PGE Bukukan Laba Bersih Tumbuh 15,48%, Bidik Kapasitas Panas Bumi 1 GW pada 2028

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 15,48 persen sekaligus menegaskan komitmennya mempercepat pengembangan panas bumi nasional. Perseroan menargetkan kapasitas terpasang mencapai 1 gigawatt (GW) pada 2028 dan meningkat menjadi 1,8 GW pada 2033, sejalan dengan target pemerintah memperbesar bauran energi baru terbarukan.

Direktur Utama PGE Ahmad Yani mengatakan momentum 100 tahun pengembangan panas bumi di Indonesia menjadi pijakan bagi perusahaan untuk memperkuat kontribusinya terhadap ketahanan energi nasional.

Read also:  Trans Mall Group Resmikan PLTS Atap Terluas di Indonesia, Kolaborasi dengan Xurya

“Seratus tahun lalu perjalanan ini dimulai dari eksplorasi di Kamojang, Jawa Barat. Hari ini PGE bangga menjadi penggerak utama yang mengelola sekitar 70 persen energi panas bumi di seluruh Indonesia. Satu abad ini bukan hanya tentang mengenang sejarah, melainkan momentum membuktikan bahwa energi bersih yang melimpah siap mendukung ketahanan energi negeri,” ujar Ahmad Yani, Rabu (29/7/2026).

Read also:  PLN Nusantara Power Perluas Bisnis di Luar Pembangkitan, Raih Dua Penghargaan Marketing 2026

PGE menyebut prospek pengembangan panas bumi semakin terbuka seiring Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PT PLN (Persero) 2025–2034 yang menargetkan energi baru terbarukan menyumbang 76 persen tambahan kapasitas pembangkit nasional. Dalam rencana tersebut, panas bumi ditargetkan berkontribusi sebesar 5,2 GW.

Saat ini PGE mengelola 15 Wilayah Kerja Panas Bumi dengan kapasitas terpasang 727 MW yang dioperasikan langsung. Melalui skema Kontrak Operasi Bersama, total kapasitas terpasang di wilayah kerja PGE mencapai 1.932 MW, terdiri atas 727 MW yang dikelola langsung dan 1.205 MW melalui mitra. Kapasitas tersebut merepresentasikan sekitar 70 persen dari total kapasitas panas bumi terpasang di Indonesia.

Read also:  Aren dan Penguatan KPH untuk Menggerakkan Bioekonomi Hutan

***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Pemerintah Bangun 119.379 Sambungan Jargas, Gresik-Sidoarjo Dapat 14.000

Ecobiz.asia — Pemerintah tengah membangun sekitar 119.379 sambungan rumah (SR) jaringan gas bumi (jargas) yang tersebar di 15 kabupaten/kota pada 2025–2026. Dari jumlah tersebut,...

PHR Perkuat Mutu dan Akses Pasar UMKM, Dorong Produk Lokal Naik Kelas

Ecobiz.asia – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mendorong peningkatan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Dumai, Riau, melalui penguatan mutu produk,...

Pemerintah Targetkan 1 Juta Sambungan Jargas hingga 2028

Ecobiz.asia -- Pemerintah terus memperluas pemanfaatan gas bumi untuk kebutuhan rumah tangga melalui pembangunan jaringan gas bumi rumah tangga (jargas), dengan target mencapai 1...

IIF Kantongi Akreditasi GCF, Buka Akses Pendanaan Iklim Global untuk Infrastruktur Berkelanjutan

Ecobiz.asia – PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) resmi memperoleh status Accredited Entity (AE) dari Green Climate Fund (GCF) per 1 Juli 2026, membuka akses...

Pertamina dan Eni Perkuat Kolaborasi, Dari Teknologi Eksplorasi Migas hingga SAF Berbasis Minyak Nabati

Ecobiz.asia — PT Pertamina (Persero) dan perusahaan energi asal Italia, Ente Nazionale Idrocarburi (Eni), menjajaki penguatan kerja sama di sektor hulu dan hilir energi,...

TOP STORIES

Bappenas Luncurkan Peta Jalan Karbon Biru 2026–2045, Dorong Investasi dan Perlindungan Ekosistem Pesisir

Ecobiz.asia – Kementerian PPN/Bappenas meluncurkan Peta Jalan Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Karbon Biru Indonesia 2026–2045 sebagai panduan integrasi pengelolaan ekosistem pesisir dan laut ke...

Menhut Raja Juli Kembali Cabut Izin Lima PBPH Terkait Karhutla, Sebut Perintah Prabowo

Ecobiz.asia — Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni kembali mencabut izin usaha lima perusahaan yang berada di Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Tengah sebagai...

Pemerintah Bangun 119.379 Sambungan Jargas, Gresik-Sidoarjo Dapat 14.000

Ecobiz.asia — Pemerintah tengah membangun sekitar 119.379 sambungan rumah (SR) jaringan gas bumi (jargas) yang tersebar di 15 kabupaten/kota pada 2025–2026. Dari jumlah tersebut,...

Membedah Biang Keladi Bencana Asap

Disclaimer: Artikel ini merupakan opini dan pandangan pribadi penulis. Isi tulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili sikap atau pandangan redaksi Ecobiz.asia. Oleh:...

PHR Perkuat Mutu dan Akses Pasar UMKM, Dorong Produk Lokal Naik Kelas

Ecobiz.asia – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mendorong peningkatan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Dumai, Riau, melalui penguatan mutu produk,...