PHM Dorong Konservasi Pesisir dan Dekarbonisasi Lewat Penanaman Mangrove di Lamaru

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) menanam 500 bibit pohon mangrove di Pantai Lamaru, Balikpapan, Kalimantan Timur, pada 13 Juni 2026 sebagai puncak rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup (HLH) 2026 di wilayah operasinya.

Sebanyak 500 bibit mangrove jenis Rhizophora mucronata dan Rhizophora apiculata ditanam dalam kegiatan tersebut. Penanaman mangrove dipilih karena berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, mencegah abrasi pantai, sekaligus menyerap emisi karbon dalam jumlah signifikan.

Aksi lingkungan ini dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur Doni Fahroni, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kutai Kartanegara Taufik, Kepala TPAS Manggar Dinas Lingkungan Hidup Kota Balikpapan Hariyanto, Direktur Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Karang Joang Faisal Ahmad, kelompok pengelola gas metana Wasteco, kelompok bank sampah TPAS Manggar, serta pelaku UMKM Berkah Game. Hadir pula General Manager PHM Setyo Sapto Edi beserta jajaran manajemen perusahaan.

Read also:  PHE-Bareskrim Polri Perkuat Sinergi Jaga Keamanan Operasi Hulu Migas

General Manager PHM Setyo Sapto Edi mengatakan, upaya menjaga lingkungan menjadi landasan penting dalam menjalankan kegiatan operasi hulu migas yang berkelanjutan dan ramah lingkungan guna mendukung ketahanan energi nasional.

“Peringatan Hari Lingkungan Hidup 2026 menjadi momentum bagi kita semua untuk kembali mengingat bahwa keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari pencapaian operasional dan bisnis, tetapi juga dari bagaimana perusahaan menjalankan tanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat di sekitar wilayah operasi,” ujarnya.

Selain penanaman mangrove, PHM juga menyelenggarakan workshop mengenai transisi energi, dekarbonisasi, dan pemanfaatan biomassa sebagai sumber energi alternatif dengan menghadirkan praktisi pengelolaan sampah dan energi terbarukan, Arief Noerhidayat.

Read also:  PHKT Tambah Produksi Hampir 1.900 BOPD dari Lapangan Sejadi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

HSSE Manager Operations PHM, RS Kinoturangga Nitikoesoemo, menjelaskan bahwa penanaman mangrove merupakan puncak dari serangkaian kegiatan Hari Lingkungan Hidup 2026 yang dilaksanakan di seluruh lapangan operasi PHM.

Menurutnya, semangat dan tanggung jawab pekerja PHM dalam menjaga kelestarian lingkungan diwujudkan melalui berbagai kegiatan, mulai dari lomba housekeeping dan decluttering, penanaman pohon, program edukasi melalui talkshow dan sharing session, kunjungan edukatif, hingga peluncuran program pengelolaan limbah berbasis masyarakat.

Sepanjang peringatan HLH 2026, PHM juga menggelar berbagai program edukasi lingkungan, inovasi lingkungan, penanaman pohon buah dan bibit mangrove, serta kegiatan pemberdayaan masyarakat di kantor Balikpapan dan seluruh wilayah operasinya.

Di Lapangan South Processing Unit (SPU), perusahaan memberikan edukasi perubahan iklim kepada peserta Program Sarjana Pesisir dari Sekolah Negeri Terapung Desa Sepatin. Sementara di Lapangan Central Processing Unit (CPU), PHM menyelenggarakan workshop hidroponik, penanaman pohon buah, dan donasi barang layak pakai bagi masyarakat sekitar.

Read also:  KAI Group Luncurkan Pengelolaan Sampah Terintegrasi, Stasiun Gambir Jadi Percontohan

Di wilayah operasi North Processing Unit (NPU), pekerja bersama masyarakat Desa Tani Baru, Kecamatan Anggana, menanam 300 bibit mangrove untuk mendukung pelestarian kawasan pesisir. Adapun di Lapangan Senipah Peciko South Mahakam (SPS), perusahaan meluncurkan Program Solusi Energi Lestari (SERASI), yaitu pemanfaatan limbah ranting dan dedaunan menjadi pelet biomassa sebagai sumber energi alternatif bagi masyarakat.

Sementara itu, di Lapangan Handil Central Processing Area (HCA), PHM menggelar kegiatan gotong royong dan pelatihan pengelolaan sampah yang melibatkan sekitar 180 pekerja dan warga di Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

ANTAM Kembali Masuk Tiga Indeks ESG KEHATI Periode Juni–November 2026

Ecobiz.asia – PT ANTAM Tbk kembali terpilih sebagai konstituen tiga indeks Environmental, Social, and Governance (ESG) KEHATI untuk periode Juni–November 2026, yakni Indeks SRI-KEHATI,...

PHE-Bareskrim Polri Perkuat Sinergi Jaga Keamanan Operasi Hulu Migas

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Hulu Energi (PHE) sebagai Subholding Upstream Pertamina memperpanjang kerja sama strategis dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Badan Reserse Kriminal...

Masuki Usia 18 Tahun, Pertamina Drilling Perkuat Implementasi Green Drilling

Ecobiz.asia - PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) menegaskan komitmennya menerapkan konsep green drilling atau pengeboran ramah lingkungan seiring peringatan hari jadinya yang...

Agrinas Palma dan Konsorsium Korea Jajaki Pemanfaatan Limbah Sawit, dari Energi hingga Biochar

Ecobiz.asia – PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) menjajaki kerja sama dengan konsorsium Korea Selatan untuk mengembangkan energi hijau dan produk bernilai tambah dari limbah...

100×100 Luncurkan Pendanaan US$100 Juta, Bidik Bangun 50 Perusahaan Iklim di Asia Tenggara dan India

Ecobiz.asia – Perusahaan venture builder dan investasi iklim berbasis di Singapura, 100x100, meluncurkan Pendanaan Tahap Kedua (Fund II) dengan target dana kelolaan sebesar US$100...

TOP STORIES

ANTAM Kembali Masuk Tiga Indeks ESG KEHATI Periode Juni–November 2026

Ecobiz.asia – PT ANTAM Tbk kembali terpilih sebagai konstituen tiga indeks Environmental, Social, and Governance (ESG) KEHATI untuk periode Juni–November 2026, yakni Indeks SRI-KEHATI,...

Plastic Smart Cities WWF Dorong Praktik Ekonomi Sirkular, Kurangi Polusi Plastik di Indonesia

Ecobiz.asia – Program Plastic Smart Cities (PSC) yang dijalankan WWF-Indonesia dinilai berhasil memperkuat sistem pengelolaan sampah dan mendorong praktik ekonomi sirkular sebagai upaya mengurangi...

Cegah Karhutla, Pemerintah Percepat Pembangunan Sekat Kanal dan Perkuat Budaya Ekologis Gambut

Ecobiz.asia – Pemerintah memperkuat strategi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan mempercepat pembangunan sekat kanal, menjaga tata kelola air gambut, serta membangun budaya...

PHE-Bareskrim Polri Perkuat Sinergi Jaga Keamanan Operasi Hulu Migas

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Hulu Energi (PHE) sebagai Subholding Upstream Pertamina memperpanjang kerja sama strategis dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Badan Reserse Kriminal...

Masuki Usia 18 Tahun, Pertamina Drilling Perkuat Implementasi Green Drilling

Ecobiz.asia - PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) menegaskan komitmennya menerapkan konsep green drilling atau pengeboran ramah lingkungan seiring peringatan hari jadinya yang...