Pertamina EP Bunyu Tanam 1.000 Mangrove dan Durian, Perkuat Ekosistem Pesisir dan Ekonomi Warga

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – PT Pertamina EP (PEP) Bunyu Field menanam 1.000 bibit pohon yang terdiri atas 900 mangrove dan 100 durian di Desa Bunyu Selatan, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, sebagai upaya memperkuat rehabilitasi ekosistem pesisir sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Program itu melibatkan Kelompok Tani Hutan (KTH) Sungoi Buayo Pagun Damo, Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Bunyu, serta pemerintah daerah.

Penanaman mangrove difokuskan untuk meningkatkan tutupan vegetasi pesisir, mengurangi risiko abrasi, dan menjaga habitat biota pantai, sedangkan penanaman durian diarahkan sebagai aset produktif yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dalam jangka panjang.

Pjs. Senior Manager PEP Bunyu Field, Riza Akbar, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan menciptakan nilai tambah bagi lingkungan dan masyarakat di sekitar wilayah operasi.

Read also:  Manfaatkan Metana di TPA Sampah Sarimukti, Pertamina-Kembangkan Hidrogen dan Biomethane

“Penanaman 1.000 bibit pohon ini menjadi langkah bersama dengan KTH Sungoi Buayo Pagun Damo, KTNA Bunyu, dan pemerintah setempat untuk mendukung keberlanjutan lingkungan dan masyarakat,” ujar Riza dalam keterangannya, Jumat (17/7/2026).

Ketua KTNA Bunyu, Joko Hidayat, menilai bantuan bibit durian membuka peluang bagi kelompok tani untuk mengembangkan usaha berbasis potensi lokal sekaligus menjadi sumber pendapatan di masa mendatang.

“Dukungan ini memberikan peluang bagi kelompok untuk mengembangkan potensi pertanian dan menjadikan tanaman durian sebagai aset yang dapat memberikan manfaat bagi anggota kelompok di masa mendatang,” katanya.

Read also:  Pertamina Bidik Tandan Kosong Sawit Jadi Bioetanol Pengganti BBM Impor

Sementara itu, Ketua KTH Sungoi Buayo Pagun Damo, Hariyono, menyatakan kelompoknya berkomitmen merawat mangrove yang telah ditanam agar memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk menjaga dan merawat tanaman mangrove yang telah ditanam agar dapat tumbuh dengan baik serta memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat sekitar,” ujarnya.

Pelaksana Tugas Camat Bunyu, Jaenuddin, mengapresiasi kolaborasi perusahaan dengan masyarakat dalam program penghijauan yang tidak hanya berfokus pada penanaman, tetapi juga keberlanjutan pengelolaan tanaman.

“Program ini merupakan bentuk kolaborasi yang memberikan manfaat nyata. Tidak hanya melakukan penanaman, tetapi juga membangun komitmen bersama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat,” katanya.

Read also:  Agincourt Resources Pertahankan Investasi Pendidikan Rp5,29 Miliar di Tengah Pemulihan Operasi

Manager Communication Relations & CID PT Pertamina Hulu Indonesia, Dony Indrawan, mengatakan penanaman pohon merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan yang menekankan pelibatan masyarakat dalam pembangunan berkelanjutan.

Menurut dia, selain rehabilitasi mangrove, PHI bersama anak perusahaan dan afiliasinya juga menjalankan berbagai program konservasi lingkungan, termasuk perlindungan bekantan, pesut Mahakam, orangutan, serta penanaman ratusan ribu pohon mangrove, cemara, tanaman buah, dan pohon endemik Kalimantan di berbagai wilayah operasinya. ****

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Pertamina Lampaui Target Dekarbonisasi, Emisi Karbon Turun 118% di Atas RKAP

Ecobiz.asia – PT Pertamina (Persero) melampaui target program dekarbonisasi yang ditetapkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2026. Sepanjang semester I 2026, Pertamina...

Didukung APP Group, Persemaian Sriwijaya Kemampo Siap Dukung Gerakan ASRI Presiden Prabowo

Ecobiz.asia – Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni meresmikan Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Kemampo, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan,...

Pertama di Dunia, Terminal LPG Tanjung Sekong Pertamina Kantongi Sertifikat Green Terminal

Ecobiz.asia – Terminal LPG Tanjung Sekong milik PT Pertamina Energy Terminal (PET), anak usaha PT Pertamina International Shipping (PIS), menjadi terminal LPG pertama di...

Danantara Buka Lagi Pendaftaran Mitra Proyek PSEL, Bidik Investor Global

Ecobiz.asia – PT Danantara Investment Management (DIM) melalui anak usahanya PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera) kembali membuka pendaftaran Daftar Penyedia Terseleksi (DPT) untuk...

Perta Daya Gas Perkuat Infrastruktur Gas untuk Dukung Ketahanan Energi Nasional

Ecobiz.asia – PT Perta Daya Gas (PDG) menegaskan komitmennya memperkuat pengembangan infrastruktur dan layanan gas bumi guna mendukung ketahanan energi nasional di tengah meningkatnya...

TOP STORIES

Masuk Pasar Karbon Skema Jurisdictional REDD, Riau Tunggu Persetujuan Menteri Keuangan

Ecobiz.asia – Pemerintah Provinsi Riau tinggal selangkah lagi memasuki pasar karbon internasional melalui skema Jurisdictional REDD+. Saat ini, pemerintah daerah menunggu penerbitan Letter of...

Türkiye, Ghana and Luxembourg Join The Coalition to Grow Carbon Markets

Ecobiz.asia – Türkiye, Ghana and Luxembourg have joined the Coalition to Grow Carbon Markets, bringing the number of participating governments to 14 and signaling...

Pertamina Exceeds First-Half 2026 Decarbonization Target by 118%

Ecobiz.asia - Indonesia's state-owned energy company PT Pertamina (Persero) exceeded its first-half 2026 decarbonization target by 118%, driven by emissions reduction initiatives across its...

OJK Develops Carbon Insurance to Unlock Financing for Indonesia’s Carbon Projects

Ecobiz.asia – Indonesia's Financial Services Authority (OJK) is developing carbon insurance and other sustainable finance instruments to strengthen the country's carbon market ecosystem and...

Pertamina Lampaui Target Dekarbonisasi, Emisi Karbon Turun 118% di Atas RKAP

Ecobiz.asia – PT Pertamina (Persero) melampaui target program dekarbonisasi yang ditetapkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2026. Sepanjang semester I 2026, Pertamina...