ESDM Catat 120 Proyek Karbon Masuk Pipeline, Nilainya Capai Rp1,7 Triliun

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat terdapat sekitar 120 proyek karbon sektor energi yang berada di pipeline perdagangan karbon nasional sektor energi dengan potensi nilai mencapai Rp1,7 triliun.

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, mengatakan menindaklanjuti terbitnya Peraturan Presiden Nomor 110 Tahun 2025 tentang Nilai Ekonomi Karbon, pihaknya mempercepat pembentukan pasar karbon berintegritas tinggi guna mendukung transisi energi dan peningkatan investasi hijau.

“Untuk sektor transisi energi kita ingin mempercepat proyek-proyek dan sekarang on the pipeline itu sudah sekitar 120 proyek. Jadi ini senilai Rp1,7 triliun,” kata Eniya dalam Ministerial Dialogue on Climate Change pada INVIROTECH 2026 di Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Read also:  Siapkan Generasi Energi Bersih, Pertamina NRE Kenalkan Perdagangan Karbon di PGTC 2026

Meski demikian, eniya tidak menguraikan lokasi 120 proyek karbon tersebut. Menurut dia, Kementerian ESDM juga telah merampungkan rancangan peraturan menteri (RPM) perdagangan karbon sektor energi sebagai aturan turunan dari Perpres 110 Tahun 2025.

“RPM-nya sudah selesai, tinggal finalisasi dan nanti kami usulkan untuk harmonisasi,” ujarnya.

Regulasi tersebut disiapkan untuk memberikan kepastian hukum bagi pelaksanaan offset emisi gas rumah kaca (GRK) di sektor energi sekaligus memastikan unit karbon yang dihasilkan memiliki integritas lingkungan yang tinggi.

Read also:  OJK Beberkan Revisi Aturan Bursa Karbon, Gunakan Teknologi Blockchain dan Terhubung SRUK

Selain itu, pemerintah berharap aturan baru tersebut dapat meningkatkan kepercayaan investor dan mendorong pengembangan proyek hijau serta teknologi rendah karbon di Indonesia.

Eniya mengatakan sektor energi memiliki peran strategis dalam mendukung target penurunan emisi menuju Net Zero Emission (NZE) 2060 atau lebih cepat.

Ia menjelaskan, Nilai Ekonomi Karbon (NEK) menjadi instrumen strategis untuk menciptakan insentif ekonomi bagi pengurangan emisi, meningkatkan keekonomian proyek rendah karbon, sekaligus membuka akses pendanaan baru bagi sektor energi.

Eniya menambahkan, potensi peningkatan investasi hijau nasional melalui instrumen perdagangan karbon diperkirakan dapat mencapai sekitar US$7,7 miliar per tahun.

Read also:  KLH Siapkan UU Keadilan Iklim, Pastikan Manfaat Perdagangan Karbon untuk Masyarakat Adat dan Desa

Menurut dia, proyek-proyek energi terbarukan juga semakin terbuka untuk masuk ke pasar karbon, termasuk proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa). Pemerintah juga tengah menyiapkan revisi peraturan presiden tentang energi baru dan terbarukan untuk mendukung pengembangan proyek hybrid energi terbarukan.

“Nanti misalnya investasi pembangkit listrik tenaga air yang berkolaborasi membangun bendungan juga bisa melakukan investasi berbarengan untuk PLTS apung. Jadi model hybrid sudah bisa dikembangkan,” ujarnya.

Ia menilai penyederhanaan regulasi dan integrasi layanan investasi melalui satu pintu akan menjadi faktor penting untuk mempercepat pengembangan pasar karbon dan investasi teknologi energi bersih di Indonesia. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Cara Petani Manfaatkan Peluang Ekonomi melalui Perdagangan Karbon, Wamen LH: Jadi Tambahan Penghasilan

Ecobiz.asia – Wakil Menteri Lingkungan Hidup/Wakil Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Diaz Hendropriyono, mendorong petani memanfaatkan peluang ekonomi dari perdagangan karbon melalui pembentukan...

KLH Hidupkan Kembali Rumah Kolaborasi Iklim dan Karbon, Perkuat Sinergi Aksi Iklim Nasional

Ecobiz.asia — Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) menghidupkan kembali Rumah Kolaborasi dan Konsultasi Iklim dan Karbon (RKKIK) sebagai pusat sinergi multipihak untuk...

Diminati Investor Korea, KLH Buka Peluang Pemanfaatan Metana di TPA Sampah

Ecobiz.asia – Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) membuka peluang pengembangan proyek penurunan emisi metana dari tempat pemrosesan akhir (TPA) sampah sebagai bagian...

KLH Siapkan UU Keadilan Iklim, Pastikan Manfaat Perdagangan Karbon untuk Masyarakat Adat dan Desa

Ecobiz.asia – Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) menyiapkan Undang-Undang Keadilan Iklim untuk memastikan manfaat perdagangan karbon tidak hanya dinikmati pelaku usaha, tetapi...

Kemenhut Rancang JREDD+ Jadi Jembatan Pasar Karbon Sukarela dan Wajib

Ecobiz.asia — Kementerian Kehutanan mendorong percepatan implementasi Jurisdictional REDD+ (JREDD+) sebagai instrumen perdagangan karbon kehutanan untuk mendukung target restorasi lahan kritis dan perlindungan hutan...

TOP STORIES

P3HKI Dorong Sertifikat Kepatuhan Ketenagakerjaan Jadi Syarat Merger dan Akuisisi

Ecobiz.asia – Penguatan kepatuhan ketenagakerjaan dinilai menjadi agenda penting dalam menciptakan iklim investasi yang berkelanjutan di Indonesia. Salah satu langkah yang diusulkan adalah menjadikan...

Agresults Berikan Rp23 Miliar Kepada Pemenang Kompetisi Budidaya Perikanan Berkelanjutan

Ecobiz.asia - Sebanyak 17 pelaku usaha dan koperasi sektor perikanan menerima total insentif senilai Rp23 miliar melalui proyek AgResults Indonesia Aquaculture Challenge yang mendorong...

Cara Petani Manfaatkan Peluang Ekonomi melalui Perdagangan Karbon, Wamen LH: Jadi Tambahan Penghasilan

Ecobiz.asia – Wakil Menteri Lingkungan Hidup/Wakil Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Diaz Hendropriyono, mendorong petani memanfaatkan peluang ekonomi dari perdagangan karbon melalui pembentukan...

PLN Nusantara Power Perkuat Kompetensi SDM Ketenagalistrikan, Learning Center Boiler USC Jawa 7 Resmi Beroperasi

Ecobiz.asia -- PLN Nusantara Power (PLN NP) terus memperkuat perannya sebagai penggerak transformasi sektor ketenagalistrikan nasional melalui pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan...

UK PACT Supports Indonesia’s State Railway Operator KAI in Net-Zero Decarbonisation Roadmap

Ecobiz.asia — Indonesia’s state railway operator PT Kereta Api Indonesia (KAI) has unveiled a long-term decarbonisation roadmap with support from the UK government through...