Pemerintah Siapkan Uji Coba Bus Hidrogen-Diesel, Target Diluncurkan di GHES 2026

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – Pemerintah mulai menyiapkan uji coba bus berbahan bakar campuran hidrogen dan solar (Hydrogen-Diesel Dual Fuel/H2 DDF) sebagai langkah awal penerapan hidrogen di sektor transportasi. Bus konversi tersebut ditargetkan diluncurkan pada ajang Global Hydrogen Ecosystem Summit (GHES) 2026 setelah melalui proses pengujian dan homologasi.

Langkah tersebut ditandai dengan pelaksanaan Joint Survey kesiapan unit kendaraan pilot bus konversi H2 DDF yang diselenggarakan Perum DAMRI di Jakarta, Selasa (14/7/2026). Kegiatan ini menjadi tahapan awal dalam pengembangan ekosistem hidrogen nasional sekaligus upaya dekarbonisasi sektor transportasi.

Direktur Energi Baru Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Senda Hurmuzan Kanam, mengatakan transformasi energi nasional tidak hanya berfokus pada diversifikasi sumber energi, tetapi juga mendorong adopsi teknologi rendah emisi.

Read also:  Hutan Gambut Berperan Jaga Pola Hujan, Riset BRIN Ungkap Faktanya

“Transformasi energi Indonesia tidak hanya menekankan pada diversifikasi sumber energi, tetapi juga pada keberanian mengadopsi teknologi bersih yang visioner. Hidrogen, sebagaimana diproyeksikan dalam Strategi Hidrogen Nasional dan Roadmap Hidrogen dan Amonia Nasional (RHAN), menjadi clean molecule yang membuka jalan bagi dekarbonisasi lintas sektor,” ujar Senda.

Menurutnya, teknologi H2 DDF menjadi solusi transisi karena memungkinkan kendaraan diesel yang sudah beroperasi memanfaatkan campuran hidrogen tanpa harus mengganti seluruh armada. Pendekatan ini dinilai dapat menurunkan emisi karbon secara bertahap sekaligus menjaga keandalan operasional kendaraan.

Read also:  Synkrona Rampungkan Studi, Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Arus Laut Pertama Indonesia Makin Dekat

Pengembangan teknologi tersebut sejalan dengan Roadmap Hidrogen dan Amonia Nasional (RHAN) yang menempatkan sektor transportasi, khususnya bus dan truk, sebagai salah satu sektor prioritas komersialisasi hidrogen mulai 2030 atau lebih cepat.

Untuk mendukung implementasinya, Kementerian ESDM akan mengawal penyusunan kajian teknis, Detailed Engineering Design (DED), hingga proses homologasi agar bus H2 DDF memenuhi standar keselamatan, keamanan, perlindungan lingkungan, serta laik beroperasi di jalan raya.

“Sebagai representasi Pemerintah Indonesia, kami mendukung penuh pengembangan teknologi konversi H2 DDF. Ke depan kami akan mendukung penyiapan kajian teknis dan Detailed Engineering Design (DED), serta mengawal proses homologasi agar bus H2 DDF dapat beroperasi di jalan umum,” kata Senda.

Read also:  Synkrona Rampungkan Studi, Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Arus Laut Pertama Indonesia Makin Dekat

Pemerintah menilai proyek percontohan tersebut menjadi langkah awal pembangunan ekosistem hidrogen nasional yang melibatkan kolaborasi pemerintah, badan usaha, dan mitra industri. Sinergi tersebut diharapkan dapat mempercepat adopsi teknologi hidrogen di sektor transportasi, meningkatkan pemanfaatan energi bersih, serta memperkuat ketahanan energi nasional.

Melalui proyek tersebut, pemerintah optimistis hidrogen dapat berkembang menjadi salah satu solusi strategis untuk menurunkan emisi gas rumah kaca di sektor transportasi sekaligus mendukung target Net Zero Emissions (NZE) Indonesia pada 2060 atau lebih cepat. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Hutan Gambut Berperan Jaga Pola Hujan, Riset BRIN Ungkap Faktanya

Ecobiz.asia – Penelitian terbaru Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkap bahwa hutan rawa gambut tidak hanya berfungsi sebagai penyimpan karbon, tetapi juga berperan...

Synkrona Rampungkan Studi, Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Arus Laut Pertama Indonesia Makin Dekat

Ecobiz.asia – PT Synkrona Enjiniring Nusantara menyelesaikan studi pra-kelayakan (pre-feasibility study) untuk proyek percontohan pembangkit listrik tenaga arus laut (PLTAL) di Nusa Penida, Bali....

Pertamina dan BRIN Luncurkan Alat Pengubah Sampah Plastik Jadi Solar di Bantul

Ecobiz.asia – Pertamina melalui Pertamina Foundation bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Pemerintah Kabupaten Bantul meluncurkan alat pirolisis multikondensor Gen 5.0 (Faspol...

Tiga Perguruan Tinggi Gelar Workshop Literasi Artificial Intelligence (AI) untuk Guru TPA

Ecobiz.asia – Tiga perguruan tinggi, yakni Institut Teknologi PLN (IT PLN), Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI), dan Universitas Indraprasta PGRI (UNINDRA), menggelar Workshop Literasi...

BRIN Luncurkan Kalkulator Hijau v.2, Dukung Ekonomi Rendah Karbon

Ecobiz.asia – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memperkuat dukungan terhadap transisi ekonomi rendah karbon melalui pengembangan Kalkulator Hijau v.2, instrumen nasional untuk penghitungan...

TOP STORIES

Pertamina EP Bunyu Tanam 1.000 Mangrove dan Durian, Perkuat Ekosistem Pesisir dan Ekonomi Warga

Ecobiz.asia – PT Pertamina EP (PEP) Bunyu Field menanam 1.000 bibit pohon yang terdiri atas 900 mangrove dan 100 durian di Desa Bunyu Selatan,...

Indonesia Prepares Hydrogen-Diesel Bus Pilot to Advance Clean Transport

Ecobiz.asia – Indonesia is preparing to pilot a Hydrogen-Diesel Dual Fuel (H2 DDF) bus as part of its efforts to introduce hydrogen into the...

Kebijakan Kehutanan Masih Bertumpu pada Interpretasi Tunggal, Sederhanakan Keragaman Sejarah, Sosial, Budaya

Ecobiz.asia – Guru Besar Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM), Ahmad Maryudi, menilai kebijakan kehutanan di Indonesia masih bertumpu pada interpretasi tunggal mengenai penguasaan...

Champion Tidak Dilahirkan tapi Dibentuk, Mengapa Keteladanan Menjadi Investasi Terbesar dalam Membangun Masa Depan Bangsa

Oleh: Diah Y. Suradiredja (Founder of Natural Resources Development Center) Tulisan ini disusun sebagai sebuah Thought Leadership Paper, bukan sebagai artikel populer maupun kajian akademik yang...

Batik Karya UMKM Disabilitas Binaan Pertamina EP Tarakan Tampil di Forum Nasional

Ecobiz.asia -- PT Pertamina EP (PEP) Tarakan Field membawa Batik Kalimantan Utara karya Kelompok Usaha Bersama Disabilitas Batik (Kubedistik) ke panggung nasional melalui ajang...