di lingkungan Subholding Upstream Pertamina yang bermitra dengan PLN dalam penyediaan infrastruktur kendaraan listrik. 

Read also:  PGE Bidik Rekor Produksi Listrik 5.255 GWh pada 2026, Begini Caranya

Baca juga: Fasilitasi Penggunaan Kendaraan Listrik, PLN Tambah Jumlah SPKLU hingga 299 Persen di Seluruh Indonesia 

Langkah ini juga merupakan kelanjutan dari peresmian SPKLU di Graha Elnusa pada Maret lalu, bagian dari implementasi Elnusa ESG Roadmap 2025–2030.

“Kerja sama ini adalah langkah awal untuk memperluas portofolio energi terbarukan sekaligus memperkuat posisi Elnusa dalam mendukung ekosistem kendaraan listrik nasional,” ujar Direktur Utama Elnusa, Bachtiar Soeria Atmadja.

Read also:  PLN Nusantara Power Percepat Pengembangan PLTS Terapung Karangkates 100 MW

Dengan kolaborasi ini, Elnusa menegaskan komitmennya untuk berinovasi dan memperkuat kontribusi terhadap target Net Zero Emissions 2060, sejalan dengan visi pemerintah dalam mewujudkan kemandirian energi nasional. 

Baca juga: Menko AHY Sebut Emisi Karbon Sektor Logistik Mengkhawatirkan, Dorong Akselerasi Menuju Net Zero Emission

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk mempercepat pembangunan SPKLU. “Kendaraan listrik adalah pilar utama dekarbonisasi transportasi. PLN terus membangun kemitraan untuk memastikan SPKLU hadir secara andal dan merata,” ujarnya.

Read also:  Pertamina dan GAPULIMGI Bangun Ekosistem Nasional Minyak Jelantah Berkelanjutan untuk Pengembangan Energi Hijau

Pengembangan SPKLU ini juga menjadi bagian dari pelaksanaan kebijakan pemerintah dalam Perpres No. 79 Tahun 2023 dan Permen ESDM No. 1 Tahun 2023 tentang percepatan kendaraan listrik.
***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

PGN Perkuat Integrasi Infrastruktur Gas untuk Perluas Akses Energi Bersih

Ecobiz.asia -- PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Subholding Gas PT Pertamina (Persero), terus memperkuat pengembangan infrastruktur gas bumi nasional guna memperluas akses energi...

Chandra Asri Pasok Aspal Plastik Daur Ulang di Proyek Jalan PLTU Jawa 9 dan 10

Ecobiz.asia — Produsen petrokimia PT Chandra Asri Pacific Tbk memasok material plastik daur ulang untuk campuran aspal plastik yang digunakan pada pembangunan jalan di...

PGE Bidik Rekor Produksi Listrik 5.255 GWh pada 2026, Begini Caranya

Ecobiz.asia — PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) menargetkan produksi listrik mencapai sekitar 5.255 gigawatt hour (GWh) pada 2026 atau tumbuh sekitar 3,14% secara...

PLN Nusantara Power Percepat Pengembangan PLTS Terapung Karangkates 100 MW

Ecobiz.asia -- PT PLN Nusantara Power melalui anak usahanya PLN Nusantara Renewables mempercepat pengembangan proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terapung Karangkates yang berlokasi...

Elnusa Realisasikan 95% Capex 2025 untuk Perkuat Teknologi dan Kapasitas Layanan Energi

Ecobiz.asia — PT Elnusa Tbk (IDX: ELSA) terus memperkuat fondasi pertumbuhan bisnis melalui realisasi belanja modal (capital expenditure/Capex) yang solid sepanjang 2025. Perusahaan jasa...

TOP STORIES

Govt Reviews Scheme as Norway Eyes Carbon Credits from Indonesia Floating Solar Projects

Ecobiz.asia — The government is currently reviewing the scheme in greater detail, including assessing long-term price considerations and mechanisms to ensure that potential funding...

Gold Standard Rilis Metodologi Kredit Karbon untuk Proyek Pensiun Dini PLTU

Ecobiz.asia — Lembaga sertifikasi iklim Gold Standard meluncurkan metodologi baru untuk mendukung percepatan pensiun dini pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batubara sekaligus memastikan transisi...

Pakar IPB: Perdagangan Karbon Sah dalam Perspektif Ekonomi Syariah

Ecobiz.asia — Perdagangan karbon dinilai dapat diterima dalam perspektif ekonomi syariah sepanjang memenuhi prinsip transparansi, verifikasi ilmiah, serta bebas dari unsur spekulasi dan riba. Ketua...

Dua Perusahaan Besi dan Baja Segera Disidangkan Atas Pidana Lingkungan, KLH Tak Toleransi Pencemar

Ecobiz.asia — Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup menyerahkan tersangka dan barang bukti (Tahap II) dalam perkara dugaan tindak...

Indonesia Removes Sea Sand Export Provision in New Marine Sedimentation Rule

Ecobiz.asia — Indonesia’s Ministry of Marine Affairs and Fisheries has issued a new regulation revising the implementation rules for managing marine sedimentation, including the...